Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Jumat, 14 Oktober 2016 - 12:36 WIB

Dua ABG Cabuli Bocah SD, Karena Sering Nonton Film Porno

Viewer: 1540
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

MEDAN | Kompasnasional.com

 Kebiasaan menonton film porno memang bisa mempengaruhi pikiran ke perbuatan tercela. Terbukti seperti yang dialami Teg dan Nop. Akibat hobi tersebut, lelaki 13 tahun putus sekolah tersebut melakukan aksi cabul kepada bocah SD kelas II Sekolah Dasar (SD). Si korban tak lain adalah sepupu mereka sendiri.

Aksi cabul ini dilakukan Teg dan Nop kepada di belakang rumah mereka di kawasan Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (12/10) pukul 18.00 WIB. Korbannya, sebut saja nama Melati, manut saja saat dua sepupunya itu awalnya mengajaknya bermain.

Informasi diperoleh, selama ini dua remaja yang bekerja sebagai pencuci sepeda motor itu sudah sering menonton film porno. Dari pengaruh film tak senonoh itu, tertanamlah di pikiran mereka untuk melakukan perbuatan asusila tersebut.

Baca Juga  Cemburu Pacar Diajak Karaoke, Pria Ini Tusuk Temannya Hingga Tewas

Nah, Teg dan Nop lalu mengajak Melati ke belakang rumah. Lalu kedua remaja tanggung tersebut mencabuli bocah ingusan itu, dengan mengkobel pakai jari di bagian kemaluan korban.

Ternyata aksi tak senonoh itu dilakukan Teg dan Nop sebanyak dua kali. Untuk yang kedua kalinya, perbuatan mereka dipergoki oleh warga. Lalu melaporkannya kepada orang tua korban.

“Tadi karena ketahuan makanya ditangkap langsung, informasinya sudah dua kali anak itu digituin mereka,” kata warga yang menangkap kedua remaja itu.

Orang tua korban dan warga yang menangkap kedua remaja itu, lalu menghubungi polisi. Tak petugas datang langsung menjemput Teg dan Nop dan memboyong ke Polsek Medan Labuhan.

Baca Juga  Pulang dari Warung, Suami Temukan Istri Sudah Tidak Bernyawa Lagi

Di kantor polisi, Teg dan Nop mengaku melakukan itu karena pengaruh dari film porno yang sering mereka lihat dari handphone milik teman mereka.

“Kami ada nonton film porno, makanya kami mau kayak gitu,” kata kedua remaja saat diperiksa di kantor polisi yang.

Di sela-sela Teg dan Nop diperiksa dan diamankan di ruang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Medan Labuhan, Melati didampingi orang tuanya membuat laporan.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, AKP Yasir Ahmadi dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih memproses kasus tersebut.

“Laporan korban sudah kita terima, akan segera kita proses dan kita menunggu hasil visum,” kata Yasir. (kn/sp)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polisi Tetapkan Nahkoda Kapal Jadi Tersangka dalam Kasus Tumpahan Minyak di Kalimantan

Arsip

Tak Berpeluang Juara, tapi Tim Ini Penentu Kampiun Liga 1 Musim Ini

Arsip

Jessica Bantah Pernyataan Saksi Ahli, Sidang Sempat Gaduh

Arsip

Satreskrim Polres Asahan Berhasil Membekuk Pelaku Curas, Satu DPO

Kriminal

Ini Sejumlah Fakta tentang Michael, Pria Dalam Video Syur Gisel

Arsip

THR Untuk PNS Cair Seminggu Sebelum Lebaran

Berita

Onani saat Nyetir, Driver GrabCar Dilaporkan Penumpangnya
Ban Bermasalah, Begini Curhatan Jorge Lorenzo -KompasNasional

Arsip

Ban Bermasalah, Begini Curhatan Jorge Lorenzo