Home / Berita

Selasa, 21 September 2021 - 17:32 WIB

Firayanta : Kota Pontianak Targetkan 10 Titik Ruang Publik Tahun 2025

Viewer: 473
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen memperluas Ruang Terbuka Hijau (RTH) termasuk ruang publik.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak Firayanta menerangkan, ruang publik di Kota Pontianak ditargetkan akan ditambah 10 titik hingga tahun 2025.

Dari 10 titik ruang publik tersebut, ada beberapa diantaranya sudah bisa direalisasikan.

“Saat sekarang setiap kecamatan dan kelurahan memiliki ruang terbuka publik, hanya sebagian masih belum ditata dan dimanfaatkan maksimal,” ujarnya usai ekspos laporan akhir perencanaan master plan ruang publik di Ruang Pontive Center, Selasa (21/9/2021).

Berkaitan RTH, pengembangan ruang publik di Kota Pontianak tidak seluruhnya menjadi hutan kota.

Taman dengan konsep tema juga menjadi bagian dari RTH.

Oleh sebab itu, pembahasan master plan ruang publik menjadi acuan kedepan untuk pengembangan RTH yang sudah ditetapkan pada tata ruang.

Baca Juga  Cerdaskan Warga, Koramil Merakai Operasionalkan Perpustakaan Apung Sampai Keperbatasan

Memang dalam menyusun master plan ruang publik secara umum ada 16 lokasi.

“Namun dari jumlah tersebut sudah kita susun skala prioritasnya, untuk jangka pendek ada kurang lebih 10 ruang terbuka publik yang bisa di kembangkan pada jangka waktu hingga 2025,” sebutnya.

Firayanta memaparkan, RTH ini sejatinya sudah ditetapkan pemerintah sebagai syarat penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) yakni 20 persen merupakan RTH publik dan 10 persen RTH private. Hanya, kata dia, di dalam RTRW tersebut belum ditentukan temanya.

Sebab tidak semua RTH harus dijadikan hutan kota.

Ada pula yang mungkin dijadikan taman-taman kota, taman yang menjadi obyek penelitian dan wisata.

Baca Juga  Bahas Rencana Di Posko PPKM Mikro, Babinsa Nanga Tayap, Kodim 1203/Ktp Berdiskusi Melalui Komsos.

Untuk itu pihaknya menyusun road map ruang publik dengan tema untuk mengisi RTH yang sudah ditetapkan.

“Serta kawasan non hijau dengan posisi strategis tetapi masih belum termanfaatkan dan ditata maksimal,” ungkapnya.

Banyak lokasi yang dinilai memiliki tempat strategis sehingga dibuat perencanaan agar kedepan ada gambaran penataan kawasan ruang terbuka publik di Kota Pontianak.

Dirinya berharap ada dukungan dari pemerintah provinsi maupun pusat melalui APBN.

Ruang terbuka publik ini diharapkan akan memperkaya ruang publik yang bisa dinikmati masyarakat Kota Pontianak.

“Baik yang sifatnya bangunan maupun ruang terbuka yang alami seperti kawasan tepi sungai, kawasan pendukung rusun dan lainnya,” sebutnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemerintah Kabupaten Samosir Raih Indeks SPBE Tertinggi Se-Sumatera Utara

Berita

Ketua DPRD Kab Samosir Hadiri Rapat Koordinasi Rencana Pembelajaran Tatap Muka

Berita

Gelar Vaksinasi di Candi Borobudur, Kapolri: Percepatan di Tempat Wisata yang Interaksi Tinggi

Berita

Dengan Menerapkan Prokes, Kodim 1208/Sambas Gelar Kesamaptaan Jasmani Periodik II TA 2021

Berita

Taufik Hidayat Penyekap Wanita Bandung Selama 3 Tahun Ditahan di Sel Khusus

Asahan

KONI Asahan Serahkan Bantuan Kepada Orangtua Atlit Pelatda Sumut

Berita

Ratusan Guru Honorer Blitar Unjuk Rasa Protes Syarat Pendaftaran CPNS

Berita

Walikota Singkawang Apresiasi Upaya PLN Dalam Mendukung Industri Ekonomi Kreatif di Singkawang