Home / Berita

Rabu, 15 September 2021 - 17:39 WIB

Wako Edi Kamtono Resmikan Teras Parit Nanas Program KOTAKU Anggaran Rp 12 Miliar

Viewer: 518
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 49 Detik

Pemkot Akan Tambah Spot Kuliner

Pontianak Kalbar,Kompas Nasional.com – Penataan Taman Teras Parit Nanas di tepian Sungai Landak Kelurahan Siantan Hulu Kecamatan Pontianak Utara telah rampung.

Taman yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) diserahkan pengelolaannya kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, Rabu (15/9/2021).

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap dengan diresmikannya Teras Parit Nanas ini ada multiplier effect atau berdampak pada ekonomi masyarakat sekitar.

Nantinya Pemkot Pontianak akan melanjutkan penataan Teras Parit Nanas dengan spot-spot kuliner, ruang terbuka hijau, taman bermain dan sebagainya.

“Dampak yang bisa dirasakan masyarakat diantaranya meningkatnya nilai aset, kualitas pemukiman akan meningkat serta dampak ekonomi masyarakat sekitar juga dirasakan,” ujarnya.

Peresmian Teras Parit Nanas ini juga dinilainya sebagai momentum untuk menata kawasan kumuh menjadi lebih tertata rapi.

Baca Juga  Ini Sejumlah Tempat yang Akan Didatangi Anies Baswedan saat di Medan

Melalui kolaborasi antara Kementerian PUPR dengan Pemkot Pontianak, masih banyak potensi yang bisa ditingkatkan kualitas lingkungan dan pemukiman yang ada di Kota Pontianak.

“Kita menyiapkan lahannya dan program bedah rumah, sementara Kementerian PUPR menata infrastrukturnya,” sebut Edi.

Penataan Teras Parit Nanas yang berlokasi di tepian Sungai Landak ini merupakan bagian dari program pengentasan kawasan kumuh melalui program KOTAKU.

Menurutnya, kawasan kumuh dari awalnya seluas 74 hektar pada tahun 2013, kini tersisa 4 hektar yang masih dikategorikan kawasan kumuh berat. Sedangkan untuk kawasan kumuh ringan sekitar 12 hektar.

Program khusus untuk menangani kawasan-kawasan kumuh seperti Gang Semut, kawasan Tanjung Hulu, Sungai Beliung dan lainnya menjadi bagian dari program penanganan kawasan kumuh (KOTAKU).

Baca Juga  KAPOLRES TOBA TURUN LANGSUNG PERIKSA POS PAM OPS KETUPAT 2022

“Mudah-mudahan program-program ini berkelanjutan, selanjutnya kita berharap masyarakat ikut mendukung pemeliharaan, menjaga keamanan dan ketertiban,” imbuhnya.

Kepala Project Management Unit (PMU) National Slum Upgrading Program (NSUP) Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) Aswin G Sukahar menuturkan, dengan diserahterimakannya Teras Parit Nanas ini maka pengelolaannya dilanjutkan oleh Pemkot Pontianak, termasuk pemeliharaan dan pengamanannya.

“Fasilitas yang sudah terbangun ini jangan sampai ada yang dicuri atau hilang dan rusak,” pesannya.

Ia menambahkan, untuk penataan Teras Parit Nanas menelan anggaran dari APBN sekitar Rp12 miliar dengan panjang 2 ribu meter.

Sebelum ditata, kawasan itu akses jalannya masih berupa gertak kayu dan aksesibilitasnya tidak teratur.

“Setelah dilakukan pembangunan dan penataan, kondisinya sudah jauh lebih baik dan lebih mantap,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DPC IMO Melawi Siap Berkontribusi Dalam Pelaksanaan Pekan Gawai Dayak Ke-XIV

Berita

Dekat dengan Masyarakat, Polres Samosir Jaga Kamtibmas dan Kembangkan Wisata

Berita

Pangdam XII/Tpr Beri Kado Terindah di HUT ke-75 Persit*

Berita

Wawako Pontianak Bahasan Ajak Semua Pihak Komitmen Sukseskan Vaksinasi

Berita

Ketum PKB Muhaimin Iskandar Tawarkan Usman Sidik Maju Gubernur

Berita

Granat dan 3 Peluru Ditemukan di Bawah Jembatan Surabaya

Berita

Kapolres Tapsel Tinjau Lokasi Rawan Macet Dan Longsor Di Batu Jomba

Berita

Gubsu Berjanji Akan Dukung Kemenpar Majukan Danau Toba