Home / Berita

Selasa, 24 Agustus 2021 - 13:07 WIB

Ikut Cerdaskan Anak Bangsa, Personel Satgas 643 Menjadi Gadik di Perbatasan,

Viewer: 367
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 29 Detik

Sambas, Kompas Nasional.com.Selasa (24/8/2) – Terbatasnya tenaga pendidik (Gadik) di daerah perbatasan tidak menjadi penghalang untuk mencerdaskan anak bangsa. Selain menjaga perbatasan negara, personel Pos Sungai Tengah, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wanara Sakti menjadi tenaga pendidik di SMPN 6 Satap Paloh, Dusun Sungai Tengah, Desa Sebubus, Kecamatan Paloh, Kabupaten Sambas.

Danpos Sungai Tengah Letda Inf Baso Djufri menuturkan, pendidikan merupakan suatu proses pembelajaran mengenai pengetahuan dan keterampilan yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja. Mulai dari usia dini hingga tua dengan tujuan untuk mencerdaskan dan mengembangkan potensi anak bangsa.

“Sebelum berangkat tugas kami sudah dipersiapkan sebagai tenaga pendidik dengan mengikuti penataran baik dari satuan maupun Dinas Pendidikan Provinsi. Sehingga kesempatan ini tidak kami sia-siakan untuk membantu masyarakat di perbatasan,” tuturnya.

Baca Juga  Volcano Platinum - казино вулкан старс играйте бесплатно во игорный дом

Sedangkan Kepala Sekolah SMPN 6 Satap Paloh, bapak Ibnu Ziad, S.Pd., menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada personel Satgas yang telah membantu sebagai tenaga pendidik dikarenakan terbatasnya guru di SMPN 6 Satap Paloh.

“Kami sangat bangga dan berterimakasih karena kehadiran bapak-bapak TNI tidak hanya menjaga perbatasan saja, melainkan turut membantu mencerdaskan generasi muda di perbatasan Kalimantan Barat,” ucap Bapak Ibnu.

Sementara itu secara terpisah di Makotis Satgas Pamtas Entikong, Kab. Sanggau. Dansatgas Pamtas Yonif M 643/WNS, Letkol Inf Hendro Wicaksono, S.I.P., mengatakan, kehadiran personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/WNS sebagai tenaga pendidik di sekolah sebagai bentuk upaya mencerdaskan anak-anak di wilayah perbatasan Indonesia, khususnya Kalimantan Barat.

Baca Juga  Partuanan Saragih Garingging Nyatakan Barensius Asli Bermarga Saragih Garingging Bukan Marga Sidauruk

“Kami terus berkoordinasi dengan dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan untuk mengetahui data guru dan siswa-siswi, sehingga kami dapat mengajar sesuai dengan materi yang akan diberikan kepada mereka,” ujar Dansatgas.

“Tentunya dalam proses belajar ini, kami selalu menekankan kepada personel dan siswa-siswi selama kegiatan belajar mengajar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (Pendam XII/Tpr)

(Darwis)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Buronan Kasus Pengerusakan Hutan 1000 ha di Kabupaten Sambas di Tangkap Tim Kejagung

Berita

Sukses, Turnamen Tenis Meja Kapolres Samosir Cup Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78

Berita

UNIMED Kirim 1006 Mahasiswa KKN ke Kabupaten Samosir

Berita

PROGRAM PEMBERDAYAAN KELUARGA HARUS MAKIN DIBERDAYAKAN

Berita

Kerjasama Dengan PT. Sukses Motor Globalindo, Lulus SMK Swasta Persiapan Siantar Langsung Kerja

Berita

Satgas Penanganan Covid-19 Samosir : “Fokus Kesehatan dan Keselamatan Masyarakat”

Berita

Pemerintah Bentuk Danantara, Apa Bedanya dengan SWF INA?

Arsip

Satu Kali Sebulan Masuk Sekolah Warga Minta Kasus Kasek Diusut