Kampar– Puluhan Masyarakat Desa Lubuk Agung Kecamatan XIII Koto Kampar Kabupaten Kampar,Riau mendatangi Kantor Kepala Desa Lubuk Agung . Ini merupakan rentetan persoalan antara pengelolaan lahan masyarakat oleh perusahaan PT. RBU di Desa Lubuk Agung

Menurut keterangan Yurnalis selaku koordinator, dia mengatakan tujuan masyarakat ini adalah meminta keadilan dan agar persoalan ini dapat diselesaikan secepatnya
“Kita minta kepada pihak terkait, agar alat – alat yang sedang bekerja di lahan masyarakat itu agar di keluarkan, sampai persoalan ini menemui titik terang” Terang Yurnalis saat di konfirmasi, Selasa,6/4/2021
Dijelaskan Yurnalis lagi, masyarakat yang punya lahan menolak untuk di jadikan pola KPA
“Dan kita meminta kepada perusahaan sebelum ada penyelesaian persoalan ini, mohon alat untuk diturunkan dari lahan masyarakat. Karna kalau alat terus bekerja akan menjadi masalah lagi, dan masyarakat tidak akan pernah mundur” Pungkas Yurnalis
Senada dengan Yurnalis, salah satu pemilik lahan Hendra menyampaikan, supaya alat – alat yang lagi bekerja di lahan masyarakat sekarang agar di hentikan dulu
” Karna ada hasil musyawarah kita dengan ninik mamak dan pemerintahan desa , agar persoalan ini diselesaikan dulu. Baru alat boleh bekerja. Dan saya meminta agar alat itu dihentinkan dulu” Pinta Hendra
Selanjutnya, Ketua BPD desa Lubuk Agung Syaiful Syarif menyampaikan, terkait permintaan masyarakat yang punya lahan ini akan segera kami fasilitasi
” Nanti langkah selanjutnya yang kami lakukan selaku penampung aspirasi masyarakat ini, kami akan melakukan rapat dan memanggil perangkat desa beserta Ninik mamak maupun pihak perusahaan secepatnya” Ungkap Ketua BPD Lubuk Agung
fan/ndra






