Home / Berita

Selasa, 7 Desember 2021 - 09:44 WIB

Buruh Terzalimi Dengan Nol Persen UMK Tapsel, SBSI Akan Tempuh Jalur PTUN

Viewer: 386
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 56 Detik

Buruh Terzalimi Dengan Nol Persen UMK Tapsel, SBSI Akan Tempuh Jalur PTUN

Tapanuli Selatan | KompasNasional – Serikat Buruh Tapanuli Selatan akan tempuh jalur Pengadilan Tinggi Negara (PTUN) terhadap keputusan Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu Spt MM tentang Rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun 2022 kepada Gubernur Sumatera Utara.

Hal itu diungkapkan Ketua Serikat Buruh Tapanuli Selatan (SBSI), Jefri Simanjuttak didampingi Aktifis Buruh, Arsula Gultom.SH kepada wartawan, Senin, (6/12).

Kata Jepri, pihaknya sangat menyesalkan sikap Bupati Tapanuli Selatan, Dolly Pasaribu yang telah menetapkan tidak ada kenaikan upah ditahun 2022 atau tetap sama dengan tahun lalu seakan terzalimi tidak peduli dengan nasib buruh.

“Buat apa kita capek – capek turun survey kelapangan toh hasilnya Nol persen atau tidak ada kenaikan upah untuk tahun 2022. Padahal harga – harga kebutuhan mengalami kenaikan.Kalau dengan upah segini Slogan Bupati Tapanuli Selatan Sehat, Cerdas dan Sejahtera, sehatnya dimana Buruh sakit. Inikan sama saja memang perhatian pak bupati ke buruh bisa kita bilang agak minim dengan keputusan Nol persen seperti itu,” ujar Jepri Simanjuttak.

Baca Juga  Manakala Rakyat Menghendaki Kekuatan Apapun Tidak Bisa Menghalangi

Sementara Arsula Gultom SH menambahi perkataan Ketua SBSI Tapsel mengatakan sangat tidak rasional keputusan bupati akan Nol persen.

Lanjut Arsula, Jika inflasi 1% saja, maka buruh yang mau belanja akan nombok dengan angka 0% tersebut.

” Bila alasan Pandemi Covid-19 kenaikan upah2021 tidak ada kita sepakat.Setelah 2021 kalau alasannya masih karena pandemi. Kita sangat keberatan, karena perusahaan yang ada di Tapsel ini tidak ada efeknya ke pandemi.” Ungkap Arsula.

Bahkan katanya, Harga emas, tambang emas di situ pandemi mengalami kenaikan, harga sawit perkebunan disitu pandemi naik. Di mana efek pandeminya.

” Makanya akal sehat kita tidak muncul dengan Keputusan rekomendasi bupati terhadap gubernur, dengan upah tidak mengalami kenaikan,” ucap Asrula yang rekam jejaknya tahun 2017 sukses membawa ratusan buruh berjalan kaki dari Medan menuju Istana Negara di Jakarta.

Baca Juga  ‍Dana BOS Rp2,378 M di Disdik Siantar Diduga Dikorupsi! Kasi Intel Kejari Siantar, Diam-diam Panggil 10 Kepsek SMPN Pematangsiantar

“Sehatnya di mana, kalau dengan upah segini, buruh sakit. Lagian buruh di Tapsel masih banyak yang belum masuk BPJS kesehatan. Dalam arti buruh masih membayar sendiri, tapi dengan upah segini, Apakah nanti buruh sakit, sanggup membayar perobatannya.

Nah kalau untuk sejahteranya buruh, kalau gaji buruh kurang tentunya lauk pauknya bisa ikan asin, telur. Gimana bisa sejahtera buruhnya. Untuk kesehatan buruh, kalau gizinya kurang, pastinya buruhnya lebih mudah sakit. Hal ini perlu kita sampaikan kepada bapak bupati Tapsel, agar turun kebawah jangan di kantor saja,” beber Jefri Simanjuntak. (Ikhfan)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pisah Sambut Dandim 1208/Sambas di Aula Pemda Berlangsung Khidmat.

Berita

Sinergitas PLN dan Pemkot Singkawang, Kini Warga Mantoman Dapat Nikmati Listrik

Berita

Bupati Tapsel Ajak Semua Pihak Untuk Cari Solusi Dalam Pemulihan Ekonomi Akibat Dampak Covid-19

Berita

Kabid Humas Polda Kalbar Menghadiri Bedah Buku “AMJI ATTAK Kisah Perjuangan Sang Bhayangkara Resimen Pelopor Korps Brimob Polri RANGER ANDALAN JENDERAL ANTON SOEDJARWO 

Berita

Hendak Ditabur Didanau Toba, 1.000 Bibit Ikan Patin Diamankan

Berita

Tim Tabur Bidang Inteljen Kejati Kalbar Berhasil Menangkap Terpidana Ir.R.Nurcahyo Wiyono.MM

Berita

Polres Sanggau Amankan Terduga Pelaku Pembunuh Asisten Kebun PT CNIS

Berita

Pasca Longsor JIPP, Satgas Pamtas Yonif 645/Gty Bersama Warga Bangun Jembatan Darurat