Home / Berita / Daerah / Kriminal / Nasional / Reviews

Selasa, 14 Agustus 2018 - 11:58 WIB

Kartel Narkoba Makassar, 1 Keluarga Dibakar Hidup-hidup

Daeng Ampuh (Foto: opik/detikcom)

Daeng Ampuh (Foto: opik/detikcom)

Viewer: 572
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 2 Detik

KompasNasional.com,Jakarta – Kartel narkoba Daeng Apung membakar 1 keluarga hidup-hidup di Makassar. Menurut Ketua Gerakan Nasional Anti-Narkotika (Granat), Henry Yosodiningrat, tindakan kartel itu sungguh sadis.

Dirangkum detikcom, Selasa (14/8/2018), kebakaran ini terjadi pada 6 Agustus, Daeng Ampuh yang merupakan napi kasus narkoba menyuruh temannya M Ilham untuk membakar rumah Fahri. Pemicunya karena Fahri punya utang narkoba ke Daeng Ampuh.

Atas kejadian ini, 6 orang tewas terbakar di dalam rumah, yaitu pasangan suami-istri Sanusi (70) dan Bondeng (65), anaknya, Musdalifa (30), Fahril (24), dan Namira (24), serta cucunya, Hijas, yang masih berusia 2,5 tahun.

Baca Juga  Program Transformasi Fishing Ground Dapat Meningkatkan Perekonomian Masyarakat Kena Dampak Pembangun Terminal Pulau Kijing

Henry menganggap perbuatan Daenga Ampuh ini sangat biadab dan tak bisa ditolerir. Bahkan, menurut Henry, kartel narkoba ini harus dibongkar hingga ke pimpinannya.

“Inilah biadabnya sindikat narkoba, kejahatan narkoba ini sangat biadab bisa bayangkan karena utang, kartel narkoba membakar 1 keluarga,” ucap Henry saat dikonfirmasi detikcom.
Henry meminta supaya polisi mengusut jaringan Daeng Ampuh. Dia juga akan koordinasi dengan DPD Granat Sulsel untuk mengetahui kasus ini.

Baca Juga  Alhamdulillah Duplikasi JK I Pontianak Mulai Ada Titik Terang Kemacetan Bisa lengang

“Usut semua jaringannya, kembangkan. Saya minta aparat jangan main-main dengan masalah ini,” tegasnya.

Meski kegilaan kartel narkoba di luar batas kemanusiaan, banyak gembong narkoba masih dibiarkan hidup di dalam penjara. Eksekusi mati ke mereka masih jauh panggang dari api.(Dtc/TR)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Warga Kapuas Hulu Antusias Ikut Vaksin Massal

Arsip

Jokowi minta pelayanan SIM, STNK, SKCK dipercepat demi kepercayaan publik

Berita

SMKN 2 Pematang Siantar Gandeng Samurai Paint Gelar Pelatihan Pengecatan

Nasional

Ahli Epidemiologi Indonesia Sebut Kebodohan Orang Indonesia Ini Menjadi Penyebabya, ‘Indonesia Sudah Lama Berada Dalam Kondisi Kebodohan Kawanan

Nasional

DPR Nilai PPDB Picu Ketidakadilan

Berita

Bupati Tapsel Hadiri Pertemuan Bersama Presiden RI Mengenai Penanganan Covid-19 di Sumut

Berita

Gara-gara Tak Mau Masak Nasi, Bapak Bunuh Anak Kandung

Berita

Menciptakan Kamtibmas Yang Nyaman Tenang dan Tentram di Lingkungan Pemukiman Warga*