Home / Berita

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 11:12 WIB

Polres Sintang Bersama Dinkes Gelar Sosialisasi Larangan Edar Obat Sirup Anak 

Viewer: 592
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 21 Detik

Sintang, Kalbar – KOMPAS NASIONAL.Com-
Menindaklanjuti himbauan Kemenkes RI terkait penarikan sejumlah merk obat yang beredar di pasaran, Polres Sintang menggelar sosialisasi terkait bahaya pengunaan obat sirup untuk anak, Jumat (21/10/2022).

Sosialisasi ini didasari oleh keterangan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia terkait larangan penggunaan obat sirup untuk anak-anak dikarenakan mengandung Dietilen Glikol (DEG) maupun Etilen Glikol (EG) yang diduga mengakibatkan gagal ginjal akut pada anak yang bahkan bisa berakibat pada kematian.

Sosialisasi dan pengecekan yang dilakukan oleh Polres Sintang bersama Dinas Kesehatan ini guna memastikan 5 (lima) jenis obat sirup tersebut sudah ditarik dari peredaran hingga instruksi lebih lanjut dari Kemenkes RI.

Baca Juga  Tinjau Pelaksanaan 1 Juta Vaksinasi Booster, Kapolri Bicara Mudik Sehat dan Nyaman

Adapun kelima jenis obat sirup yakni Termorex Sirup (obat demam), Flurin DMP Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Cough Sirup (obat batuk dan flu), Unibebi Demam Sirup (obat demam) dan Unibebi Demam Drops (obat demam).

Kapolres Sintang melalui Kasat Samapta Iptu Baryono menjelaskan saat pihaknya melakukan sosialisasi dan pengecekan kepada sejumlah apotek dan toko obat, penarikan terhadap kelima jenis obat tersebut telah dilakukan oleh para pengelola toko obat masing-masing di pasaran.

“Dari belasan apotek dan toko obat yang kita kunjungi, bisa kita lihat mereka sangat tanggap sehingga ketika informasi larangan penggunaan obat sirup tersebut dirilis mereka sudah melakukan penarikan”, jelasnya.

Baca Juga  Bupati Samosir Monitoring Kesiapan Berkebiasaan Baru Para Pengusaha Wisata

Dengan adanya sosialisasi dan himbauan ini Polres Sintang bersama Dinas Kesehatan berharap masyarakat dapat lebih selektif terhadap penggunaan obat sirup pada anak mengingat saat ini hanya terdapat lima jenis tetapi kedepannya mungkin juga bisa bertambah.

“Saat ini masyarakat harus lebih selektif dalam memilih obat sirup untuk anak, selain lima jenis ini bisa saja kedepan jenisnya dapat bertambah lagi”, tambah Baryono.

(Hasnan Sutanto/Totom)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Gubernur Sutarmidji Hadir Pelantikan Dan Sumpah MPW ISMI Kalbar Periode 2021-2026

Berita

Tangguh dan Luar Biasa Srikandi Polres Melawi Ikuti Lomba Menembak Kapolres Melawi Cup

Berita

Polres Kapuas Hulu Perketat Pengamanan di Gereja jelang Paskah

Berita

Danrem 121/Abw membuka kegiatan TMMD ke 110 tahun 2021

Berita

Rehabilitasi Narkoba WBP Lapas Kelas IIA Pematangsiantar Kanwil Kemenkumham Sumut Resmi Dibuka

Berita

Disebut Mahal dan Tak Jelas Oleh Prabowo, Ini Jawaban Gubernur Sumsel

Berita

Peringati HUT DWP ke-22, DWP Tapsel Gelar Berbagai Kegiatan

Berita

Mobil RI 1 Jokowi Terjang Jalan Rusak Berlubang di Lampung