Home / Berita

Senin, 29 Maret 2021 - 14:08 WIB

Dampak Refocusing dan Realokasi Anggaran, Sejumlah Program Tertunda

Viewer: 627
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 15 Detik

Wali Kota Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2020

PONTIANAK KALBAR KOMPAS Nasional- Refocusing dan realokasi anggaran berdampak pada berbagai sektor, terutama capaian target pembangunan tahun 2020.

Refocusing dan realokasi anggaran bertujuan untuk percepatan penanganan Covid-19.

Imbas dari pandemi Covid-19 mengakibatkan target yang sudah ditetapkan terkendala.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut, ada beberapa target yang harus disesuaikan, baik yang tercapai dan melebihi target maupun yang tidak mencapai target.

Pembangunan infrastruktur saat ini masih terus berjalan meskipun ada beberapa penundaan akibat pemotongan anggaran atau target yang tidak tercapai.

“Sehingga terjadi penundaan terhadap program yang sudah dialokasikan,” ujarnya usai menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wali Kota (LKPJ) tahun anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Senin (29/3/2021).

Penyesuaian ini berdampak pula pada kinerja terutama tingkat pengangguran terbuka yang meningkat.

Angka pengangguran di Kota Pontianak sebelumnya tercatat di angka 9,2 persen, naik menjadi 12,3 persen.

Hal tersebut dinilainya mempengaruhi investasi akibat melemahnya daya beli masyarakat.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara Pembukaan MTQ ke 54 Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Namun demikian, dari sisi tingkat kemiskinan di Kota Pontianak justru terjadi penurunan.

Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) meningkat menjadi 77,49, tertinggi di Provinsi Kalbar.

Sementara angka harapan hidup juga meningkat menjadi 72,68.

Edi memaparkan, kondisi keuangan daerah tergantung dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat, termasuk transfer daerah lainnya serta Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemasukan PAD dari beberapa sektor memang terjadi penurunan akibat adanya pembatasan di masa pandemi. Misalnya pajak hotel dan restoran, jasa dan hiburan.

“Tentunya hal itu berdampak menurunnya target PAD kita,” ungkap dia.

Kondisi keuangan daerah juga tidak terlepas dari adanya pemotongan DAU pusat yang dilakukan oleh kementerian untuk alokasi penanganan pandemi Covid-19 sebesar 8 persen.

Hal ini pula berdampak pada program-program Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak secara keseluruhan.

“Akibat adanya pemotongan dan perhitungan ulang termasuk defisit,” terangnya.

Untuk mengoreksi program dan anggaran, Pemkot Pontianak melakukan pemotongan anggaran di lingkup OPD dengan nilai bervariasi antara 5 hingga 25 persen.

Baca Juga  Wali Kota Pematangsiantar Diwakili Pj.Sekda Ir.Zubaidi Hadiri Sosialisasi GNRM

Sehingga kebijakan tersebut mengakibatkan adanya penyesuaian pada APBD Perubahan.

“Perubahan ini sifatnya penyempurnaan dan penyesuaian,” tuturnya.

Ketua DPRD Kota Pontianak Satarudin menambahkan, DPRD Kota Pontianak akan segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk membahas LKPJ Wali Kota Tahun Anggaran 2020.

Pembentukan pansus tersebut dalam rangka menilai kinerja kepala daerah selama satu tahun anggaran.

“Mana yang sudah tercapai dan mana yang belum, akan kami telaah selama satu bulan ini,” ucapnya.

Pihaknya juga akan meminta Wali Kota untuk menyampaikan data-data capaian target yang sudah mencapai 100 persen maupun yang belum tercapai.

Setelah itu pansus akan mengeluarkan rekomendasi.

Namun sebelum itu, pihaknya akan menanyakan terkait rekomendasi yang dikeluarkan pada tahun anggaran 2019 lalu.

“Apakah sudah dilaksanakan atau belum, hal itu menjadi penting karena rekomendasi ini akan menjadi satu kesatuan,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Mempawah Salurkan Bantuan kepada 10 Partai Politik

Berita

Wakil Wali Kota Hadiri Pelantikan DPD PKB Pujakesuma Sidempuan Masa Bakti 2021-2025
Foto isi kontainer yang di tangkap

Berita

Polisi Amankan 2 Kontainer Pakaian Bekas Impor Senilai Rp 1 M di Batam

Berita

APIL Sedang Dalam Perbaikan, Pemko Pematangsiantar Himbau Warga Untuk Lebih Berhati-hati di Persimpangan Lampu Merah

Berita

Bupati Kapuas Hulu Beri Bantuan Ke Pedagang Saat Monitor PPKM Mikro

Asahan

Wali Kota H.M Syahrial Terima Pengurus PGRI Kota Tanjungbalai Yang Baru

Berita

Jelang Natal dan Tahun Baru Disperindag Kapuas Hulu Akan Sidak

Berita

Gubernur Kalbar Lantik Melkianus Sebagai Wabup Sintang di Pontianak