Home / Berita

Kamis, 4 Desember 2025 - 11:34 WIB

Luhut Bantah Punya Kaitan dengan Toba Pulp: Informasi Keliru, Tidak Berdasar!

Luhut Binsar Panjaitan

Luhut Binsar Panjaitan

Viewer: 443
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

Jakarta, JejakNasional – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan membantah tuduhan yang menyebut dirinya terafiliasi dan punya kepemilikan di PT Toba Pulp Lestari. Tuduhan itu beredar luas dan simpang siur muncul di media sosial.

Jodi Mahardi, Juru Bicara Luhut, menyatakan informasi tersebut keliru dan tidak berdasar. Dia menegaskan Luhut sama sekali tak memiliki afiliasi dan terlibat dalam bentuk apapun di PT Toba Pulp Lestari.

“Informasi tersebut adalah tidak benar. Pak Luhut tidak memiliki, tidak terafiliasi, dan tidak terlibat dalam bentuk apa pun-baik secara langsung maupun tidak langsung-dengan Toba Pulp Lestari. Setiap klaim yang beredar terkait kepemilikan atau keterlibatan beliau merupakan informasi yang keliru dan tidak berdasar,” tegas Jodi dalam keterangannya, Kamis (4/12/2025).

Baca Juga  Sejumlah Calon Kades Suka Damai Akan Gugat Bupati Asahan

Sebagai pejabat negara, Jodi menegaskan Luhut secara konsisten mematuhi seluruh ketentuan perundang-undangan yang mengatur transparansi, etika pemerintahan, dan pengelolaan potensi konflik kepentingan.

“Beliau juga selalu terbuka terhadap proses verifikasi fakta dan mendorong publik untuk merujuk pada sumber informasi yang kredibel,” kata Jodi.

Pihaknya mengimbau seluruh pihak untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi, serta mengutamakan etika dalam ruang digital agar tidak menimbulkan kesalahpahaman dan disinformasi di masyarakat.

Baca Juga  Operasi Bina Karuna II 2022 Lakukan Tindakan Preventif Agar Tidak Terjadinya Karhutla 

“Untuk memastikan akurasi dan mencegah penyebaran informasi palsu, kami mempersilahkan media maupun publik untuk melakukan klarifikasi langsung kepada pihak kami apabila diperlukan,” pungkas Jodi.

PT Toba Pulp Lestari jadi sorotan usai disebut Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) mengalihfungsikan lahan hutan melalui aktivitas kemitraan kebun kayu di Batang Toru. Hal tersebut dinilai jadi biang kerok bencana banjir bandang dan tanah longsor di Pulau Sumatera.

WALHI menyebut, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sibolga, dan Tapanuli Selatan (Tapsel), menjadi wilayah yang paling terdampak imbas rusaknya ekosistem di Batang Toru.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Dokter Cabut 16 Giginya, Wanita Ini Tewas

Berita

Para Pelaku Wisata di Samosir Menerima Bantuan Dari Kemenparekraf

Berita

Tersangka Korupsi Pembukaan Lahan Hutan di Samosir: Kejati Sumut Tahan Mantan Camat Harian, Rugikan Negara Rp32,7 Miliar

Berita

Ketua DPD Partai Golkar Sumut, Puji Perjuangan Bupati dan Ketua DPRD Simalungun Dalam Memperjuangkan Jalan Provinsi Yang Rusak

Berita

Jelang Purna Tugas Pangdam, Kodam XII/Tpr Gelar Farewell Menembak

Berita

Kabaharkam Polri Kunjungan Kerja di Polda Kalbar

Berita

Guru Non PNS Hanya Mengajar di Satu Sekolah

Berita

Sosok Simon Aloysius Mantiri, 5 Bulan Jadi Komut Kini Jabat Dirut Pertamina