Home / Berita

Selasa, 18 Oktober 2022 - 13:03 WIB

DLH Siapkan Layanan Jemput Bola Pengangkutan Sampah 

Viewer: 224
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Kadis LH: Inovasi Tawarkan Jasa Pembuangan bagi Pelaku Usaha

PONTIANAK – KOMPAS NASIONAL.Com- Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak berupaya membenahi pengelolaan limbah di Kota Pontianak lewat inovasi terbaru jemput bola pengangkutan sampah. Kepala DLH Kota Pontianak, Syarif Usmulyono menjelaskan, layanan ini diperuntukkan bagi tempat-tempat usaha seperti perhotelan, restoran, kafe dan lainnya dengan mendatangi lokasi tersebut untuk mengumpulkan dan menawarkan jasa pembuangan sampah.

“Sehingga mereka tidak terbebani di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) masing-masing sekaligus membantu pelaku usaha membuang sampah karena secara aturan mereka wajib untuk membuang ke TPA di Batu Layang,” jelasnya, Selasa (18/10/2022).

Usmulyono menyebut, dengan program jemput bola ini pihaknya ingin mengurangi beban TPS yang dimiliki Pemkot Pontianak, dalam hal ini DLH. Ide tersebut juga sejalan dengan amanat pemerintah pusat untuk mengurangi sampah di TPS dan TPA sebanyak 30 persen di tahun 2023.

Baca Juga  Proyek Belum Rampung Tapi Sudah Ambruk ke Jurang

Kadis yang baru dilantik beberapa waktu lalu itu mengatakan, rencana tersebut masih menunggu persetujuan kepala daerah. Menjalankan upaya itu akan dimulainya dengan menambah armada pengangkut sampah. Kedepan, lanjut Usmulyono, dirinya ingin melibatkan pihak ketiga dalam pengangkutan sampah.

“Tenaganya akan disiapkan tersendiri karena anggarannya dikhususkan, hal ini dilakukan agar sampah tidak terlalu lama di TPS sebab akan mengganggu dari sisi kesehatan selain itu sampah juga berpotensi merusak lingkungan,” paparnya.

Dirinya optimis jika program jemput bola ini akan disambut baik masyarakat melihat permintaan pengelolaan limbah yang tinggi. Apalagi menurutnya, angka pembuangan limbah domestik rumah tangga di Kota Pontianak lebih besar ketimbang limbah industri.

“Namun ada aturannya nanti karena akan menjalin kerjasama, selain juga membuat terfokus juga tak menambah beban di TPS. Saya yakin mereka mau keluarkan biaya karena untuk membuang ke TPA juga memerlukan tenaga yang tidak sedikit, jadi kita akan bantu di situ,” ucapnya.

Baca Juga  Polda Kalbar Salurkan Hewan Qurban ke Masjid, Pondok Pesantren dan Panti Asuhan

Berbagai upaya, mulai dari mengajak masyarakat memilah dan mengolah sampah, dengan menerapkan konsep 3R, pengadaan tempat pengolahan sampah reduce reuse recycle dengan teknologi pencacah hingga pengaktifan bank sampah juga akan terus dilanjutkan.

Usmulyono menuturkan, TPA Batu Layang terbebani dengan angka sampah per hari yang bisa mencapai 300-400 ton. Dengan konsep 3R sendiri dinilainya bisa mengurangi beban TPA, ditambah jika masyarakat mau, menukarnya di bank sampah.

“Sampah juga memiliki nilai ekonomis kalau dikelola, didaur ulang atau dijadikan seni kriya. Bahkan juga menjadi emas nantinya,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polri: Layanan Medis Korban Kanjuruhan Rutin Hingga Pulih Total

Berita

Naik Helikopter Bupati Lambaikan Tangan Tanda Salam Perpisahan

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Buka Turnamen Anzonk’s Royal Cup Kecamatan Jongkong

Berita

Polres Melawi dan Pemkab Melawi Siap Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng

Berita

Muncul di Dakwaan, Kucuran Rp 20,6 M dari Korporasi Terkait Blackout ke Febrie

Berita

Rumah Sakit Milik Bendahara PDI Perjuangan Diserang Pria Berseragam Polisi, Kapolrestabes: Kita Buru

Berita

Update Covid-19 di Kabupaten Samosir 6 September 2021, Tambah 3 Kasus, 7 Sembuh, Kasus Aktif 78

Berita

KAPOLRES TOBA LANTIK WAKA POLRES YANG BARU