Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Internasional / Reviews

Jumat, 1 Juli 2016 - 14:37 WIB

Dipecat, Mantan Karyawan Sebut Facebook Mirip Korea Utara

Viewer: 662
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 17 Detik

Banyak anak muda yang bermimpi bisa bekerja dan menjadi bagian dari jejaring sosial terbesar di dunia Facebook.

Bahkan, mereka menganggap Facebook merupakan surga yang memungkinkan karyawannya ber-skateboard di koridor serta melakukan pekerjaan koding sepanjang malam sembari menunggu gaji yang besar masuk ke rekening.

Sayangnya, tidak dengan mantan karyawan Facebook Antonio García Martinez. Ia justru menilai Facebook tak bedanya seperti Korea Utara yang tak memberikan kebebasan penuh pada masyarakatnya.

Mantan pegawai yang dipecat itu sebelumnya merupakan Product Manager Facebook. Seperti Tekno Liputan6.com kutip dari CNET, Martinez menuliskan hal tersebut dalam sebuah buku berjudul Chaos Monkeys: Obscence Forture and Random Failure in Silicon Valley yang dirilis minggu ini.

Baca Juga  Cegah Banjir, Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Laksanakan Gotong-royong Pembangunan Bronjong Drainase Air bersama Warga Perbatasan.*

“Kami memiliki slogan di dinding, kami juga mengenakan seragam. Sehingga (Facebook) terasa seperti Korea Utara atau Kuba,” katanya kepada CBS This Morning.

Lebih lanjut, pria tersebut juga mengatakan, dirinya baru sadar orang-orang biasa memiliki keinginan untuk menjadi bagian dari Facebook. Sayangnya, kata Martinez, mereka hanya memainkan sedikit peranan di perusahaan.

Pria yang bekerja untuk Zuckerberg sejak 2011-2013 itu kepada Daily Mail menuliskan perusahaaan yang bermarkas di Menlo Park memiliki level keamanan setara KGB (badan inteligen Rusia). Keamanan di Facebook bernama Sec yang memonitor seluruh kegiatan karyawannya.

Baca Juga  Sambut Puncak Acara Presidensi G20, Wapres Ma'ruf Amin Tinjau Kesiapan SPKLU PLN

“Mengacau dengan Facebook dan penjaga keamanan bakal menyeret Anda keluar, layaknya seorang pria mabuk di Taco Bell,” ucapnya.

Ia juga mengklaim bahwa pihak HRD menceramahi karyawan mengenai apa yang dikenakannya. Karyawan perempuan tak boleh menggunakan rok yang terlalu pendek, sementara tidak demikian dengan karyawan pria yang boleh bekerja dengan celana pendek.

Facebook sendiri menolak berkomentar akan hal ini (lpt|dwk)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Bupati Tinjau Jalan Ambruk di Kelurahan Pasar Sipirok

Berita

Kejati Kalbar Hadiri Penandatangan Berita Acara Indeks Desa Membangun Tahun 2021

Berita

Bupati Tapsel Ajak Kaum Muslimin Isi Malam Pergantian Tahun dengan Kegiatan Bermanfaat

Berita

Melalui Asimilasi dan Integrasi Guna Penanggulangan dan Pencegahan Penularan Covid-19, Lapas Kelas II A Pematangsiantar Bebaskan 23 WBP

Berita

Pantai Pangandaran bebas PKL

Berita

Bupati Melawi Menghadiri Sertijab Direktur PDAM Tirta Melawi

Berita

Wakil Bupati Simalungun Tinjau Pelayanan Gebyar Vaksin di Kecamatan Raya
Pertumbuhan Ekonomi Tetap, Defisit Anggaran Melebar-Detikasia

Arsip

Pertumbuhan Ekonomi Tetap, Defisit Anggaran Melebar