Home / Berita

Minggu, 15 Agustus 2021 - 22:12 WIB

Bupati Sambas H.Satono Dampingi lstri Ibu Yunisa Ketua TP PKK Sambas, Menghadiri Pengelolahan Dodol Nanas Di Desa Tempapan Hulu.

Viewer: 478
1 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 2 Detik

Sambas Kalbar, Kompas Nasional.com. Minggu 15 Agustus 2021.Ibu Yunisa ketua TP PKK Sambas melihat langsung proses pengelolahan dari awal hingga siap santap. Sebab, Ibu-ibu TP PKK Desa Tempapan Hulu, Kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, mengolah buah nanas menjadi dodol. Hasil olahan tersebut kemudian dikemas dan diberi merek Dodol Nanas Batu Betarup.

“Kita sudah melihat langsung proses pembuatan Dodol Nanas Batu Betarup di rumah warga Desa Tempapan Hulu. Saya menyambut baik karya masyarakat Desa Tempapan Hulu yang dibina oleh TP PKK Kabupaten Sambas,” ujarnya.

Selanjutnya Bupati Sambas, H.Satono mengatakan, hasil bumi berupa buah nanas di Desa Tempapan Hulu sangat melimpah. Dirinya mengatakan sangat mendukung inovasi yang dilakukan oleh Ibu-ibu TP PKK di sana yang membuat olahan dodol yang bisa menjadi produk unggulan desa sesuai visi misi Satono-Rofi One Village One Product (OVOP).

“Inovasi membuat dodol nanas ini harus terus ditingkatkan dan dikembangkan, saya sebagai Bupati Kabupaten Sambas, sangat mendukung sekali. Bagaimana setiap desa di Kabupaten Sambas bisa melahirkan produk unggulan seperti ini, seperti visi misi kita ada OVOP, seperti inilah yang saya harapkan, setiap desa yang ada minimal harus memiliki satu produk, Desa Tempapan Hulu hari ini sudah memproduksi satu produk khas berupa dodol nanas,” jelasnya.

Baca Juga  5 Most Luxurious Gambling Destinations

Nanas dari Desa Tempapan Hulu, Dikatakan H.Sotono, kini tidak hanya dijual dalam bentuk buahnya saja. Menurutnya, dengan adanya produk olahan Dodol Nanas Batu Betarup asli dari Desa Tempapan Hulu, kecamatan Galing, Kabupaten Sambas, dia berharap bisa menciptakan peluang usaha rumahan (home industry) yang berkelanjutan sehingga masyarakat Kabupaten Sambas bisa merasakan manfaatnya.

“Karena desa ini tempat lahirnya nanas, sekarang nanas di sini tidak hanya dijual buahnya, tapi bisa diolah, dikemas oleh Ibu-ibu TP PKK Desa Tempapan Hulu, menjadi makanan ringan dengan harga terjangkau. Bisa jadi oleh-oleh bagi tamu yang datang ke Kab Sambas, atau datang ke Kec Galing, maupun yang datang ke Desa Tempapan Hulu. Mereka bisa menikmati dodol nanas,” katanya.

Baca Juga  KPK Tahan Bupati Lampung Tengah, Golkar Bicara Bantuan Hukum

Selain itu, Satono menjelaskan, One Village One Product (OVOP) adalah bentuk pemberdayaan masyarakat berbasis pertanian yang sering digaungkan oleh Satono-Rofi, sebab mereka ingin masyarakat desa memiliki daya saing di sektor pertanian yang mana mereka punya kesempatan mengembangkan produk yang berbeda-beda di setiap wilayah.

“Ini yang saya suka, senang sekali saya melihatnya, bahwa Desa Tempapan Hulu sudah bisa disebut OVOP, karena sudah punya produk unggulan. Tapi ingat, ini harus berkelanjutan dan silahkan berkoordinasi dengan Diskumindag terkait apa saja yang dibutuhkan, terutama sektor pemasarannya silahkan konsultasikan dengan pemerintah daerah. Saya pasti mendukung,” pungkasnya.

(DARWIS)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kisah Soes Toer, Adik Pramoedya Ananta Toer yang Kini Jadi Pemulung

Berita

Kapolres Nias Selatan sambut kunjungan Pangdan I/BB untuk mempererat hubungan sinergitas TNI – P0LRI.

Berita

Polres Melawi Menyediakan Tempat Bermain Anak dan Ruang Khusus Ibu Menyusui Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Masyarakat*

Berita

Kapolres Tapsel Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Operasi Ketupat Toba Tahun 2021

Berita

Evaluasi Vaksinasi Selama Ramadhan, Pangdam XII/Tpr Ikuti Vicon dengan Panglima TNI

Asahan

Pemkab Asahan Ajak Masyarakat Mengikuti Program Kartu Pra Kerja, Ini Syaratnya

Berita

Ketua TP PKK Taput Satika Simamora SE, MM: “Tekan Angka Stunting dengan Jiwa Membangun Kader KPM”.

Berita

DPRD Nias Selatan Gelar Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Rancangan Awal RPJMD