Terakhir Dibaca:1 Menit, 15 Detik
| JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Dalam upaya meningkatkan populasi ikan dan menjaga ekosistem Danau Toba, Pemerintah Kabupaten Samosir bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) dengan menaburkan 290.000 bibit ikan nila. Penaburan ini dilakukan di dua lokasi strategis, Pelabuhan Onan Runggu dan Kawasan Alur Tano Ponggol, sebagai langkah konkret dalam pelestarian danau terbesar di Indonesia. Acara penaburan benih ikan nila tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, didampingi oleh tokoh-tokoh penting, seperti Wakil Ketua DPRD Samosir Pantas M. Sinaga dan perwakilan dari berbagai instansi terkait. Menyambut kegiatan tersebut, Camat Pangururan, Robintang Naibaho, mengungkapkan apresiasi atas pemilihan lokasi penaburan di Pangururan, sebagai salah satu upaya untuk menggerakkan semangat melestarikan Danau Toba. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara, yang diwakili oleh Kabid Perikanan Tangkap, Jenni Masniari, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap usulan dari Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir. Dengan penaburan sebanyak 290.000 ekor ikan nila, diharapkan dapat meningkatkan produksi dan menjaga habitat ikan nila di perairan Danau Toba. Wakil Ketua DPRD Samosir, Pantas M. Sinaga, turut memberikan apresiasi atas peran serta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mendukung kecukupan pasokan ikan di Danau Toba, terutama setelah pengalihan keramba jaring apung ke perikanan tangkap dan perikanan darat. Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir, Marudut Tua Sitinjak, menekankan pentingnya sinergi antara Pemkab Samosir dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Ia berharap kerja sama yang baik ini dapat terus ditingkatkan, sambil memohon agar berbagai usulan pembangunan dari Pemkab Samosir dapat mendapat perhatian serius dari Pemprovsu. Reporter: Candro Situmorang |
L







