Home / Arsip / Arsip 2016 / Kriminal

Jumat, 14 Oktober 2016 - 12:36 WIB

Dua ABG Cabuli Bocah SD, Karena Sering Nonton Film Porno

Viewer: 1626
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

MEDAN | Kompasnasional.com

 Kebiasaan menonton film porno memang bisa mempengaruhi pikiran ke perbuatan tercela. Terbukti seperti yang dialami Teg dan Nop. Akibat hobi tersebut, lelaki 13 tahun putus sekolah tersebut melakukan aksi cabul kepada bocah SD kelas II Sekolah Dasar (SD). Si korban tak lain adalah sepupu mereka sendiri.

Aksi cabul ini dilakukan Teg dan Nop kepada di belakang rumah mereka di kawasan Kelurahan Paya Pasir, Kecamatan Medan Marelan, Rabu (12/10) pukul 18.00 WIB. Korbannya, sebut saja nama Melati, manut saja saat dua sepupunya itu awalnya mengajaknya bermain.

Informasi diperoleh, selama ini dua remaja yang bekerja sebagai pencuci sepeda motor itu sudah sering menonton film porno. Dari pengaruh film tak senonoh itu, tertanamlah di pikiran mereka untuk melakukan perbuatan asusila tersebut.

Baca Juga  Lagi Asyik Fly, Dokter Muda Ditangkap Polisi

Nah, Teg dan Nop lalu mengajak Melati ke belakang rumah. Lalu kedua remaja tanggung tersebut mencabuli bocah ingusan itu, dengan mengkobel pakai jari di bagian kemaluan korban.

Ternyata aksi tak senonoh itu dilakukan Teg dan Nop sebanyak dua kali. Untuk yang kedua kalinya, perbuatan mereka dipergoki oleh warga. Lalu melaporkannya kepada orang tua korban.

“Tadi karena ketahuan makanya ditangkap langsung, informasinya sudah dua kali anak itu digituin mereka,” kata warga yang menangkap kedua remaja itu.

Orang tua korban dan warga yang menangkap kedua remaja itu, lalu menghubungi polisi. Tak petugas datang langsung menjemput Teg dan Nop dan memboyong ke Polsek Medan Labuhan.

Baca Juga  Polres Gayo Lues Menemukan Ladang Ganja

Di kantor polisi, Teg dan Nop mengaku melakukan itu karena pengaruh dari film porno yang sering mereka lihat dari handphone milik teman mereka.

“Kami ada nonton film porno, makanya kami mau kayak gitu,” kata kedua remaja saat diperiksa di kantor polisi yang.

Di sela-sela Teg dan Nop diperiksa dan diamankan di ruang unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polsek Medan Labuhan, Melati didampingi orang tuanya membuat laporan.

Terpisah, Kapolsek Medan Labuhan, AKP Yasir Ahmadi dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih memproses kasus tersebut.

“Laporan korban sudah kita terima, akan segera kita proses dan kita menunggu hasil visum,” kata Yasir. (kn/sp)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Toyota Fortuner Untuk Anggota DPRD Jabar Pukulan Telak Rakyat Miskin

Kriminal

Pembobol Rekening Maybank dan Ayah Korban Ternyata Sudah Kenal Lama

Arsip

Mahasiswa Yang Tenggelam di Danau Cipule Ditemukan Tewas

Arsip

BBM Langka, Warga Samarinda Antre di SPBU Hingga Tengah Malam

Arsip

Duh! Ternyata Ada Wartawati Korban Cabul Oknum TNI Saat Rusuh Sari Rejo
Bakal Wagub Ahok Diperiksa KPK Terkait Kasus Reklamasi-KompasNasional

Arsip

Bakal Wagub Ahok Diperiksa KPK Terkait Kasus Reklamasi

Arsip

Belanja Pemeliharaan Barang TA 2015-2016 Diduga Di Mark Up

Arsip

Undang Rapat, DPR Tunggu Pimpinan KPK dalam 24 Jam