Viewer: 917
0 0
Viewer: 918
0 0

Home / Internasional

Selasa, 8 September 2020 - 15:44 WIB

Arab penjarakan 8 orang untuk kasus Khashoggi, penyidik PBB: Saudi mengejek keadilan

Viewer: 919
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

Kompasnasional | Pada Senin (7/9/2020), pengadilan Arab Saudi memenjarakan delapan orang dengan hukuman bervariasi mulai 7 hingga 20 tahun atas pembunuhan jurnalis Saudi Jamal Khashoggi pada 2018.

Melansir Reuters, pengadilan itu dikritik oleh seorang pejabat PBB dan aktivis hak asasi manusia yang mengatakan dalang pembunuhan itu tetap bebas.

Khashoggi, seorang kritikus Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman, terakhir terlihat di konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober 2018, di mana dia pergi untuk mendapatkan dokumen pernikahannya. Mayatnya dilaporkan dipotong-potong dan dipindahkan dari gedung dan jenazahnya hingga kini belum ditemukan.

Baca Juga  3 Pejabat Militer Korut Dicopot karena Protes Pertemuan Kim Jong Un dengan Trump

Pembunuhan itu menyebabkan keributan global dan menodai citra reformis Pangeran Mohammed, penguasa de facto kerajaan dan putra Raja Salman.

Media pemerintah melaporkan bahwa lima orang dijatuhi hukuman penjara 20 tahun, satu orang dijatuhi hukuman 10 tahun dan dua orang menerima hukuman tujuh tahun untuk pembunuhan tersebut.

Baca Juga  "Arsenal Mestinya Incar Pemain yang Lebih Berkualitas"

Tak satu pun dari terdakwa itu disebutkan namanya.

Setelah keputusan itu, tunangan Khashoggi mengatakan delapan orang yang dipenjara bukan satu-satunya pihak yang bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

“Pihak berwenang Saudi menutup kasus ini tanpa dunia mengetahui kebenaran siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan Jamal,” tulis Hatice Cengiz dalam sebuah pernyataan.

Siapa yang merencanakannya, siapa yang memesannya, di mana tubuhnya?(KCI/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Internasional

Kapal induk AS berlayar di Laut China Selatan, begini komentar China

Internasional

Pelaku Penyerangan di Gereja Kota Nice Perancis Dipindah ke Paris untuk Perawatan Medis

Internasional

UU Aborsi di Polandia Picu Protes Masyarakat, Unjuk Rasa Sudah Sepekan

Internasional

Akhirnya, Jack Ma Muncul ke Publik

Asahan

Lions Club Golden Estate Diserbu 600an Masyarakat Kurang Mampu

Berita

Mantan Pemain Liverpool Berencana Mencalonkan Diri Jadi Presiden Senegal

Internasional

Kanye West Jadi Pria Kulit Hitam Terkaya dalam Sejarah Amerika

Internasional

Gelandangan Terobos Pangkalan AS yang Simpan Air Force One