Home / Berita

Kamis, 2 September 2021 - 05:43 WIB

Gubernur Kalbar : Refocusing Guna Percepatan Ekonomi dan Kesehatan

Viewer: 457
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 22 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., didampingi Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat (Plh Sekda Prov Kalbar), Ir. Sukaliman, M.T., serta Asisten Administrasi dan Umum Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Sekundus, S.Sos., M.M., menyampaikan paparan tentang pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Reformasi Birokrasi (RB) melalui video conference.

Asisten Deputi Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan dan Evaluasi Reformasi Birokrasi, Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan II Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KemenPANRB RI), Mohammad Averrounce, seluruh kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemprov Kalbar, serta OPD terkait di kab/kota, mengikuti secara virtual kegiatan yang bertujuan untuk mengevaluasi SAKIP dan RB Tahun 2021 Prov Kalbar oleh tim KemenPANRB RI.

Baca Juga  Pangdam XII/Tpr Ikuti Pembukaan Latopsratmin TA 2021 Secara Virtual

Dalam paparannya, Gubernur mengatakan Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) telah melakukan refocusing/memusatkan anggaran untuk percepatan pemulihan ekonomi dan kesehatan melalui kolaborasi dan sinergi antar program dengan perangkat daerah terkait.

“Percepatan realisasi refocusing memerlukan terobosan atau inovasi. Jadi, tidak hanya di level pemerintah daerah, tetapi auditor eksternal juga perlu memperhatikan kondisi refocusing pada masa pandemi seperti sekarang.

Hal yang paling penting adalah kolaborasi antar perangkat daerah, sehingga Kalbar bisa menangani Covid-19 dengan sangat baik,” saran H. Sutarmidji di Ruang Analisis Data Kantor Gubernur Kalimantan Barat, Rabu (1/9/2021).

Baca Juga  Dampingi Vaksinasi Lansia,Babinsa Dukung Kelancaran Kegiatan

Orang nomor satu di Kalimantan Barat ini juga mengatakan refocusing tidak hanya dalam penanganan Covid-19, tetapi juga program atau sektor yang terdampak kondisi pandemi ini.

“Kita melakukan pemetaan terhadap pihak-pihak yang terkena dampak pandemi.

Misalnya, sektor jasa bidang properti yang terdampak di Kota Pontianak membuat pemerintah harus menyesuaikan dan dapat menyediakan pekerjaan di bidang tersebut,” jelas Gubernur.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Dekranasda Sumut Kunjungi Rumah Tenun dan Textil Binaan Kota P.Sidimpuan

Berita

Polsek Silat Hilir Melaksanakan Giat Ops Pengetatan Prokes di Posko PPKM Penyekatan Terpadu

Berita

Fasilitas Umum di Kabupaten Bogor akan Dibuka Bertahap

Berita

KAPOLDA KALBAR LAKUKAN PENGECEKAN KESIAPAN POLRES MELAWI UNTUK PENGAMANAN DI TPS*

Berita

Kepala Desa Sinyior Tapsel Dan Anaknya Sama-sama Diperiksa Dalam Kasus Yang Berbeda

Berita

(PERDANA), PTAR Gandeng BBPPMPV Luncurkan Program SMK Pertanian di Tapanuli Selatan

Berita

Ricuh Demo Apdesi di Depan DPR: Blokade Tol hingga Lubangi Tembok

Berita

KEJELASAN & ALASAN PEMBATASAN MEDIA SOSIAL PERLU UNTUK EDUKASI MASYARAKAT