Home / Berita

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:39 WIB

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Saat Puncak Musim Hujan di Jatim

Ilustrasi Cuaca Ekstrem

Ilustrasi Cuaca Ekstrem

Viewer: 67
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

Jakarta, JejakNasional – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda memprediksi terjadinya cuaca ekstrem, ketika memasuki puncak musim hujan dalam 10 hari ke depan. Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, seluruh wilayah Jawa Timur (Jatim) sudah memasuki puncak musim hujan. Fenomena itu berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi.

“Saat ini seluruh wilayah Jatim sudah pada musim hujan dan ada beberapa wilayah yang diprakirakan sudah memasuki puncak musim hujan,” kata Taufiq saat dikonfirmasi, Kamis (22/1/2026). Taufiq pun mengimbau, sejumlah daerah untuk waspada akan cuaca ekstrem. Seperti, Banyuwangi, Batu, Bondowoso, Jember, Kediri, Magetan, Pasuruan, Mojokerto, Probolinggo, Surabaya, Pamekasan.

Baca Juga  KPK Kembali Panggil Rasamala Jadi Saksi Kasus TPPU Eks Mentan SYL

Kemudian, Sumenep, Trenggalek, Madiun, Pacitan, Blitar, Bojonegoro, Jombang, Malang, Lumajang, Nganjuk, Ngawi, Ponorogo, Sampang, Situbondo, Tuban, Tulungagung, Lamongan, Sidoarjo, Bangkalan dan Gresik.

“Diperkirakan dalam 10 hari ke depan, akan terjadi peningkatan cuaca ekstrem yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat,” ujarnya. Taufid menjelaskan, cuaca ekstrem itu dipicu aktifnya Monsun Asia.

Hingga akhirnya, terjadi gangguan gelombang atmosfer Madden Julian Oscillation (MJO) dan Equatorial Rossby hingga membentuk awan konvektif. Tak hanya itu, menurut Taufiq, suhu muka laut di perairan Selat Madura juga dalam kondisi hangat. Dampaknya, suplai uap air meningkat untuk menumbuhkan awan hujan.

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Silaturahmi Legiun Veteran RI Dalam Rangka HUT Kemerdekaan RI Ke-77

“Kondisi atmosfer lokal yang labil turut menumbuhkan awan konvektif yang berpotensi menimbulkan hujan, dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir dan angin kencang,” jelasnya.

Dengan demikian, Taufiq mengimbau kepada masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana untuk waspada. Warga diminta terus memperbarui informasi cuaca terkini.

“BMKG Juanda mengimbau masyarakat dan instansi terkait agar waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, serta adanya potensi cuaca ekstrem selama 10 hari ke depan,” kata Taufiq.

“Wilayah dengan topografi curam, bergunung, tebing diharapkan lebih waspada terhadap dampak yang dapat ditimbulkan akibat cuaca ekstrem,” pungkasnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Banjir di Kapuas Hulu Meluas Sudah Ada 20.113 Jiwa Yang Terdampak

Arsip

Tak Malu Akui Bahwa Dirinya Dulu Adalah Tukang Pasir, Polisi Ganteng Ini Kini Hits

Berita

Kepengurusan Yayasan SMA Plus Raya Akan Dibentuk Beserta Perubahan Nama Yayasan

Berita

Patroli Gabungan Polres Melawi Menciptakan Aman dan Kondusif Dalam Pilkada 2020*

Berita

Edi : Evaluasi OPD yang Serapan Anggarannya Belum Maksimal

Berita

Walikota Siantar Resmi Lantik Hendra Dermawan Siregar Sebagai Pj Sekda

Berita

FW-LSM Kalbar: UKPBJ Kalbar, Menjadi Sorotan Peserta Lelang Dalam Pelaksanaan Proyek*

Asahan

Arogansi Kadis Kesehatan Asahan Terhadap Wartawan Jadi Sorotan