Viewer: 1052
0 0
Viewer: 1053
0 0

Home / Berita

Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:40 WIB

Canangkan Jumat Bersepeda, Wali Kota Imbau ASN Bersepeda Ke Kantor

Viewer: 1054
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Gerakan Jumat Bersepeda Dimulai Jumat (28/8) 
 
 
KOMPAS Nasional.com| Pontianak Kalbar – Dalam rangka peringatan Gerakan Bike to Work, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor setiap hari Jumat.

Gerakan bersepeda ke kantor ini juga tertuang dalam surat imbauan nomor 426/584/OR/Disporapar tanggal 26 Agustus 2020 tentang Himbauan Jumat Bersepeda.

“Mulai Jumat tanggal 28 Agustus 2020 saya menghimbau ASN Pemkot Pontianak menggunakan sepeda menuju ke kantor,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2020).
 
Edi menambahkan, Gerakan Jumat Bersepeda ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersepeda ke kantor dan sekolah.

Baca Juga  Kasus Omicron Meningkat, Kacabdis Pendidikan Siantar Intruksikan Hentikan PTM 100 Persen

Apabila Gerakan Jumat Bersepeda sudah berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penyediaan sarana dan prasarananya. Seperti fasilitas parkir sepeda, jalur sepeda yang aman.

“Jika masih bercampur dengan kendaraan bermotor juga riskan dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
 
Saat ini, lanjut dia, bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan bersepeda, selain berolahraga juga berdampak pada berkurangnya pencemaran udara.

“Penggunaan sepeda juga harus sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.
 
Ketua Bike To Work Kota Pontianak, Rudi Agus mengungkapkan, ada beberapa masukan terkait membangun infrastruktur sepeda di kota.

Terlebih Pontianak akan menjadi kota ramah pesepeda. Ia menyebutkan keberadaan jalur sepeda sebenarnya merupakan amanah undang-undang lalu lintas.

Baca Juga  6 Penganiaya Tahanan RTP Polrestabes Medan Divonis 8 Tahun Bui

Dalam peraturan tersebut disebutkan pejalan kaki dan pesepeda termasuk pengguna jalan raya. “Artinya pengguna jalan raya yang paling rentan dan beresiko adalah pejalan kaki dan pesepeda. Ketika memfasilitasi sepeda harusnya jalur yang aman bagi pesepeda,” ucapnya.
 
Dirinya menyebutkan pembangunan dilakukan bukan hanya jalan khusus bagi pesepeda tapi harus ada fasilitas pendukung untuk pesepeda seperti taman sepeda.

Dengan adanya taman sepeda bisa mengedukasi parkir, jalur khusus sepeda dan fasilitas yang dibutuhkan bagi pesepeda.

“Kita harapkan taman ini begitu diusung sebagai taman sepeda bisa benar-benar menjadi pilot project bagi percontohan masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hadiri Pelantikan Kabinet, Oesman Sapta dan Wiranto Jaga Jarak?

Berita

Ketua PMI Sumut DR H Rahmat Shah Lantik PMI Kota Padangsidimpuan Periode 2021-2026

Berita

Wanita Penghina Ahok Menyesal: Saya Sudah Tua, Punya Penyakit Kronis

Berita

Cegah Aksi Borong-Timbun Minyak Goreng, Polri Bentuk Tim Monitoring Wilayah

Berita

Gudang pengangkutan CV Lamlo Jaya dilalap Si Jago Merah

Berita

Santri Alumni Al-Yusufiyah Bersilaturahmi Bersama Walikota P.Sidimpuan

Berita

Kajati Kalbar Menerima Kunjungan Kerja Komisi Kejaksaan RI

Berita

Pontianak Dapat Pelatihan Adaptasi dan Mitigasi Bencana dari GCoM.