Home / Berita

Senin, 6 Juni 2022 - 11:24 WIB

Hendak Ditabur Didanau Toba, 1.000 Bibit Ikan Patin Diamankan

Viewer: 335
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 40 Detik

SAMOSIR, KOMPASNASIONAL.com

Pemerintah Kabupaten Samosir mengamankan 1.000 ekor bibit ikan patin yang hendak ditabur sekelompok mahasiswa  di Perairan Danau Toba,Kecamatan Simanindo, Sabtu, 04/06/2022.

Diketahui, sekelompok mahasiswa dari BEM Universitas Mandiri Bina Prestasi akan melakukan penaburan bibit ikan patin di Danau Toba. Aksi BEM Mahasiswa yang diketuai Dandie Panjaitan,  akhirnya dicegah, setelah Pemkab Samosir melalui Dinas Ketapang dan Pertanian, Camat Simanindo dan Kades Dosroha  mengetahui bahwa bibit yang ditabur merupakan jenis ikan patin. Bibit tersebut ditahan dan akhirnya diamankan setelah adanya kesepakatan dengan BEM Mahasiswa tersebut.

Plt. Kadis Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir, Tumiur Gultom membenarkan pengamanan bibit ikan patin tersebut. Menurutnya, penaburan bibit ikan patin ke Danau Toba akan mengancam keanekaragaman hayati didalamnya. 

“Ikan patin bersifat omnivora level tinggi dalam suatu rantai makanan, sehingga akan mendominasi populasi dan akan menjadi predator. Hal ini akan mengancam spesies ikan lokal” terang Tumiur Gultom.

Pencegahan penaburan dan pengamanan ini merupakan langkah untuk menjaga ekosistim Danau Toba. Sifat omnivora/pemakan segalanya termasuk tumbuhan, juga akan membuat ikan ini cenderung merusak tumbuhan air yg merupakan sarang ikan (tempat memijah, pengasuhan anakan),tambahnya.

Baca Juga  Bupati Erlina Terima Kunjungan Direktur IPDN Kampus Kalbar

Plt. Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir , Dr. Tumiur Gultom, MP menjelaskan, kronologis penahanan dan pengamanan bibit ikan tersebut diawali ketika sekelompok mahasiswa mengundang Camat Simanindo dan Kepala Desa Dosroha Kecamatan Simanindo untuk melakukan penaburan bibit ikan Di Danau Toba. 

Mengetahui jenis bibit yang akan ditabur, Camat Simanindo dan Kades Dosroha melakukan koordinasi dengan Kadis Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir.  Dengan sigap, Kadis Ketapang dan Pertanian, Tumiur Gultom melakukan koordinasi  dengan ahli perikanan yang bertugas di BRIN, Dr. Fauzan Ali, M.Si via seluler. Dari hasil diskusi tersebut, akhirnya bibit ikan patin dilarang untuk ditabur.

Walaupun demikian, Plt. Kadis Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir , Dr. Tumiur Gultom, MP tetap mengapresiasi niat baik dari mahasiswa Universitas  Mandiri Bina Prestasi  Medan yang sebenarnya ingin meningkatkan ekonomi nelayan setempat.  Namun, jenis ikannya kurang tepat. Kepada Mahasiswa disarankan untuk mengganti jenis bibitnya dan dikembalikan kepada penangkarnya, namun mahasiswa mengatakan bibit ikan tersebut tidak bisa dikembalikan dan diserahkan ke Dinas Ketapang dan Pertanian.

Terkait Kejadian ini, Plt. Kadis Ketapang dan Pertanian mengatakan  akan membuat laporan kepada Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Utara dengan barang buktinya.

Baca Juga  Kedatangan KASAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman,S.E., M.M di Entikong disambut Forkompinda kab Sanggau.

Keterlibatan seluruh pihak memang sangat diperlukan untuk menjaga keberlanjutan Sumber Daya Ikan Danau Toba. Tanggung jawab ini bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga masyarakat. Untuk itu diharapkan,  agar siapapun yang mengetahui adanya penaburan bibit ikan di Danau Toba (wilayah Samosir) untuk segera melaporkan  ke Dinas Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir.

Pengawasan ini diharapkan dapat diterapkan daerah se-kawasan Danau Toba untuk mencegah adanya penaburan bibit ikan,yang berpotensi sebagai Predator.

“Jika kita semua bersama-sama mengawasi seperti yang dilakukan Camat Simanindo dan  Kepala Desa Dosroha, kemungkinan besar Red Devil/Ikan Merah tidak akan masuk dan menjadi masalah di Danau Toba” terang Tumiur.

Plt. Kadis Ketapang dan Pertanian Kabupaten Samosir menyampaikan, keterlibatan seluruh pihak/ stakeholder diperlukan untuk mengembangkan ekosistim Danau Toba. Namun dihimbau, seluruh pihak yang hendak melakukan penebaran ikan ke Danau Toba, khususnya di wilayah Kabupaten Samosir, harus  terlebih dahulu berkoordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Samosir.

(Candro Situmorang/Rel)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Hari Kedua Lebaran, Ka.Lapas Narkotika Banyuasin: Layani Masyarakat dengan Sepenuh Hati

Berita

Tim Temukan Serpihan Diduga Daging Penumpang Pesawat Sriwijaya Air

Berita

Organisasi DPC PBB Tapteng Terima SK Defenitif Kepengurusan Yang Baru 

Berita

Walikota Siantar Ajak Masyarakat Bersinergi Sukseskan Program Bangga Kencana
Foto Istimewa

Berita

4 Pernikahan di Sumsel yang Bikin Heboh Indonesia Tahun 2022

Berita

Wawako Sidempuan Terima Audensi Kepala BNN Deli Serdang dan Tapsel

Berita

Sabhara Polres Ketapang Laksanakan PPKM di Jalan Raya Perketat Disiplin Prokes

Berita

Kapolda Kalbar Lantik 375 Bintara Polri Angkatan 46 SPN Polda Kalbar