Kompasnasional | Kabar dari Amerika Serikat (AS) ini patut jadi perhatian bagi mereka yang masih suka nyalon di masa pandemi corona seperti ini.
Seperti diketahui, sudah dua minggu belakangan ini AS mulai melonggarkan aturan lockdown-nya. Sejumlah bisnis non esensial mulai diizinkan kembali buka. Salah satunya adalah salon dan tempat cukur rambut.
Kasus penularan virus ini terjadi di Springfield. Direktur Departemen Kesehatan Springfield, Clay Goddard, mengatakan sebelumnya dalam kasus tersebut, 84 pelanggan yang terpapar virus dilayani oleh seorang penata rambut di salon Great Clips.
Selain menginfeksi pelanggan, tujuh rekan kerja penata rambut itu juga diberitahu tentang infeksi tersebut.
Belum jelas kapan penata rambut itu dinyatakan positif Covid-19, tapi ia diyakini terinfeksi saat bepergian.
Pekerja dan klien mereka mengenakan masker. Ke-84 klien yang berpotensi langsung terpapar (virus) akan diberitahu oleh Departemen Kesehatan dan akan ditawari pengujian, seperti halnya tujuh rekan kerja penata rambut (yang terinfeksi itu),” kata Departemen Kesehatan Springfield-Greene dalam sebuah pernyataan, Sabtu (.
Pihak departemen kesehatan berharap masyarakat tetap menggunakan masker selama wabah ini, sehingga tidak ada penambahan kasus baru. (RM/Red)








