Home / Berita

Selasa, 12 April 2022 - 16:05 WIB

Forum Group Diskusi Cabang Dinas Siantar Gelar Sosialisasi PPGP Angkatan ke – 5

Viewer: 533
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 46 Detik

Kompas Nasional l  PEMATANGSIANTAR-Forum Group Diskusi (FGD) Cabang Dinas Siantar menggelar Sosialisasi Program Pendidikan Guru Penggerak (PPGP) Angkatan ke-5. Kegiatan dihelat di Aula SMA Swasta RK Budi Mulia, Jalan Malanthon Siregar, Kota Pematangsiantar. Selasa 12 April 2022  menerapkan protokol kesehatan ketat dengan peserta Kepala Sekolah SMA, SMK se Cabang Dinas Pendidikan Siantar.

Guru Penggerak adalah pemimpin pembelajaran yang mendorong tumbuh kembang murid secara holistik, aktif dan proaktif dalam mengembangkan pendidik lainnya untuk mengimplementasikan pembelajaran yang berpusat kepada murid, serta menjadi teladan dan agen transformasi ekosistem pendidikan untuk mewujudkan profil Pelajar Pancasila.

Kepala Cabang Dinas Siantar, James Andohar Siahaan S.STP dalam keterangannya menjelaskan, PGP merupakan program khusus pemerintah untuk para guru, sesuai surat edaran resmi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan mengenai rekrutmen calon guru penggerak angkatan 5 tentang penindaklanjutan peluncuran kebijakan merdeka belajar.

Lebih lanjut James menjelaskan, bahwa Program Guru Penggerak untuk jenjang SMA dan SMK di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun sudah memasuki angkatan ke 5, Mereka yang lulus di angkatan saat ini berjumlah 15 orang. 

“Sat ini mereka memasuki loka karya ke lima. Sebelum mereka ditetapkan menjadi guru penggerak sepenuhnya harus melakukan beberapa tahap lagi. Total loka karya yang akan dilakukan ada 8 tahapan,” ucap James. Selasa,(12/4/22).

Baca Juga  Wujudkan Kepedulian Antar Sesama, Koramil Teluk Batang, Kodim 1203/Ktp, Bagi Takjil Untuk Berbuka Puasa.

Sebelumnya, terang dia, pada Program Guru Penggerak yang sudah selesai melakukan loka karya mulai dari angkatan I, II, III, dan IV, berjumlah 6 orang. Guru-guru tersebut sudah lulus dan menerima sertifikat dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) . 

Selain itu, sebut James, ada juga  guru yang lulus dari Program Guru Penggerak ini dan memeiliki sertifikat sebagai tutor atau pengajar untuk mendampingi para guru-guru penggerak yang saat ini sedang berlangsung. 

“Meskipun guru-guru penggerak saat ini sudah sampai hingga loka karya tahap ke lima, bisa jadi 15 peserta tadi bisa tidak lulus menjadi guru penggerak. Jadi, semuanya sudah dijadwalkan oleh Kementerian pusat langsung. Dan mereka pun melaporkan tugas-tugas loka karya tersebut langsung ke Kemendikbudristek,” sebut James. 

James menuturkan, para guru-guru penggerak yang lulus dan memiliki sertifikat itu nantinya bisa mengimplementasikan pembelajarannya, menggerakkan komunitas belajar bagi guru di sekolah dan di wilayahnya. Guru Penggerak juga nantinya dapat mengembangkan program kepemimpinan murid untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila.

“Guru Penggerak ini dijadikan sebagai influencer. Seseorang yang memiliki kemampuan untuk memengaruhi orang lain yakni warga di sekolahnya. Guru penggerak inilah nantinya sebagai  ujung tombak transformasi pendidikan di sekolah tersebut,” tegas dia. 

Baca Juga  PT. Bank CIMB Niaga Tbk Serahkan  CSR 25 Juta Kepada SMK Swasta Teladan Pematang Siantar

Guru Penggerak juga merupakan pendorong dalam upaya peningkatan kualitas proses pendidikan di sekolah yang nantinya akan menggerakkan seluruh ekosistem sekolah untuk mendukung proses dan hasil belajar peserta didik. 

Saat disinggung, apakah bisa Guru penggerak yang sudah lulus dan memiliki sertifikat, menjadi kepala sekolah? 

“Bisa saja. Nanti ketika guru penggerak itu memenuhi syarat, seperti dari segi pangkat, dan pengalaman pekerjaan, dalam hal ini tim manajerial sebagai wakil kepala sekolah, maka kurang lebih dua tahun kemudian, guru penggerak tersebut bisa diajukan jadi kepala sekolah,” katanya. 

James berharap, guru penggerak yang sudah lulus sertifikat bisa melihat siapa – siapa yang akan menjadi guru penggerak selanjutnya. Mereka juga bisa berperan dalam mensosialisasikan dan menggerakkan seluruh ekosistem pendidikan guna mewujudkan program kebijakan dari Kemendikbudristek yakni Merdeka Belajar. 

“Kebijakan Merdeka Belajar merupakan langkah untuk mentransformasi pendidikan demi terwujudnya Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul Indonesia yang memiliki Profil Pelajar Pancasila,” tutupnya.

Toni Tambunan.

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Risma Disebut Dapat Tawaran Jadi Menteri Sosial Menggantikan Juliari Batubara

Berita

Agar Tepat Sasaran, Babinsa Sungai Daun Dampingi Penempelan KPM di Rumah Warga*

Berita

Jupiter Tetap Bisa Cari Nafkah Meski Dibui

Berita

Hasrul Azis Sikumbang Raih Juara l Lomba Menembak Master Player 2021

Berita

Khitan Gratis, Cara Satgas Yonif 407 Dekati Masyarakat Perbatasan*

Berita

Satreskrim Polres Kubu Raya Gelar Rekontruksi Pembunuhan diMega Timur Dengan 43 Adegan

Berita

Gubernur Kalbar Dukung Karil Sepak Bola Ilham Putrayuda Asal Kalbar, di Kancah Internasional

Berita

Sengketa Pilkades Desa Priangan di Selesaikan Oleh Kapolsek Jelai Hulu Melalui Mediasi