Home / Berita

Senin, 20 Januari 2025 - 10:09 WIB

Kepuasan Kinerja Awal Prabowo-Gibran Tinggi karena Situasi Politik Lebih Kondusif

Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka

Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka

Viewer: 525
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 58 Detik

Jakarta, JejakNasional – Tingginya kepuasan masyarakat terhadap kinerja 100 hari pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tidak terlepas dari situasi politik pasca Pemilu 2024 yang lebih kondusif.

Hal itu disampaikan Penelitian Pusat Riset Politik BRIN Firman Noor ketika merespons hasil survei Litbang Kompas yang mencatat kepuasan masyarakat yang mencapai 80 persen, jauh lebih tinggi dibandingkan ketika awal Presiden Joko Widodo memimpin periode pertamanya, yakni 60 persen.

“Dugaan saya adalah karena memang masih hangat nuansa polarisasi Pilpres. Waktu itu di 2014 dan juga berlanjut di 2019, polarisasi itu kan sangat terasa,” ujar Firman Noor, dalam program Obrolan News Room di Kompas.com, Senin (20/1/2025). Menurut Firman, polarisasi yang tajam pada Pilpres 2014 dan 2019 pada akhirnya mempengaruhi masyarakat ketika menjawab survei kepuasan terhadap awal masa pemerintahan Jokowi.

Baca Juga  Polri dan TNI Siapkan Pengamanan KTT G20 Standar Internasional
CNN Indonesia

Kondisi tersebut tentu berbeda dengan situasi Pilpres 2024.

Sebab, lanjut Firman, polarisasi di masyarakat tidak setajam pemilu sebelumnya, dan kubu Prabowo-Gibran sukses berkonsolidasi dengan lawan politiknya.

“Ini berbeda dengan situasi saat ini di mana tidak saja kemenangan yang cukup baik, tapi juga tidak lama setelah itu, kekuatan-kekuatan politik signifikan ini bergabung pada kekuasaan yang tentu saja mungkin akan membawa juga persepsi yang adem,” pungkas Firman.

Diberitakan sebelumnya, hasil survei Litbang Kompas mencatat 80,9 persen masyarakat puas terhadap kinerja pemerintahan Presiden dan Wakil Presiden RI, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Hanya 19,1 persen yang tidak puas. Bahkan, tingkat keyakinan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran mencapai 89,4 persen. Sementara yang tak yakin sebanyak 10,6 persen. Tingkat kepuasan terhadap pemerintahan Presiden Prabowo lebih tinggi dibandingkan Presiden Jokowi pada tahun 2015 lalu.

Baca Juga  WARGA MOTUNG MENCARI KEADILAN DENGAN BERDEMONTRASI

“Sama-sama 100 hari pada tahun 2015, itu Pak Jokowi 65 persen, Pak Prabowo langsung 80 (persen),” ungkapnya. Dalam survei tersebut, ada sejumlah alasan yang membuat masyarakat puas dengan kerja Prabowo-Gibran. Sebanyak 30,2 persen responden menyebut kinerja yang ditunjukkan baik. Kemudian, 18,1 persen responden merasa kepemimpinan yang ditunjukkan merakyat.

Ada 14,4 persen responden puas terhadap kerja Prabowo-Gibran karena sering mendapatkan bansos.

Survei Litbang Kompas ini dilakukan melalui wawancara tatap muka yang diselenggarakan dari tanggal 4-10 Januari 2025. Sebanyak 1.000 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di 38 provinsi Indonesia.

Tingkat kepercayaan 95 persen dengan “margin of error” penelitian +/- 3,10 persen dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana. Meskipun demikian, kesalahan di luar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wakil Bupati Samosir, Martua Sitanggang : Mari Bekerja Sama Proaktif Menggerakkan Masyarakat dalam Membangun Samosir dengan Segala Potensi

Berita

Konsistensi Babinsa Mekar Sari, Kodim 1203/Ktp, Bersama Satgas RT Tangguh Sukseskan PPKM Mikro.

Berita

Bersama Warga Babinsa Laksanakan Karya Bakti Pembersihan Lingkungan

Berita

Satgas Pamtas Yonif 144/JY Ingatkan Warga Patuhi Protokol Kesehatan*

Berita

Kapolda Kalbar Berikan reward Penghargaan Kepada Personil Dit Samapta

Berita

Kapolres Kubu Raya Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan Kapolsek Kawasan Bandara Supadio

Berita

Seluruh Desa di Samosir Menghadang Covid-19

Berita

Mutu Pendidikan di Kota Pematangsiantar Diambang Kehancuran