Viewer: 827
0 0

Home / Berita

Rabu, 9 September 2020 - 15:40 WIB

Workshop Pembangunan Komoditas Berkelanjutan Provinsi Kalbar Bisa Berkontribusi Di Sektor Perkebunan

Viewer: 828
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompas Nasional | Pontianak Kalbar – Wakil Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar), H. Ria Norsan, menghadiri acara Workshop Pembangunan Komoditas Berkelanjutan Provinsi Kalbar secara virtual yang bertujuan untuk menyatukan pemahaman dan membangun kesepakatan bersama dalam pembangunan komoditas perkebunan berkelanjutan melalui pembangunan basis data petani/pekebun yang akurat, memperkuat komunikasi dan koordinasi para pihak, khususnya di sektor perkebunan dan menyepakati rencana aksi dan tindak lanjut bersama dimana para pihak dapat berkontribusi dalam rangka pembangunan Daerah di Provinsi Kalbar.

Provinsi Kalbar sebagai Provinsi terluas ke-4 di Indonesia dengan luas wilayah sebesar 14,7 juta hektar, memiliki kekayaan sumber daya alam yang besar.

Baca Juga  Sekda Kalbar Hadiri Penyampaian Fraksi-Fraksi DPRD Atas Pendapat Gubernur Kalbar Terhadap Dua Buah Raperda

Potensi SDA tersebut merupakan sumber yang bisa dimanfaatkan dalam rangka pembangunan hijau yang selaras dengan visi Gubernur untuk mensejahterakan masyarakat melalui pengelolaan SDA yang optimal.

Secara khusus di sektor perkebunan, pembangunan komoditas perkebunan telah menjadi sorotan luas baik oleh Pemerintah Pusat, Pasar, dan Dunia Internasiona

Dikatakannya, sejak tahun 2013 sampai dengan 2018 deforestasi di Provinsi Kalbar sebesar 655.179 hektar atau sekitar 109.197 hektar per tahun.

Disamping itu, ada beberapa sektor yang menjadi penyumbang, salah satunya sektor perkebunan, kemudian pesatnya pembangunan komuditas perkebunan juga tidak sejalan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat di Provinsi Kalbar. Data yang ada menunjukkan bahwa 75% desa yang berada di dalam konsesi, masih masuk dalam kategori desa tertinggal atau sangat tertinggal, persoalan ini harus menjadi fokus bersama oleh semua pihak di Provinsi Kalbar ditambah lagi belum tersedianya data mengenai jumlah petani/pekebun yang akurat, sehingga berbagai program yang telah dirumuskan oleh Pemerintah tidak tepat sasaran dan tidak maksimal hasilnya.

Baca Juga  Gempa Aceh Versi PMI: 26 Meninggal, Tiga Balita

“Melalui workshop ini diharapkan para pihak bisa berkontribusi dalam pembangunan komoditas berkelanjutan di Provinsi Kalbar,” harap Wagub saat memberikan sambutan Workshop Pembangunan Komoditas Berkelanjutan Provinsi Kalbar di Ruang Audiovisual Kantor Gubernur Kalbar. Rabu (9/9/2020).

ABD. Rahman.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Langgara Protkes, Bupati Halsel Bakal Dilaporkan Ke Mendagri

Berita

Yusril Tegaskan TNI Tak Bisa Laporkan Ferry Irwandi soal Pencemaran Nama Baik

Berita

Bantuan JPS Pemprovsu Disalurkan di Kecamatan Ronggur Nihuta

Berita

Wujud Kepedulian Personil Polresta Pontianak Laksanakan Bhakti Riligi

Berita

Tingkatkan Keandalan Pasokan Listrik, PLN UP3 Ketapang Rutin Lakukan Perawatan Jaringan Listrik

Arsip

THR Untuk PNS Cair Seminggu Sebelum Lebaran

Berita

Pangdam XII/Tpr Tutup Latma Kekar Malindo Siri 44AB/2021

Berita

Pemerintahan Desa Nanga Ella Hilir dan Puskesmas Kecamatan Ella Hilir Kabupaten Melawi Menyelenggarakan Vaksinisasi*