Viewer: 792
0 0

Home / Nasional

Minggu, 29 November 2020 - 17:50 WIB

Dahlan Ungkap Bocoran SWF Indonesia: Putar Uang untuk Proyek

Viewer: 793
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 17 Detik

Kompasnasional l Pembentukan Sovereign Wealth Fund (SWF) mulai jadi sorotan usai kunjungan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan ke Amerika Serikat. Dalam kunjungan itu, lembaga keuangan AS, United States International Development Finance Corporation (USIDFC) meneken komitmen investasi ke SWF Indonesia senilai US$2 miliar atau setara Rp28 triliun.

Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan mengungkapkan adanya SWF ini akan membuat hilangnya pos biaya proyek di APBN secara bertahap. Nantinya, APBN disebut akan dikhususkan pada program pengentasan kemiskinan.

Informasi ini diperoleh Dahlan, usai bertemu Luhut belum lama ini. Namun, memang perlu ditekankan bahwa lembaga mirip SWF ini pun sudah ada di negara tetangga yang pernah juga menjadi masalah. Salah satunya yaitu 1MDB milik Malaysia.

“Melahirkan kasus korupsi terbesar di dunia. yang membuat Perdana Menteri Najib Razak sampai kalah pemilu dan kini lagi menghadapi proses hukum,” ujar Dahlan dikutip dari situs pribadinya, Disway.id, Minggu 29 November 2020.

Namun, Dahlan bercerita bahwa Luhut menegaskan, pengawas lembaga SWF Indonesia ini nantinya adalah lembaga-lembaga internasional. Karena, sumber dana SWF Indonesia juga berasal dari lembaga keuangan internasional.

Baca Juga  Terlibat keributan di capital building anggota-brimob dan ditlantas poldasu dianiaya kelompok oknum anggota dprd sumut

SWF Indonesia yang nama belum diresmikan itu, memang diakui berbeda dengan SWF negara lain. Sumber dana SWF negara lain adalah ‘kelebihan uang’. Sedangkan Indonesia masih selalu kekurangan uang.

“Maka SWF Indonesia nanti akan lebih bersifat ‘memutar’ uang milik orang lain. Untuk kepentingan pembangunan proyek-proyek di Indonesia,” kata Dahlan.

Pemilik dana, lanjut Dahlan, umumnya sudah senang kalau bisa mendapat laba 8 persen (dalam dolar). Sementara itu, proyek di Indonesia bahkan bisa memberikan keuntungan sampai 25 persen dengan catatan sogok-menyogoknya hilang. Dahlan menyebut jika pembentukan SWF itu sukses, maka itu bisa jadi jalan menuju jalan untuk menurunkan utang luar negeri. Ke depan, tidak perlu lagi mencari utang untuk membiayai proyek besar. Namun, di sisi lain Indonesia dinilai tetap masih harus mencari utang untuk membayar utang dan bunga yang sudah ada saat ini.Lembaga keuangan AS, US IDFC komitmen investasi Rp28 triliun lewat SWF Indonesia.

Baca Juga  Polisi Bongkar Praktik Judi Online di Apartemen, 24 Orang Ditangkap

“Maka SWF juga berarti kendaraan untuk menuju APBN tanpa defisit. Berarti postur APBN kita nanti tidak akan sebesar yang ada sekarang. Tapi lebih fokus untuk bayar utang, gaji pegawai dan pengentasan kemiskinan,” kata dia.

Meski begitu, dia mengakui masih banyak diskusi terkait lembaga baru ini. Misalnya ‘bunga’ yang akan diperoleh investor asing apakah dijamin dengan bunga pasti atau justru mengikuti naik turunnya laba proyek yang dibiayai.

“Yang menarik juga adalah dampak ikutannya, proyek apa saja yang tendernya harus internasional dan perusahaan mana saja di pihak kita yang siap terjun di arena tender internasional itu,” kata Dahlan. Soal laba proyek, Dahlan mengaku optimis akan sangat baik. Apalagi ketika proyek SWF nanti itu akan bersih dari sogok menyogok. Biaya proyek pasti lebih murah.

“Rasanya ini memang dunia baru yang akan kita masuki dengan segala konsekuensinya,” tutup Dahlan.(VCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Foto Pelaku pembunuhan anak kandung sendiri beserta istri

Berita

Sadis Berujung Tangis dari Rizky si Raja Tega Bunuh Anak Sendiri

Berita

BMKG nyatakan dalam Sepekan Terakhir Angin Monsun Australia Bergerak ke Aceh

Nasional

Agama Komjen Listyo Disoalkan, Sultan Priok Meradang: Emang Kenapa Kapolri Nonmuslim?

Berita

Terduga Teroris Asal Sumbar Dikubur Malam Hari Dikampung Halaman

Berita

Rahasia Menakjubkan Kemiri, Bisa Jadi Ramuan Penyakit Asam Urat

Arsip

Stabilkan Harga, Satu Ton Cabai Rawit Murah Dipasok

Arsip

Geledah Rumah Aa Gatot, 30 Jarum Suntik Hingga Hewan Langka Disita

Arsip

Pelantikan Rektor Trisakti Ricuh, Polisi Temukan 200 Bambu Runcing