Home / Berita

Selasa, 5 Maret 2024 - 10:19 WIB

Bawaslu soal Dugaan Penggelembungan Suara PSI: Tidak Benar

Ketua KPU Hasyim Azzahri Dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja

Ketua KPU Hasyim Azzahri Dan Ketua Bawaslu Rahmat Bagja

Viewer: 236
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 52 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI mengaku telah memverifikasi dugaan penggelembungan perolehan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI). 

“Ada beberapa yang kita verifikasi tidak terbukti. kemudian kita verifikasi ke lapangan misalnya ada di Cilegon, terselesaikan, ada di sosial media kan? Ada juga di Jawa Tengah yang sudah selesai secara berjenjang, sudah diselesaikan,” kata Ketua Bawaslu RI Rahmat Bagja di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin (4/3/2024).

Bagja mengatakan di beberapa daerah, hasil formulir c hasil plano sama dengan formulir d hasil di tingkat kecamatan. Kendati demikian, kata dia, masih ada kesalahan membaca formulir ke Sirekap.

“Untuk di Sukoharjo, Kecamatan Gatak, terus Kelurahan Geneng, TPS berapa nih? Jadi hasil laporan teman-teman demikian. Itu untuk Gatak. Untuk Cilegon juga demikian. Jadi tidak benar,” ujarnya.

Baca Juga  Polisi Prediksi 3.000 Pendukung Paslon Padati Lokasi Debat Pilpres

Lebih lanjut, Bagja menyampaikan jika KPU telah memperbaiki masalah teknologi Optical Character Recognation (OCR). Diketahui, KPU sempat mengungkapkan jika OCR yang digunakan Sirekap tidak akurat dalam membaca formulir c hasil.

“Kan sudah ada perbaikan, kalau OCR kan masalah C Hasil, C Hasil konversi dari gambar ke angka kalau enggak salah begitu ya katanya. Jadi ya harus diperbaiki kan sudah ada, ada maintenance dua sampai tiga hari di KPU,” ujarnya.

Kendati demikian, Bagja meminta KPU tidak berhenti melakukan rekapitulasi berjenjang secara manual. Sebab, kata dia, rekapitulasi berjenjang menjadi acuan untuk penghitungan suara.

“Yang kita tidak boleh itu berhenti rekapitulasi berjenjang manual, itu yang nggak boleh berhenti. Begitu maju laksanakan terus,” ucap dia.

KPU sebelumnya menegaskan tidak ada penggelembungan suara perolehan untuk PSI dalam pemilihan legislatif DPR RI 2024. KPU menyebut melonjaknya suara PSI di website pemilu2024.kpu.go.id lantaran ada kesalahan pada Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap).

Baca Juga  Bhabinkamtibmas Dan Babinsa Kelurahan Banjar Serasan Dampingi Penyaluran BAKSOS 389 KPM

“Tidak ada terjadi penggelembungan suara, yang ada adalah ketidakakuratan teknologi OCR (optical character recognition) dalam membaca foto formulir model C.hasil plano. Di sini pentingnya peran serta aktif pengakses Sirekap untuk menyampaikan telah terjadinya ketidakakuratan tersebut,” kata Ketua Divisi Teknis KPU RI Idham Holik kepada wartawan, Senin (4/3/2024).

Idham menjelaskan pihaknya sejak awal telah menjalankan rekomendasi Bawaslu, jika Sirekap perlu diakurasi data sesuai formulir model C.hasil. Idham menyebut data tersebut saat ini sedang dalam proses akurasi.

“Sekali lagi kami sampaikan bahwa hasil resmi perolehan suara peserta pemilu itu berdasarkan rekapitulasi yang dilakukan secara berjenjang,” jelas dia.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Menkopolkam: PPN 12 Persen Batal Naik, Hadiah Tahun Baru dari Presiden Prabowo

Berita

Pontianak Turun ke PPKM Level 3, Wako Minta Warga Tetap Perketat Prokes

Berita

Hasrul Azis Sikumbang Dilantik Sebagai Ketua Master Player Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga

Berita

Partisipasi di Hari Bakti Radio, Prajurit Kodam XII/Tpr Ikuti Donor Darah di RRI

Berita

Reses Ditengah Pandemi, Jamil Zeb Tumori Luncurkan Program Kesejahteraan Masyarakat

Berita

Update Korban Bencana Aceh-Sumut-Sumbar: 442 Orang Tewas, 402 Masih Hilang

Berita

Operasi Keselamatan, Satlantas Polres Melawi Edukasi Warga Gunakan Stiker*

Berita

Gubernur Kalbar Menerima Kunjungan Dirut PT BAI