Home / Berita

Jumat, 20 Maret 2026 - 14:40 WIB

Belum Satu Tahun, Proyek Rabat Beton Rp 339 Juta di Desa Pardomuan Sudah Kupak-Kapik

Viewer: 105
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 31 Detik

SAMOSIR Jejak Nasional – Pengelolaan Dana Desa (DD) tahun anggaran 2024 di Desa Pardomuan, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, kini menjadi sorotan tajam warga. Pasalnya, proyek pengerasan jalan rabat beton di kawasan Siuntegodang yang menelan biaya fantastis sebesar Rp 339 juta ditemukan dalam kondisi rusak, meski jarang dilalui kendraan.

Proyek “Tambal Sulam” yang Dipertanyakan

Berdasarkan data Surat Pertanggungjawaban (SPJ) Desa Pardomuan tahun 2024, desa ini mengelola total Dana Desa sekitar Rp 800 juta. Hampir separuh dari anggaran tersebut dialokasikan untuk pembangunan jalan rabat beton Siuntegodang sepanjang 250 meter.

Ironisnya, lokasi tersebut bukanlah akses jalan baru. Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa jalan tersebut sebelumnya sudah pernah dirabat beton beberapa tahun silam. Pengerjaan kembali (overlay/rehabilitasi) di tahun 2024 mengindikasikan bahwa kualitas bangunan sebelumnya telah rusak, namun proyek terbaru ini justru menunjukkan hasil yang lebih memprihatinkan.

Baca Juga  Oknum Polisi yang Tembak Prajurit TNI AD di Cengkareng Jadi Tersangka

Dugaan Korupsi dan Kualitas Rendah

Pantauan di lapangan menunjukkan kondisi fisik jalan yang sudah mulai terkelupas dan hancur di beberapa titik. Padahal, dengan anggaran mencapai Rp 339 juta untuk panjang hanya 250 meter, masyarakat berekspektasi mendapatkan kualitas jalan yang kokoh dan tahan lama.

Kondisi ini memicu spekulasi negatif di tengah masyarakat. Muncul dugaan kuat bahwa pengerjaan proyek tidak sesuai dengan spesifikasi teknis atau Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“Menjadi pertanyaan besar bagi kami, bagaimana anggaran sebesar itu menghasilkan kualitas jalan yang belum satu tahun sudah rusak lagi. Kami menduga ada praktik ‘penyunatan’ anggaran atau korupsi dalam proyek ini,” ujar salah satu sumber yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga  Gubernur H.Sutarmidji Berharap Target Vaksinasi di Kalbar Bisa Mencapai 70%

Transparansi Anggaran Jadi Sorotan

Hingga berita ini diturunkan, pihak Pemerintah Desa Pardomuan belum memberikan klarifikasi resmi terkait hancurnya proyek rabat beton tersebut. Warga mendesak pihak Inspektorat Kabupaten Samosir maupun aparat penegak hukum untuk segera turun ke lapangan melakukan audit investigasi.

Masyarakat berharap agar setiap rupiah Dana Desa benar-benar dimanfaatkan untuk pembangunan yang berkualitas, bukan justru dijadikan ajang mencari keuntungan pribadi yang merugikan kepentingan umum.(JJN/01)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
100 %
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

PANDANGAN UMUM FRAKSI DPRDHUMBAHAS TERHADAP NOTA PENGANTAR BUPATI ATAS RANPERDA T. A. 2021

Berita

Dinkes Samosir Buang Obat Kadaluarsa Sembarangan di Lokasi Kantor

Arsip

Bikin Heboh! Putus dari Vebby, Baim Wong Kedapatan Jalan Bareng Ayu Ting Ting

Berita

Jabat Erat Prabowo dan Doa dari Anies Baswedan

Berita

Forum Group Diskusi Cabang Dinas Siantar Gelar Sosialisasi PPGP Angkatan ke – 5

Berita

Keputusan Terbaru Menhub Tentang Driver Online

Berita

Penangkapan Kasus Pencurian Yang Meresahkan Warga Kecamatan Tanah Pinoh (Kota Baru)*

Berita

Warga Perbatasan Kembali Serahkan Senjata Api Rakitan dengan Sukarela kepada Satgas Pamtas Yonif 645/GTY