Home / Daerah

Rabu, 29 Desember 2021 - 00:12 WIB

Bertambah, Bareskrim Tetapkan 4 Tersangka Lagi Kasus Investasi Alkes Bodong

Viewer: 482
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 23 Detik

JAKARTA KOMPAS NASIONAL– Penyidik Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dit Tipideksus) Bareskrim Polri kembali menetapkan seorang tersangka dalam kasus dugaan penipuan investasi program suntik modal alat kesehatan (alkes). Total, tersangka menjadi empat orang.

“(Tersangka baru) DA, 26,” kata Dir Tipideksus Bareskrim Polri Brigjen Whisnu Hermawan, Selasa (28/12/2021).

DA, merupakan suami tersangka DR. Pasangan suami istri itu ditangkap di sebuah Resort kawasan Bogor, Jawa Barat, pada 21 Desember 2021.

Namun, polisi tidak langsung menetapkan DA sebagai tersangka.

Polisi baru menemukan dugaan keterlibatannya dalam proses penyelidikan.
Sebelumnya, polisi telah menangkap tiga tersangka. Yakni DR, 27; VAK, 21; dan BS, 32. Ketiganya berperan mengiming-iming korban melakukan investasi alkes dengan keuntungan hingga 30 persen yang dapat diterima dalam 1-4 minggu.

Baca Juga  Letjen Novi Helmy Kembali Dinas di TNI Usai Tak Jabat Dirut Bulog

Para investor masih mendapat keuntungan per Jumat, 3 Desember 2021. Namun, per Minggu, 5 Desember 2021 para korban tak lagi menerima keuntungan sesuai perjanjian awal.

Para pelaku diduga membawa kabur uang korban yang disebut-sebut mencapai Rp1,3 triliun.

Ketiga tersangka dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara; Pasal 372 KUHP Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP atau Pasal 56 KUHP tentang Tindak Pidana Penggelapan, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara; Pasal 46 ayat (1) Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998 tentang Perbankan, dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Baca Juga  Pria di Tangerang Gugup Saat Dirazia Malam, Ternyata Bawa Sekilo Ganja

Kemudian, Pasal 105 dan/atau Pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan, dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara; dan Pasal 3 dan/atau Pasal 4 dan/atau Pasal 5 dan/atau Pasal 6 Jo Pasal 10 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

HASNAN.S/RAHMAN

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pura-pura Jadi Nelayan, Penyelundup PMI Ilegal di Batam Ditangkap

Berita

Syahputri Hefriansyah “Gebrak Masker” Dan Bagikan CSR BRI

Berita

Termasuk Anton-Rospita Berikut 75 Paslon Pilkada Serentak 2020

Daerah

Suasana Haru Iringi Prosesi Pelepasan Mantan Kapolres Sekadau AKBP K. Tri Panungko, S.I.K, M.M

Daerah

Pencegahan Covid-19 di Kabupaten Samosir

Berita

instruksi Kapolri dan Kapolda, Polres Batang Bagikan Ribuan Masker ke Masyarakat.
Ket Gbr. Massa Mahasiswa Bima Tabagsel Ketika Menyampaikan Orasinya Di Lapangan Perkantoran Bupati Tapsel

Berita

Belasan Mahasiswa Bima Tabagsel Gelar Aksi Damai Di Kantor Bupati Tapsel

Berita

Angin Kencang Melanda 4 kec,Dua Bulan Lalu,Kemensos RI,beri Bantuan Berupa Uang Tunai