
Halsel – Kompas Nasional | Tak di tanggung pihak Puskesmas, para Ibu hamil di Kecamatan Gane Barat Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) terpaksa dibebankan biaya 2.5 Juta untuk transportasi melintasi selat saat rujukan ke RSUD Labuha.
Cerita pilu ini dialami seorang ibu hamil asal Kecamatan Gane Barat bernama Ibu Siska. Dari pengakuan suaminya bahwa Puskesmas Saketa tidak membantu biaya transportasi saat istrinya di rujukan ke RSUD Labuha.
“Kami terpaksa dibebankan untuk menanggung biaya transportasi speed bod saat rujukan ke RSUD Labuha sebesar 2.5 Juta,” ungkap suami Siska.
Kesulitan tersebut bukan hanya dialami Ibu Siska, ternyata juga dialami sejumlah ibu hamil maupun pasien lainya saat di rujuk ke RSUD Labuha.
Untuk itu, dirinya pun berharap agar pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Halsel segera melihat kondisi yang di alami masyarakat di Kecamatan Gane Barat.
“Dikarenakan minimnya peralatan medis di Puskesmas Saketa maka kami berharap pak bupati melihat kondisi masyarakat di Kecamatan Gane Barat,” harapnya.
Terpisah, Kepala Puskesmas Saketa, Idgam Abubakar saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihak puskesmas Saketa hanya menanggulangi pasien yang memiliki kartu BPJS.
“Untuk pasien umum tidak ada, dan kalau ada masyarakat yang tidak mampu dirujuk terutama ibu melahirkan itu harus ada partisipasi dari desa,” tuturnya.
Namun dari pengakuan kepala puskesmas bahwa pihak puskesmas Saketa memiliki speed avicena 40 PK keluaran 2009 tapi mengalami kerusakan pada mesin.
Sementara untuk mengantisipasi rujukan pasien ke RSUD Labuha, pihak Puskesmas hanya mengandalkan rute penyebrangan ferry.
“Kita sekarang memang andalkan kapal kapal ferry, tapi kalau pas di luar jadwal kapal ferry atau darurat tengah malam itu dilema, apalagi pasien umum,” ungkapnya.
Bahkan Idgam mengatakan, bahwa pelayanan transportasi saat pasien di rujuk ke rumah sakit merupakan tanggungjawab pemerintah desa terutama bagi ibu melahirkan.
“Jadi sebenarnya kalau bisa desa juga menyediakan transportasi selain darat juga laut ini bertujuan termasuk membantu masyarakat saat dirujuk,” pungkasnya. (FIK)








