KUBU RAYA KALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum, menghadiri dan mengapresiasi Program Pencanangan Zona Integritas Wilayah Bebas Dari Korupsi (WBK) Menuju Wilayah Birokrasi, Bersih, dan Melayani (WBBM) pada Satuan Kerja Makodam XII/Tanjungpura yang diselenggarakan oleh Kodam XII/Tanjungpura di Aula Makodam XII/Tanjungpura, Senin (26/07/2021).
Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, DR. Masyhudi, S.H.,M.H., Wakil Kepala Polisi Daerah Kalbar, Brigjen Pol Asep Safruddin, Irdam XII/Tanjungpura, Pasahli Bidang Manajemen dan Sishanneg, Asrendam, Para Asisten Kasdam, dan Dandenmadam XII/Tanjungpura.
Dalam sambutan yang disampaikan oleh Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad, bahwa Pencanangan Zona Integritas ini memiliki tujuan untuk merubah pola pikir, budaya kerja, kemudahan akses sesuai dengan perkembangan teknologi, transparansi, serta peningkatan pelayanan, baik pelayanan kepada personel Makodam XII/Tpr maupun pelayanan kepada masyarakat yang didasari dengan Santiaji TNI yaitu Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
“Birokrasi sebagai pelaksana tugas pemerintah terus melakukan perubahan dalam mencapai sasaran reformasi birokrasi.
Pembangunan zona integritas dianggap sebagai role model reformasi birokrasi dalam penegakan integritas dan pelayanan berkualitas guna mencegah terjadinya korupsi, kolusi, nepotisme dan gratifikasi,” ungkap Pangdam XII/Tpr.
“Melalui Motto SIAP (Solid, Integritas, Akuntabel, Profesional), diharapkan kita semua harus SIAP dalam melaksanakan tugas demi mewujudkan Makodam XII/Tpr memperoleh predikat Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) atau Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM),” jelas Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad.
Pangdam XII/Tpr juga mengharapkan dengan adanya Pencanangan Zona Integritas dapat memberikan perbaikan nyata dalam jangka pendek maupun jangka panjang sebagai sebuah landasan yang kuat dengan integritas yang kokoh guna mewujudkan tugas pokok masing-masing.
“Pelaksanaan pencanangan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM yang diiringi dengan keberhasilan pelaksanaan reformasi birokrasi dengan sungguh-sungguh dan konsisten, tentunya akan mampu menghadirkan sosok aparatur pemerintah yang handal dan profesional di satuan kerja masing-masing dalam mengendalikan pelaksanaan program kerja dan anggaran guna mencapai status Wajar Tanpa Pengecualian,” ujar Pangdam XII/Tanjungpura.
Di penghujung acara, Gubernur Kalbar, Pangdam XII/Tanjungpura, Kejati Kalbar, dan Wakapolda Kalbar bersama jajaran Makodam XII/Tanjungpura menandatangani secara bersama-sama kesepakatan Pencanangan Zona Integritas Satker Makodam XII/Tanjungpura T.A 2021 tersebut.
Hasnan Sutanto







