Viewer: 989
0 0
Viewer: 990
0 0

Home / Berita

Jumat, 28 Agustus 2020 - 10:40 WIB

Canangkan Jumat Bersepeda, Wali Kota Imbau ASN Bersepeda Ke Kantor

Viewer: 991
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 35 Detik

Gerakan Jumat Bersepeda Dimulai Jumat (28/8) 
 
 
KOMPAS Nasional.com| Pontianak Kalbar – Dalam rangka peringatan Gerakan Bike to Work, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk menggunakan sepeda saat berangkat ke kantor setiap hari Jumat.

Gerakan bersepeda ke kantor ini juga tertuang dalam surat imbauan nomor 426/584/OR/Disporapar tanggal 26 Agustus 2020 tentang Himbauan Jumat Bersepeda.

“Mulai Jumat tanggal 28 Agustus 2020 saya menghimbau ASN Pemkot Pontianak menggunakan sepeda menuju ke kantor,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (27/8/2020).
 
Edi menambahkan, Gerakan Jumat Bersepeda ini dalam rangka mendukung Gerakan Nasional Bersepeda ke kantor dan sekolah.

Baca Juga  Produktif di Tengah Pandemi, 80 UMKM Terima Bantuan Gerobak

Apabila Gerakan Jumat Bersepeda sudah berjalan, pihaknya akan melakukan evaluasi terkait penyediaan sarana dan prasarananya. Seperti fasilitas parkir sepeda, jalur sepeda yang aman.

“Jika masih bercampur dengan kendaraan bermotor juga riskan dan rawan terhadap kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
 
Saat ini, lanjut dia, bersepeda sudah menjadi gaya hidup masyarakat. Dengan bersepeda, selain berolahraga juga berdampak pada berkurangnya pencemaran udara.

“Penggunaan sepeda juga harus sesuai protokol kesehatan,” imbuhnya.
 
Ketua Bike To Work Kota Pontianak, Rudi Agus mengungkapkan, ada beberapa masukan terkait membangun infrastruktur sepeda di kota.

Terlebih Pontianak akan menjadi kota ramah pesepeda. Ia menyebutkan keberadaan jalur sepeda sebenarnya merupakan amanah undang-undang lalu lintas.

Baca Juga  Ular Sanca 4 Meter Ditemukan Warga Saat Mencari Belut

Dalam peraturan tersebut disebutkan pejalan kaki dan pesepeda termasuk pengguna jalan raya. “Artinya pengguna jalan raya yang paling rentan dan beresiko adalah pejalan kaki dan pesepeda. Ketika memfasilitasi sepeda harusnya jalur yang aman bagi pesepeda,” ucapnya.
 
Dirinya menyebutkan pembangunan dilakukan bukan hanya jalan khusus bagi pesepeda tapi harus ada fasilitas pendukung untuk pesepeda seperti taman sepeda.

Dengan adanya taman sepeda bisa mengedukasi parkir, jalur khusus sepeda dan fasilitas yang dibutuhkan bagi pesepeda.

“Kita harapkan taman ini begitu diusung sebagai taman sepeda bisa benar-benar menjadi pilot project bagi percontohan masyarakat lainnya,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Optimalisasi Pelayanan Publik,Pemkot Pontianak Manfaatkan IT

Berita

KPU Toba Tetapkan Bupati/Wakil Bupati Terpilih Hasil Pilkada 2020

Berita

Siap-Siap Pelaku Judi Online, Hukumannya Gak Lagi Ringan!

Berita

Gempa 4,8 Magnitudo Getarkan Lombok Utara

Berita

Diduga Batu Meteor Hantam Rumah Warga di Tapteng

Berita

Walikota Buka Acara Sosialisasi Harmonis Antar Umat Beragama Tingkat SLTA Se Kota Padangsidimpuan

Berita

Prada Ichsan Ditahan Usai Insiden Polisi ‘Nyangkut’ di Kap Mobilnya

Berita

Sambut HUT ke 75 Bhayangkara Polresta Pontianak Kota, Gelar Baksos dan Bakkes