Viewer: 993
0 0

Home / Berita

Minggu, 2 Agustus 2020 - 13:55 WIB

Bentrok Kelompok Ambon, Warga Pondok Gede Luka-Luka

Viewer: 994
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 20 Detik

Kompasnasional | Bentrokan warga dan kelompok Ambon pecah di Kampung Rawa Bacang Pasar Kecapi, Jalan Raya Hankam, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi pada Sabtu (1/8/2020) malam. Akibatnya, satu warga setempat mengalami luka – luka dan harus mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Bentrokan yang terjadi tadi malam tersebut sempat mencekam wilayah Rawa Bacang. Bentrokan itu dipicu masalah sepele, karena salah satu kelompok Ambon tidak terima sepeda motor yang sedang terparkir disenggol sebuah mobil. Alhasil, bentrokan itu langsung terjadi.

Dalam peristiwa itu, petugas kepolisian mengamankan 11 orang dari kelompok Ambon.

Baca Juga  Berikan Pelayanan Kepada Masyarakat, Polsek Selimbau Kawal Penyaluran BLT-DD

”Dugaan ada empat orang yang terbukti melakukan pengeroyokan. Kasus ini masih pendalaman,” kata Kasat Reskrim Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi Kota, AKBP Heri Purnomo, Minggu (2/8/2020).

Menurut dia, peristiwa itu berawal ketika salah satu warga hendak memasukkan kendaraan roda empat ke garasi rumahnya. Secara tidak sengaja, ada sekelompok Ambon yang memarkirkan sepeda motor dan tersenggol. Sebab, saat itu ada yang merayakan ultah sekitar pukul 21.00 WIB.

“Jalannya memang sempit, karena kondisi kelompok itu mabuk, gak terima langsung memukuli yang menyenggol itu,” ungkapnya. Dari kejadian itu, salah satu kelompok Ambon diamankan di rumah ketua RT setempat. Tak lama kemudian warga berdatangan begitu pula anggota kelompok Ambon.

Baca Juga  Bekerjasama dengan Dinkes dan Pukesmas, Polres Melawi Gelar Bakti Kesehatan Sambut Hari Bhayangkara Ke-76

“Makin banyak orang dan terjadi keributan, yang dipukuli memanggil teman – temannya karena melihat langsung dipukuli kelompok itu,” paparnya. Untuk melerainya, petugas kemudian datang ke lokasi untuk segera merelai dan mengamankan 11 orang kelompok Ambon.

Kemudian warga dan kelompok itu langsung membubarkan diri, sedangkan petugas masih melakukan penjagaan di lokasi. Heri mengaku, ada empat orang yang diduga terbukti melakukan penganiayaan.

”Kasus ini masih dalam pendalaman, para saksi sedang diminta keterangannya,” tegasnya. (OZ/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Empat Pejabat BPN Terjaring OTT ,Kejari Sita Rp32,4 juta

Berita

Kunjungi Kodim 1206/Psb, Pangdam XII/Tpr Jangan Lelah Berbuat Terbaik Untuk Rakyat

Berita

Kapolda Kalbar Berikan reward Penghargaan Kepada Personil Dit Samapta

Berita

Kejar Herd Immunity, Satgas Yonif 643/Wns Bantu Vaksinasi Massal di Perbatasan

Arsip

Takut Ancaman Ahok, PNS DKI Hadir 100 Persen Usai Lebaran

Berita

Antisipasi Penyebaran PMK Ternak, Pemkab Samosir Akan Batasi Lalu Lintas Ternak Dari Luar Samosir

Berita

Gubernur Kalbar Sutarmidji : Publik Speaking Di perlukan Dalam Kepemimpin

Berita

Gelar Operasi Pasar Minyak Goreng Murah Polres Melawi dan Distributor Bantu Penuhi Kebutuhan Masyarakat Pinoh Kota