Home / Internasional

Senin, 22 Maret 2021 - 14:04 WIB

Kerajaan Timbang Tunjuk Kepala Keberagaman usai Kisruh Meghan

Viewer: 407
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 44 Detik

Kompasnasional l Istana Buckingham disebut tengah mempertimbangkan menunjuk seseorang untuk mengurusi isu keberagaman di lingkungan Kerajaan Inggris. Isu ini muncul beberapa pekan setelah Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, mengindikasikan rasialisme dalam kerajaan.
Seorang sumber dalam kerajaan mengonfirmasi kepada CNN perihal kemungkinan ini ketika ditanya mengenai pemberitaan yang berkembang di media-media Inggris beberapa waktu belakangan. Menurut pemberitaan itu, kerajaan sedang mempertimbangkan menunjuk “kepala keberagaman.”

Menjawab pertanyaan itu, sumber kerajaan menyatakan bahwa banyak hal yang harus mereka pertimbangkan dan masih terlalu dini untuk mengumumkan rencana itu sebagai “rencana pasti.”

“Banyak tindakan yang sedang dipertimbangkan. Pastinya gagasan seseorang untuk mempelopori pekerjaan ini dan melihat keragaman atau inklusi dalam kerajaan adalah sesuatu yang harus dipertimbangkan,” katanya.

Baca Juga  Malaysia Janji Tampung Rohingya yang Datang ke Negaranya

Sumber itu juga kembali menegaskan bahwa kerajaan sangat serius menanggapi masalah keberagaman di seluruh lingkungan keluarga.

“Kami memiliki kebijakan, prosedur, dan program, tetapi kami belum melihat ada kemajuan yang kami inginkan dalam hal representasi masalah ini dan masih banyak lagi yang harus dilakukan. Kami selalu berupaya meningkatkannya,” tuturnya.

Berita itu muncul beberapa pekan setelah Harry dan Meghan melontarkan pernyataan kontroversial dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada awal Maret lalu. Markle membeberkan pengalamannya menjadi anggota keluarga kerajaan yang penuh tekanan.

Perempuan keturunan Amerika-Afrika itu bahkan mengklaim bahwa ada anggota keluarga kerajaan yang khawatir seberapa hitam kulit anaknya bersama Harry, Archie Harrison, ketika lahir. Pengakuan Markle itu mengindikasikan sentimen rasial yang kuat di dalam monarki Inggris.

Tak hanya itu, Markle juga mengaku sempat dihantui pikiran ingin bunuh diri karena tekanan yang begitu besar selama tinggal bersama anggota Kerajaan Inggris. Selama berada di kerajaan, Markle mengaku merasa dibungkam dan tak dilindungi, juga terisolasi.

Baca Juga  Patung Pedagang Budak Inggris yang Dirobohkan akan Dipajang di Museum

Dalam wawancara itu, Pangeran Harry juga untuk pertama kalinya blak-blakan mengutarakan kekecewaannya terhadap sang ayah, Pangeran Charles.

Beberapa hari setelah wawancara itu tayang, Pangeran William dikabarkan marah dan menegaskan bahwa keluarga kerajaan tidak memiliki sentimen rasial.

Sejumlah kerabat Harry menuturkan Duke of Sussex itu juga telah melakukan pembicaraan dengan sang kakak setelah wawancara itu, tapi tidak produktif.

Sementara itu, tidak ada satu pun anggota keluarga Kerajaan Inggris yang dikabarkan berbicara lagi dengan Meghan sejak wawancara itu rilis. (CNNI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Ilmuwan Iran Dibunuh, Rouhani Tuduh Israel Tentara Bayaran

Berita

Pelaku Teror Ancaman Bom di AS Ditangkap, Ternyata Pendukung Trump

Internasional

Perempuan Italia Berusia 108 Tahun Disuntik Vaksin Covid-19

Berita

Korea Utara Diduga Terkait dengan Peretasan Mata Uang Virtual

Berita

Ahli Ungkap Ledakan Besar Di Beirut Setara Dengan Kekuatan Gempa 3,3 M

Internasional

Dunia Dihantam Resesi, di China Malah Muncul 68 Miliader Baru

Berita

Bintang ‘Glee’ Tewas Bunuh Diri, Berkasus karena Miliki 50 Ribu Foto P*rnografi Anak-Anak

Arsip

Obama Janji Cabut Sanksi Myanmar Pada Aung San Suu Kyi