Viewer: 1134
0 0
Viewer: 1135
0 0

Home / Teknologi

Sabtu, 12 September 2020 - 20:38 WIB

Menristek: Bahan Bakar Nabati Sawit Jadi Harapan Baru Indonesia

Viewer: 1136
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 13 Detik

Kompasnasional | Bahan bakar kendaraan pasti identik dengan bensin atau solar. Tentunya, bahan bakar itu berasal dari minyak bumi atau fosil yang berasal dari bumi.

Kerena kebutuhan akan minyak bumi terus meningkat, maka minyak yang ada di bumi pasti lama kelamaan bisa habis. Karena itu dibutuhkan upaya dan inovasi agar bahan bakar bisa diperbaharui.

Belum lama ini, Pertamina dan ITB berhasil mengujicoba produksi green diesel D100 dari Refined Bleached Deodorized Palm Oil (RBDPO) kelapa sawit.

Per hari, Kilang Pertamina Dumai berhasil memproduksi sebanyak 1.000 barel. Karenanya hal ini menjadi harapan baru akan bangkitnya kemandirian energi terbarukan di Indonesia.

Baca Juga  Kesepakatan dengan AS Gagal, Iran Kembali Buka Instalasi Nuklir

Demikian diungkapkan Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional ( Menristek/Kepala BRIN) Bambang PS Brodjonegoro pada Webinar The Development of Biofuels Indonesia-Brazil: “Lesson Learned from The Development of Brazilian Bioethanol-Based Biofuel” secara virtual pada Rabu (9/9/2020) malam.

Acara tersebut hasil kerjasama Kemenristek/BRIN melalui Deputi Bidang Penguatan Inovasi dengan Kedutaan Besar Brasil untuk Indonesia.

Menurut Menristek Bambang, dengan adanya kabar baik itu maka diprediksi bahan bakar nabati berbasis sawit akan menjadikan perekonomian Indonesia yang bergerak lebih cepat.

Baca Juga  Canon Hadirkan Dua Printer Foto Portabel SELPHY CP1000 dan CP1200

Tentunya untuk pemulihan ekonomi, mengingat sektor energi memiliki peranan yang penting dan strategis bagi perekonomian nasional Indonesia.

“Indonesia perlu berubah terhadap ketergantungan akan bahan bakar fosil menjadi pada bahan bakar terbarukan,” ujar Bambang.

Dijelaskan, Indonesia perlu meningkatkan kapasitas bahan bakar terbarukan dalam energi campuran sekitar 23 persen di tahun 2025, dan harapannya dapat mencapai 31 persen pada 2050.(K/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Lihat Wanita Histeris Ketakutan Mainkan Game Horor di VR

Arsip

Printerous Moments App, Aplikasi Photo Printing Pertama di Indonesia

Arsip

Tolak Aturan Performa, Driver GO-JEK Wanita Juga Ikut Aksi Demo

Arsip

Anti Gempa, Seorang Arsitek Beijing Ciptakan Gedung Cetak 3D

Teknologi

Terima Proposal Investasi, Indonesia Siap Bertemu Tesla Minggu Depan

Arsip

Melihat Betapa Cerdasnya Jia-Jia, Robot Tercantik di Dunia

Arsip

Blackberry DTEK50 (Neon) Akan Meluncur Pada Agustus Mendatang, Ini Spesifikasinya!

Berita

Jelang Olimpiade Musim Panas 2020, Jepang Sediakan Masjid Keliling Untuk Pengunjung Muslim