Home / Gaya Hidup

Sabtu, 23 Januari 2021 - 11:50 WIB

Meka Saima Perdani Raih Doktor UI di Usai 25 Tahun

Viewer: 512
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 18 Detik

Kompasnasional l Meka Saima Perdani berhasil meraih gelar doktor dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) dalam kurun waktu 2,5 tahun dari waktu normal empat tahun. Meka menyandang gelar doktor pada usianya yang terhitung sangat muda, yaitu 25 tahun.

Meka dinyatakan lulus setelah mempertahankan disertasinya yang berjudul ‘Kinerja Enzim Kolesterol Oksidase Rhodococcus Erythropolis BL21(DE3) dan Streptomyces sp. Terimobilisasi Magnetit Modifikasi untuk Reaksi Oksidasi Kolesterol’.

Sidang terbuka promosi doktor ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom pada Jumat (15/1), dengan predikat Sangat Memuaskan, 3.92 dari skala 4.00. Promovendus lulus dan tercatat sebagai doktor termuda dan tercepat menyelesaikan pendidikan di FT UI. Dia merupakan doktor ke-53 di Program Studi (Prodi) Teknik Kimia jenjang doktoral dan doktor ke-387 di Fakultas Teknik UI.

Baca Juga  Etika Berdebat Teddy Gusnaidi: Bantahlah dengan Argumen bukan Hinaan

“Selain berhasil meraih gelar doktor dengan predikat terbaik, pengajar kimia di Universitas Pertahanan ini juga telah menulis dan mempublikasikan 14 artikel pada berbagai jurnal internasional yang terindeks scopus,” ujar Kepala Biro Humas dan KIP UI, Amelita Lusia dalam siaran pers, Kamis (21/1).

Topik disertasi Meka adalah pengembangan reaksi oksidasi kolesterol dengan memanfaatkan enzim sebagai sumber biokatalis. Penelitian yang dilakukannya bertujuan untuk membentuk prototipe biosensor kolesterol melalui reaksi enzimatik, yang mana prototipe ini dapat dimanfaatkan di dunia medis.

Baca Juga  Harta Rp444 T, Keluarga Terkaya RI & Asia Ini Hobi Makan di Warung & Bersepatu Jebol

Dari hasil penitian yang dilakukan terbukti bahwa Ensim kolesterol oksidase dari Streptomyces sp terimobikisasi material logam dan enzim rekombinan Rhodococcus Eryhtopolis dapat mengoksidasi kolesterol.

“Topik penelitian ini berhasil dipublikasikan menjadi lima artikel ilmiah yang dipublikasikan pada dua jurnal internasional terindeks Q1 scopus, satu jurnal jurnal internasional terindeks Q2 scopus dan tiga prosiding terindeks scopus,” jelas Amelia.(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Gaya Hidup

Tumbuh 1 Tubuh untuk 2 Kepala, Kembar Siam Abby dan Brittany Jalani Hidup Layaknya Orang Biasa Meski Mereka Punya Keterbatasan

Gaya Hidup

Penumpang KRL Baku Hantam Gegara Teman Perempuan Dilirik Pria Lain

Gaya Hidup

Apa-apa Selalu Berdua, Wanita Kembar Ini Juga Berbagi Suami yang Sama
Ilustrasi pernikahan

Berita

Viral Pria Sumsel Nikahi 2 Wanita Sekaligus, Ini Potretnya

Gaya Hidup

Genichi Mitsuhashi, ‘Sarjana’ Pertama Program Studi Ninja

Gaya Hidup

Operasi Hidung Artis Cantik China Ini Gagal, Hasilnya Bikin Ngeri

Gaya Hidup

Dokter Reisa Ingatkan Masyarakat Hindari Gunakan Telepon Genggam di Tempat Umum

Gaya Hidup

Anies Posting Buku ‘How Democracies Die’, Ketua KPK: Sudah Lama Saya Baca!