Home / Berita / Nasional / Reviews

Jumat, 21 September 2018 - 10:09 WIB

Sebanyak 272.886 TNI/Polri Amankan Pilpres dan Pileg 2019

Pameran persenjataan pada Operasi Mantap Praja 2018. (BumiPapua.com/IrsyeSimbar)

Pameran persenjataan pada Operasi Mantap Praja 2018. (BumiPapua.com/IrsyeSimbar)

Viewer: 612
0 0
Terakhir Dibaca:39 Detik
KompasNasional.com,Manokwari – Sebanyak 272.886 personil TNI/Polri, mengamankan proses pemilihan presiden (Pilpres) dan Pemilihan legislatif (Pileg) 2019.
Kapolda Papua Barat, Brigjen Polisi Rudolf Alberth Rodja menyebutkan gabungan aparat keamanan tergabung dalam Pasukan Operasi Mantap Brata Mansinam 2018.
“Kami inginkan semua proses Pileg dan Pilpres di wilayah hukum Papua Barat dapat berjalan baik, dengan sinergitas instansi terkait dalam rangka mewujudkan keamanan dalam negeri yang kondusif,” kata Rudolf, Jumat (21/9).
Kata Rudolf, dalam kamtibmas Pilpres dan Pileg masih banyak hal dimanfaatkan kelompok orang, untuk mengacaukan kondisi kamtibmas di setiap daerah. Salah satunya adalah penyebaran hoaks dan isu SARA.
“Operasi terpusat Mantap Brata 2018 diselenggarakan selama 397 hari, sejak 20 September – 21 Oktober. Sinergitas Polri/TNI dan kelompok Linmas dapat bersama menangkal isu dan kondisi ini,” ucap Rudolf.(BumiPapua.com/TR)
Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%
Baca Juga  30 Sample, BBPOM Medan Periksa Jualan Takjil Buka Puasa di Sidempuan

Share :

Baca Juga

Berita

Lestarikan Adat Simalungun, PMS DPC Kota Pematangsiantar Adakan Sosialisasi dan Pelatihan Pakaian Adat Simalungun

Berita

Wali Kota Irsan Efendi Nasution Hadiri Pisah Sambut Dandim 0212/TS

Asahan

Kejuaraan Panahan Silver Acher Asah Atlit Ditengah Pandemi Covid

Berita

Dit Polairud Polda Kalbar Lakukan Dialog Interaktif di Kompas TV Pontianak 

Berita

Pontianak Siap Mulai Pembelajaran Tatap Muka

Berita

Wabup Sujiwo Serahkan Bantuan untuk Pelaku Usaha Pariwisata dan Atlet Disabilitas

Berita

Trump Sebut Upaya Saudi Tutupi Pembunuhan Khashoggi Sangat Buruk

Berita

Bebaskan Sekolah dari Narkotika, Cabdisdik Siantar Gandeng BNN