PONTIANAK ALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM-Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) H. Sutarmidji S.H., M.Hum., meninjau Vaksinasi Massal ke-2 yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Provinsi Kalimantan Barat di depan Stadion Sepak Bola Sultan Syarif Abdurahman, Senin (2/8/2021).
Dalam kegiatan peninjauan ini, Gubernur Kalbar melihat antusiasme masyarakat untuk mendapatkan vaksis dosis ke-2. Bahkan masyarakat yang telah mendapatkan vaksin dosis pertama di tempat lain, juga antusias mendatangi Stadion Sultan Syarif Abdurrahman untuk mendapatkan vaksinasi dosis ke-2.
Gubernur mengakui banyak masyarakat yang mengeluh kepada dirinya terkait keterbatasan jumlah vaksin yang tersedia.
“Tadi banyak yang mau vaksin ke-2 di sini, saya bilang yang vaksin di sini yang pernah vaksin pertama di lokasi sama (stadion SSA).
Lalu saya bilang untuk vaksin pertama dan kedua harus di tempat yang sama, di mana mereka terima.
Kita Provinsi akan sediakan,” ungkap Gubernur Kalbar H. Sutarmidji S.H., M.Hum., usai meninjau vaksin ke-2 di depan Stadion Sepak Bola Sultan Syarif Abdurahman.
Orang nomor satu di Kalbar ini mengutarakan, adanya keterlambatan pendistribusian vaksin dari Pemerintah Pusat.
Namun demikian, Gubernur memastikan akan segera mendistribusikan vaksin yang tiba di Kalbar ke kabupaten/kota, agar seluruh masyarakat Kalbar bisa divaksinasi segera.
“Stok vaksin masih belum cukup dan memang vaksin terlambat datang, sehingga jadwal disesuaikan kembali.
Saya mengingatkan agar di mana warga mendapat vaksin pertama, di situ dia juga mendapatkan vaksin kedua. Sebaiknya tetap di tempat yang sama sehingga tidak merepotkan (pendataan),” pinta dia.
Sementara itu, Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Barat Lismaryani Sutarmidji mengungkapkan, telah menyelenggarakan Vaksin Massal ke-2 bagi masyarakat dan peminatnya cukup ramai.
Dirinya bersama tim TP PKK Provinsi Kalimantan Barat juga menemukan beberapa masyarakat yang berkeinginan untuk divaksin ke-2, namun pada saat vaksin pertama yang diterimanya tidak dilakukan oleh tim TP PKK Kalbar.
“Alhamdulilah Vaksin Massal ke-2 bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar berjalan lancar dan ramai.
Tadi kami juga menemukan masyarakat yang sudah mengantre meminta Vaksin ke-2 dari pagi, namun ternyata vaksin pertama yang diterima mereka bukan dari kami.
Saya arahkan ke tempat lain. Sebab sudah terdata,” ujar Ketua TP-PKK Provinsi Kalimantan Barat Lismaryani Sutarmidji.
Lismaryani Sutarmidji menambahkan, vaksinasi memang penting dilakukan sebagai upaya pencegahan dan mengurangi tingkat keparahan apabila terinfeksi Covid-19.
Pelaksanaan vaksinasi sebagai upaya pemerintah dalam membentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity).
“Saya minta masyarakat tidak beranggapan bahwa apabila sudah divaksin Covid-19, maka dirinya menjadi kebal.
Ini adalah upaya kita membentuk Herd Immunity, sehingga bagi masyarakat yang terpapar Covid-19 tidak fatal dan menyebarkan ke masyarakat lainnya,” ungkap Lismaryani.
Dia mengatakan pada pelaksanaan vaksinasi dosis ke-2 hari ini, pihaknya menyediakan 600 vial tabung vaksin.
“Kita lihat, jika ada ketersediaan vaksin ada, kita (TP PKK Provinsi Kalbar) berencana akan melakukan Vaksinasi Massal lagi,” tutupnya.
Hasnan Sutanto





