Viewer: 569
0 0

Home / Internasional

Selasa, 5 Januari 2021 - 11:10 WIB

Iran Sita Kapal Tanker Korea Selatan

Viewer: 570
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 26 Detik

Kompasnasional l Korps Garda Revolusi Iran menyita sebuah kapal tanker berbendera Korea Selatan di perairan Teluk dan menahan awaknya. Seoul pun mengonfirmasi penyitaan sebuah kapal tanker kimia Korea Selatan oleh otoritas Iran di perairan Oman dan menuntut pembebasan segera.

Laporan media Iran pada Senin (4/1) mengatakan, angkatan laut Korps Garda Revolusi Iran menangkap kapal tersebut karena mencemari Teluk dengan bahan kimia. “Menurut laporan awal oleh pejabat lokal, ini murni masalah teknis dan kapal dibawa ke pantai karena mencemari laut,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh.

Kantor berita semi-resmi pemerintah Iran, Tasnim menerbitkan gambar-gambar yang menunjukkan speedboat Korps Garda Revolusi Iran mengawal kapal tanker HANKUK CHEMI. Kapal ini disebut membawa 7.200 ton etanol. TV pemerintah Iran mengatakan, kapal tanker itu ditahan di kota pelabuhan Bandar Abbas

Baca Juga  Anti Gempa, Seorang Arsitek Beijing Ciptakan Gedung Cetak 3D

Anggota awak kapal yang ditahan termasuk warga negara Korea Selatan, Indonesia, Vietnam dan Myanmar. Stasiun. Kementerian Luar Negeri Korea Selatan menyatakan, kapal itu memiliki 20 anggota awak.

Juru bicara Armada Kelima Angkatan Laut AS yang berbasis di Bahrain, Rebecca Rebarich, mengatakan, pasukan mereka mengetahui insiden itu dan sedang memantau situasinya. Departemen Luar Negeri AS meminta Iran untuk segera melepaskan kapal tanker itu.

Baca Juga  Stok Makanan Makin Menipis, Kim Jong Un Buru Anjing Peliharaan Para Elit Korea Utara untuk Dijadikan Santapan di Restoran

“Rezim terus mengancam hak navigasi dan kebebasan di Teluk Persia sebagai bagian dari upaya yang jelas untuk memeras masyarakat internasional agar mengurangi tekanan sanksi,” kata seorang perwakilan Departemen Luar Negeri.

Perusahaan Inggris Ambrey mengatakan kapal berbendera Korea Selatan yang dimiliki oleh DM Shipping Co telah berangkat dari Petroleum Chemical Quay di Jubail, di Arab Saudi, sebelum insiden tersebut.

Perusahaan keamanan maritim lainnya, Dryad Global, mengatakan di laman webnya bahwa kapal tanker kimia itu kemungkinan telah ditahan oleh pasukan Iran di Selat Hormuz saat masuk ke Fujairah di Uni Emirat Arab.
(R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Lebih dari 50 Orang Tewas Tersambar Petir di India

Internasional

Kerajaan Timbang Tunjuk Kepala Keberagaman usai Kisruh Meghan

Arsip

PLTN Bangladesh dan Vietnam Bisa Menjadi Ancaman Indonesia

Headline News

Penandatanganan Nota Kesepahaman dan Perjanjian Kerjasama LPAI dan Polri

Arsip

Perdana Menteri Singapura Jatuh Pingsan Saat Pidato

Internasional

Buru Pembunuh Putrinya, Seorang Ibu Menyamar sebagai Tunawisma

Berita

Anggota Parlemen Belanda Marah Kapal Perangnya Dijarah di Indonesia

Berita

Penantian Setelah 14 Tahun Hamil Berkat Mengenal Promil BEE