Home / Berita

Kamis, 14 Maret 2024 - 12:17 WIB

Banjir dan Longsor Kepung Kota Semarang

Viewer: 238
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 37 Detik

Jakarta, jejaknasional.com – Banjir dan tanah longsor melanda hampir sebagian besar Kota Semarang, Jawa Tengah sejak Rabu (14/3). Bencana alam itu terjadi menyusul hujan dengan intensitas sedang hingga deras yang mengguyur sejak siang hingga malam.

Longsor terjadi di 10 titik, di antaranya di Jalan Srikaton barat RT 2 RW 6 Kelurahan Purwoyoso, longsor di RT 1 RW 7 Kelurahan Sendangmulyo, longsor di Ngaglik Lama RT 3 RW 5 Kelurahan Bendungan, dan tanah longsor di Jalan Jomblang Perbalan RT 1 RW 2 Kelurahan Candi.

Kemudian ada longsor Jalan Gombel Lama RT 5 RW 5 Kelurahan Tinjomoyo, longsor di Lempongsari RT 6 RW 1 Kelurahan Lempongsari, longsor di rumah di Kampung Baru RT 1 RW 15 Kelurahan Jomblang, Kecamatan Candisari.

Baca Juga  New Car Technology May Take The Wheel out of Human Hands

Lalu longsor di Jalan Ngesti Waluyo Kelurahan Mlatibaru, longsor di Jalan Saputan Barat, RT 3 RW 13 Kelurahan Jomblang, dan longsor RT 04 RW 09 Kelurahan kembangarum.

Sementara banjir sementara ini tercatat terjadi di 10 titik wilayah Kota Semarang. Tinggi muka air (TMA) beragam antara 15-80 centimeter (cm). Kondisi banjir juga mengalami tren kenaikan genangan akibat hujan masih berlangsung hingga menjelang tengah malam.

Lalu lintas di sepanjang jalur yang menghubungkan Kota Semarang menuju Demak-Surabaya itu juga lumpuh total. Beberapa kendaraan jenis truk hingga mini bus terjebak dalam genangan banjir tersebut. Di samping itu, wilayah Kota Lama Semarang juga turut terendam hingga sepaha orang dewasa.

Baca Juga  Kejagung Libatkan Sejumlah Kejari Usut Dugaan Korupsi Laptop Chromebook

Hasil laporan visual lainnya menunjukkan bahwa Banjir Kanal Timur (BKT) Semarang juga meluap hingga airnya menuju ke permukiman warga. Sistem pengendali banjir Kota Semarang yang berada di bagian timur ini mengalami penurunan kapasitas daya tampung debit air, terlebih setelah terjadi hujan dalam durasi yang cukup lama.

Pemerintah Kota Semarang kemudian mendirikan posko darurat di Balai Kota Semarang yang berada di Jalan Pemuda Kota Semarang.

Di posko tersebut, tim dari BPBD Kota Semarang bersama lintas forkopimda juga mendirikan dapur umum untuk memasok makanan baik untuk warga terdampak maupun petugas yang bersiaga selama penanganan bencana berlangsung.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Fitting Baju, Okan Conelius Siap Lepas Status Duda?

Berita

Bupati Samosir bersama Wakil Bupati Samosir Monitoring Pos Penyekatan PPKM MIKRO Kabupaten Samosir

Berita

Gubernur Kalbar Sutarmidji Hadiri Acara Syukuran HUT ke- 63 Kodam XII/Tanjungpura

Berita

Mantan Pemain Liverpool Berencana Mencalonkan Diri Jadi Presiden Senegal

Berita

Konfirmasi Positif Covid – 19 di Samosir Update 23 Oktober 2020 : Tidak ada Penambahan Kasus, Tetap 28 Orang

Berita

Tingkatkan Kualitas Satuan, Kasdam XII/Tpr Buka Taklimat Awal Wasrik Current Audit Itjenad TA 2021

Berita

Upacara HUT Bhayangkara Ke- 75 Di Polsek Pontianak Timur

Berita

Wakil Bupati Kapuas Hulu Pimpin Apel Hari Kesaktian Pancasila