Home / Berita

Kamis, 27 Mei 2021 - 09:05 WIB

Mengeluh Tak Enak Badan, Siswi SMP Meninggal Dunia Diduga Karena Kecanduan Game Online

Viewer: 452
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional l E, seorang remaja wanita asal Kecamatan Kemranjen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah meninggal dunia setelah mengalami gangguan saraf diduga akibat kecanduan game online, Selasa (25/5/2021).

Siswi kelas 1 SMP tersebut disebut kecanduan game online seperti Mobile Legend, Free Fire, dan PUBG.

Dia disebut sampai tidak mengenali dirinya sendiri, karena larut dalam karakter game online.

Ketika dikonfirmasi, Kepala Desa Pageralang Sumadi mengatakan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, sebelum meninggal E sempat dibawa ke RSUD Banyumas.

Namun kondisinya memburuk, sehingga keluarga memutuskan membawa ke rumah sakit.

Terpisah, Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banyumas dr Rudi Kristiyanto membenarkan E sempat dirawat di RSUD Banyumas pada tanggal 16-17 Mei 2021.

Baca Juga  Polres Ketapang Dukung Percepatan Vaksinasi Nasional Dirikan Gerai Vaksin di Citimall

Namun tim medis belum dapat memastikan apakah anak tersebut sakit akibat kecanduan game online atau bukan.

Saya kemarin juga sempat jenguk ke rumah duka. Keterangan dari ibunya, siang malam tidak terlepas dari ponsel,” kata Sumadi kepada wartawan, Rabu (26/5/2021).

Menurut Sumadi, sebelumnya E sempat merasa tidak enak badan.

Tim medis rencananya akan melakukan CT scan untuk memastikan diagnosis tersebut.

Pasien juga telah diberi obat-obatan sesuai dengan diagnosis tim medis.

“Tapi untuk kasus ini, pasien tidak jadi dilakukan CT scan karena, penolakan CT scan. Pasien meninggalnya di rumah, karena menolak tindakan untuk penegakan diagnosis,” ujar Rudi.

Baca Juga  Ketua PKK Tapanuli Utara Yakin PERUATI dan Parompuan HKBP Pearaja Mampu Sebagai Teladan Perempuan Kristen.

Rudi menjelaskan, dalam dunia medis memang ada gangguan akibat kecanduan game.

Gangguan itu didefinisikan dalam revisi ke-11 dari Klasifikasi Penyakit Internasional (ICD-11), yaitu sebagai pola perilaku bermain game yang ditandai dengan gangguan kontrol atas game.

Gangguan tersebut menimbulkan konsekuensi negatif pada pola perilaku, kerusakan signifikan dalam bidang fungsi pribadi, keluarga, sosial, pendidikan, pekerjaan atau penting lainnya.

Kondisi itu biasanya akan terbukti setidaknya selama 12 bulan.(TN/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Tangkal Corona, Kodim 1509/Labuha Gelar Olahraga Bersama

Berita

Terapkan Protokol Kesehatan, Babinsa Kel. Kantor, Kodim 1203/Ktp Bersama Satgas RT Tangguh Bagikan Masker Kepada Warga.

Berita

Ajang MTQ XXIII Kubu Raya Capai Peringkat Ke Tiga

Asahan

Bagikan Sembako, Lions Club M Golden Estate Bersama Camat Kota Kisaran Barat Door to Door Sambangi Warga pinggiran kota

Berita

Akibat Tersengat Aliran Listrik Anak Usia 4 Tahun Dalam Kritis

Berita

Kapolda Kalbar Laksanakan Kunjungan Ke Polsek Nanga Tayap Polres Ketapang

Berita

Eddy Rumpoko Didakwa Terima Suap Sekitar Rp 1,9 M

Berita

Konsultasi Soal Zonasi PPDB SMA TP 2020/2021, DPRD Kota Sibolga ke DPRD Samosir