Viewer: 801
0 0

Home / Berita

Rabu, 9 September 2020 - 15:40 WIB

Workshop Pembangunan Komoditas Berkelanjutan Provinsi Kalbar Bisa Berkontribusi Di Sektor Perkebunan

Viewer: 802
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompas Nasional | Pontianak Kalbar – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan, menghadiri acara Workshop Pembangunan Komoditas Berkelanjutan Provinsi Kalbar secara virtual yang bertujuan untuk menyatukan pemahaman dan membangun kesepakatan bersama dalam pembangunan komoditas perkebunan berkelanjutan melalui pembangunan basis data petani/pekebun yang akurat, memperkuat komunikasi dan koordinasi para pihak, khususnya di sektor perkebunan dan menyepakati rencana aksi dan tindak lanjut bersama dimana para pihak dapat berkontribusi dalam rangka pembangunan Daerah di Provinsi Kalbar.

Provinsi Kalbar sebagai Provinsi terluas ke-4 di Indonesia dengan luas wilayah sebesar 14,7 juta hektar, memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar.

Baca Juga  *Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Ajarkan Bahasa Inggris Kepada Anak Sekolah Di Perbatasan.*

Potensi SDA tersebut merupakan sumber yang bisa dimanfaatkan dalam rangka pembangunan hijau yang selaras dengan visi Gubernur untuk mensejahterakan masyarakat melalui pengelolaan SDA yang optimal.

Secara khusus di sektor perkebunan, pembangunan komoditas perkebunan telah menjadi sorotan luas baik oleh Pemerintah Pusat, Pasar, dan Dunia Internasiona

Dikatakannya, sejak tahun 2013 sampai dengan 2018 deforestasi di Provinsi Kalbar sebesar 655.179 hektar atau sekitar 109.197 hektar per tahun.

Disamping itu, ada beberapa sektor yang menjadi penyumbang, salah satunya sektor perkebunan, kemudian pesatnya pembangunan komuditas perkebunan juga tidak sejalan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat di Provinsi Kalbar. Data yang ada menunjukkan bahwa 75% desa yang berada di dalam konsesi, masih masuk dalam kategori desa tertinggal atau sangat tertinggal, persoalan ini harus menjadi fokus bersama oleh semua pihak di Provinsi Kalbar ditambah lagi belum tersedianya data mengenai jumlah petani/pekebun yang akurat, sehingga berbagai program yang telah dirumuskan oleh Pemerintah tidak tepat sasaran dan tidak maksimal hasilnya.

Baca Juga  BCA Tanggapi Gugatan Rp 10 Miliar dari Sri Bintang Pamungkas

“Melalui workshop ini diharapkan para pihak bisa berkontribusi dalam pembangunan komoditas berkelanjutan di Provinsi Kalbar,” harap Wagub saat memberikan sambutan Workshop Pembangunan Komoditas Berkelanjutan Provinsi Kalbar di Ruang Audiovisual Kantor Gubernur Kalbar. Rabu (9/9/2020).

ABD. Rahman.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

RSUD dr. Soedarso Pontianak & Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja Rampung Ahir Tahun 2021

Berita

KAMPUNG TANGGUH UPAYA CEGAH COVID-19

Berita

Dukungan OKP PP Di Pilkada Tapsel Belum Ditetapkan Tunggu Rakorcab

Berita

Guna Menambah Kebugaran dan Kesehatan, Polda Sumsel Kembali Menggelar Olahraga Bersama

Berita

IPTU Jhoni Sembiring Panit Sabhara polsek Pontianak Timur Beri ceramah Kamtibmas di gereja Kemah Injil

Berita

Kapendam XII/Tpr Hadiri Pelantikan Pengurus KPID Kalbar Periode 2022 – 2025

Berita

Kapolsek Silat Hilir Pimpin Langsung Pencarian Hot Spot diwilkum Polsek Silat Hilir.

Berita

Bupati Tapsel Minta Jajarannya Maksimalkan Pelayanan Kepada Pengunjung Wisata