Viewer: 984
0 0

Home / Gaya Hidup / Kesehatan

Sabtu, 18 Juli 2020 - 08:46 WIB

Kapan Waktu Sarapan yang Baik?

Viewer: 985
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Kompasnasional | Sarapan pagi adalah sesi makan paling penting sepanjang hari.

Tak hanya memperhatikan kualitas asupan, kita ternyata juga perlu mempertimbangkan waktu sarapan yang baik.

Momentum sarapan yang tepat bisa menunjang tubuh tetap bugar sepanjang hari.

1.Rentang 2 jam setelah bangun tidur

Ahli gizi yang berbasis di Philadelphia AS, Theresa Shank menyampaikan, waktu sarapan yang baik berada dalam rentang dua jam setelah bangun tidur.

“Sarapan dalam rentang waktu dua jam sejak bangun tidur dapat mengurangi nafsu makan tak sehat dan gula darah lebih stabil,” jelas dia.

Shank menjelasakan, saat gula darah tidak stabil karena jam makan yang kurang tepat, seseorang cenderung ingin mengemil atau makan berlebihan.

“Sarapan dapat mempercepat metabolisme. Begitu bangun tidur, tubuh perlu segera cepat keluar dari kondisi puasa,” jelas dia.

2.Waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes

Rentang waktu dua jam setelah bangun tidur adalah waktu sarapan yang baik bagi orang dengan kondisi kesehatan normal.

Baca Juga  Lagi, Seorang Pasien Covid-19 Siantar Meninggal Dunia

Namun tidak berlaku untuk penderita diabetes. Kelompok ini perlu mengontrol kadar gula darah lebih stabil dengan mengatur jam makan.

Untuk itu, waktu sarapan yang baik bagi penderita diabetes berada dalam rentang waktu satu jam setelah bangun tidur.

“Sarapan dalam rentang waktu satu jam sejak bangun tidur ini bisa menjaga keseimbangan kadar gula darah penderita diabetes,” kata ahli nutrisi Maya Feller, R.D.

3.Waktu sarapan yang baik saat olahraga

Terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga, para ahli gizi sepakat menyesuaikan rekomendasi sesuai kondisi tubuh setiap individu.
Setiap individu punya preferensi masing-masing untuk olahraga dulu atau sarapan dulu.

Misalkan, seseorang cenderung sakit perut apabila sarapan dulu sebelum olahraga, maka sarapan lebih direkomendasikan setelah kelar berolahraga.

Namun, jika Anda tipe orang yang pusing atau kliyengan saat olahraga dalam kondisi perut kosong, ada baiknya Anda sarapan dulu sebelum berolahraga.

Anda tak perlu ambil pusing terkait waktu sarapan yang baik saat olahraga.

Poinnya, Anda perlu melihat kondisi tubuh. Secara umum, sarapan selang satu sampai dua jam sebelum atau setelah olahraga cukup untuk bekal energi.

Baca Juga  Selama Ditahanan Dhawiya Makin Religius

4.Jangan lewatkan sarapan

Saparan pagi yang sehat adalah salah satu fondasi untuk modal beraktivitas sepanjang hari.

Tidak sarapan atau melewatkan sarapan bisa memicu masalah kesehatan seperti stres dan kelelahan.

Selain itu, melewatkan sarapan juga rentan meningkatkan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kurang gizi.

Pasalnya, orang yang tidak sarapan pola makannya berubah dan cenderung makan berlebihan di lain waktu.

“Banyak orang makan berlebihan sampai makan malam karena tidak sarapan,” kata ahli gizi pendiri Total Health, Kim Larson, kepada Forbes.

Sarapan pagi juga penting karena bisa memengaruhi fokus, kewaspadaan, dan produktivitas sepanjang hari.

Tak hanya mempertimbangkan waktu sarapan yang baik, kualitas asupan juga wajib diperhatikan.

Pastikan ide sarapan pagi Anda memuat menu bergizi dan seimbang. Cukupi nutrisi tubuh lengkap dengan protein, serat, vitamin, dan lemak sehat. (KC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto Nakes di asahan gelar aksi nginap di DPRD

Asahan

Puluhan Nakes Asahan Gelar Aksi Menginap di Teras Kantor DPRD

Daerah

Satu Warga Stabat Langkat Positip COVID-19 Meninggal Dunia

Kesehatan

Puluhan Warga Sorong Tolak Rapid Test , Puskesmas : Mereka Masuk Klaster Gowa

Berita

Konsumsi Petai Bisa Merusak Ginjal, Mitos atau Fakta?
Ternyata Vaksin Palsu untuk Balita Sudah 13 Tahun Beredar -kompasnasional

Arsip

Ternyata Vaksin Palsu untuk Balita Sudah 13 Tahun Beredar

Gaya Hidup

Sosok Muadi Ali Petani Tegal yang 4 Anaknya Jadi Kolonel di TNI AU, AL dan AD, Lainnya Jadi Polisi

Kesehatan

Ilmuwan perkirakan virus corona ditemukan pada kelelawar di Jepang, China dan Thailand

Kesehatan

Siswa DKI Belajar dari Rumah Hingga Akhir Tahun Ajaran