Home / Berita / Daerah

Kamis, 7 Januari 2021 - 19:18 WIB

Junimart Girsang: Presden Buruk, Nasib Sekitar 1260 Guru PTT “Dikiloin” di Pemkab Simalungun

Viewer: 1691
1 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 46 Detik

Kompas Nasional I Simalungun

Sekitar 1260 guru Pegawai Tidak Tetap ((PTT), selain menghadapi Pandemi Covid-19, nasibnya “Dikiloin” Kordinator Wilayah (Korwil)  Dinas Pendikan Pemerintah Kabupaten Simalungun, ini presiden buruk, kata Junimart Girsang.

“Dikiloin” adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun. Terlebih  disaat ribuan guru PTT mengajukan berkas usulan melalui Kordinator Wilayah (Korwil) biaya penerbitan Surat Perintah Tugas (SPT) mengajar kembali.

“Bila bekingnya hebat yah, cukup hanya bayar Rp2 juta, jika tidak ada beking bisa dari Rp5 – Rp10 juta,” kata

salah seorang guru PTT yang tidak mau disebut namanya dan masih qmengajar di salah satu SD Negeri di Simalungun, kepada Kompasnasional.com, Kamis (06/01/2021).

Untuk diketahui, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun pada Februari 2020 lalu menampung sebanyak 1.260 guru  PTT dari total sebelumnya sebanyak 1.800.

Baca Juga  Disinyalir Ada Praktik Mafia di DPKLH Halsel Hingga Tutupi Dokumen

Terkait dengan pungli “Kiloan” ini,  Dr Junimart Girsang SH.MBA. MH menilainya merupakan presiden buruk di Pemkab Simalungun, khususnya di Disdik.

“Pertanyaan saya, seandainya para guru PTT tidak  melakukan “penyetoran” apakah SPT mengajar kembali tidakakan terbit?,” kata

Junimart Girsang kepada Kompasnasional.com saat dimintai tanggapannya atas dugaan pungli “Kloan” untuk SPT para guru PTT.

Sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan mewakili daerah pemilihan Sumatra Utara III,  saya perlu mengkritisinya.

“Ini perlu dikritisi dengan bukti bukti untuk  dapat dilakukan penyelidikan oleh  Aparat Penegak Hukum (APH). Dasarnya dengan surat surat pengajuan berkas pengusulan ke disdik pemkab Simalungun,” kata Junimart.

Baca Juga  51 TENAGA KERJA ASING DI TOBA DOMINASI KEAHLIAN ENGINEERING & CONSULTANT

Saya akan mengawal para guru honorer ini apabila memang benar ada dana siluman yang wajib “disetor”, ungkap Junimar Girsang menyikapi derita para guru PTT di Kabupaten Simalungun.

Sebelum menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Junimart Girsang juga dikenal sebagai advokat hukum yang sering bertindak selaku kuasa hukum banyak perusahaan baik dalam maupun luar negeri. 

KataJunimart Girsang, para guru PTT diharap  supaya mau memberikan bukti pengusulan yang harus dibayar.

Lanjut Junimart, berikan copy bukti bukti pengusulannya kepada saya dengancatatan bahwa yang bersangkuta (pengusul) untuk memperpanjang pengangkatannya dan syarat syarat administrasinya terpenuhi. 

“Ini tidak boleh dibiarkan  dan ini menjadi preseden buruk,” pungkasnya. (Son)

Editor: Nilson Pakpahan

Happy
Happy
14 %
Sad
Sad
14 %
Excited
Excited
29 %
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
14 %
Surprise
Surprise
29 %

Share :

Baca Juga

Berita

RI Bisa Belajar dari Thailand Tanam Cabai Hingga Bawang Tahan Cuaca

Berita

Buka Lomba Orasi, Kapolri: Komitmen Polri Junjung Tinggi HAM dan Nilai Demokrasi

Berita

Kapolres Sanggau AKBP ADE KUNCORO RIDWAN, S.IK pimpin Pembekalan Pam Pilkades Serentak 2022

Berita

Ingin Tingkatkan Layanan Kepada Masyarakat, RSUD Sudarso Beralih Gunakan Layanan Listrik Premium

Berita

Buah Perjuangan Bupati Taput, Proyek Pembangunan Jaringan Pipa Transmisi Air Baku Akan Selesai Tahun Ini

Berita

Bupati Tapsel Beri Bantuan ke Korban Kebakaran di Sayur Matinggi

Berita

Dekranasda Pontianak Latih Pelaku Kriya Teknik Sospeso Trasparente
Foto;Ket//Dari kiri ke kanan Vice Komite Gubernur Distrik 307 A2 Lions Club Indonesia Darmawan Yusuf, SH SE MPd MH, Vice President 2 Lion Agustina, Ketua Sitara Foundantion Adhe Manurung,Vice President 3 Lion Kosidin

Asahan

Virus Corona, RSUD HAMS Kisaran berterima kasih atas bantuan dari tim lions Club Golden Estate, Sitara Foundantion dan Gamki Asahan