Home / Berita

Kamis, 5 Agustus 2021 - 18:39 WIB

Gubernur H.Sutarmidji Pimpin Rakor Perkembangan Pembangunan Pelabuhan Terminal Pulau Kijing

Viewer: 451
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

PONTIANAK KALBAR,KOMPAS NASIONAL.COM- Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji, S.H., M.Hum., memimpin Rapat Koordinasi Perkembangan Pembangunan Pelabuhan Terminal Kijing bersama Staf Ahli Menko Polhukam Bidang Ketahanan Nasional, Marsekal Muda TNI Achmad Sajili. Rakor ini turut dihadiri oleh Pimpinan PT. Pelindo II Pontianak, Kepala Kantor KSOP Kelas II Pontianak, serta kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Gubernur mengatakan Pelabuhan Kijing dapat mengubah kondisi perekonomian di Kalbar dan berdampak pada PDRB Kalbar menjadi urutan ke-2 di wilayah Kalimantan.

“Pembangunan Pelabuhan Kijing memang sudah lama didambakan karena bisa mengubah data kondisi perekonomian di Kalbar.

Selama ini PDRB Kalbar menempati urutan ke-4 dari 5 provinsi di wilayah Kalimantan. Namun, Pelabuhan Kijing bisa membawa Kalbar menempati urutan ke-2 karena seluruh kegiatan ekspor di provinsi ini sudah melalui pintu ekspor Kalbar,” jelas Gubernur di Ruang Rapat Praja 1 Kantor Gubernur Kalbar, Jl. A.Yani, Pontianak, Kamis (5/8/2021).

Baca Juga  Polisi Tahan Sopir Camry yang Tewaskan 2 Pengguna GrabWheels

Sebelumnya produk domestik regional bruto (PDRB) Kalbar selalu menempati posisi keempat untuk wilayah Kalimantan.

Hal ini disebabkan ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebanyak 2,68 juta – 4 juta ton per tahun tidak tercatat di Kalbar karena diekspor melalui daerah luar Kalbar.

“Sekarang sudah bisa langsung diekspor melalui Pelabuhan Kijing, sehingga tercatat di Kalbar. Data statistik mencatatkan angka 133% dari sektor perkebunan hingga bulan ini,” lanjut H.Sutarmidji.

Baca Juga  Danrem 121/Abw sebagai Inspektur Upacara pemakaman almarhum Serda Abrosius.

Dalam proses pembangunan Pelabuhan Kijing, PT. Pelindo II diminta untuk selalu berkoordinasi dengan Pemprov. Kalbar agar pembangunan dapat berjalan dengan lancar.

“Pembangunan antara dermaga dengan fasilitas darat tidak seimbang, sehingga bisa menimbulkan masalah.

Hal ini yang harus segera dibenahi,” pinta Gubernur Kalbar.

Selain CPO, alumina juga menjadi salah satu ekspor unggulan Kalbar.

Pembangunan smelter diharapkan dapat menghemat devisa negara.

“Ekspor bauksit mencapai 2,5 juta ton per tahun.

Bauksit mengandung logam tanah jarang yang menjadi komponen penting untuk penyempurna produk teknologi,” jelas orang nomor satu di Kalbar.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Diwakili Asisten II Zainal Siahaan Hadiri MAPABA STAI SAMORA

Berita

Sambut Ramadhan, Kodam XII/Tpr Bagikan Nasi Kotak Untuk Masyarakat di Tepi Sungai Kapuas*

Berita

Bupati Samosir Serahkan SK Penetapan Nama Jalan Pastor Radboud Waterreus

Berita

Pangdam Apresiasi Tim Esports Kodam XII/Tpr Tunjukkan Prestasi Pada Turnamen Piala Kasad
Foto banjir di sejumlah wilayah kota Medan tadi malam 18/11/2022

Berita

Seluruh Kecamatan di Medan Terdampak Banjir

Berita

Kapolres Bengkayang Berikan Penghargaan Kepada Danyon B Pelopor, Danki Zipur B, Wadan Satgas Pamtas dan Personel Polres Bengkayang 

Berita

Ketua MPW PP Sumut hadiri Mucab IV MPC PP Kabupaten Nias Selatan

Berita

‍‍‍Cegah Penyebaran Covid-19 Forkopimda Plus Lakukan Penyemprotan Disinfektan di Pasar Horas Siantar