Home / Teknologi

Senin, 28 Juni 2021 - 19:27 WIB

Oxford Lakukan Uji Klinis Ivermectin Terbesar di Dunia untuk Pengobatan Covid-19

Viewer: 4450
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 27 Detik

Kompasnasional l Universitas Oxford beberapa waktu lalu telah meluncurkan uji klinis untuk menguji apakah Ivermectin bekerja dalam mengobati penyakit coronavirus.

Ini disebutkan sebagai uji klinis terhadap ivermectin terbesar di dunia yang pernah dilakukan.

Seperti yang telah diketahui, Ivermectin biasanya digunakan untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh infeksi parasit, termasuk onchocerciasis atau ‘river blindness’ dari cacing nematoda Onchocerca volvulus.

Tetapi penggunaan Ivermectin untuk pengobatan Covid masih kontroversial, dan European Medicines Agency (EMA) menyarankan untuk tidak menggunakannya di luar uji klinis acak.

Meskipun dipromosikan sebagai obat untuk Covid di beberapa negara, seperti Brasil dan Indonesia, sebagian besar studi ilmiah tentang efektivitasnya melibatkan eksperimen yang tidak terkontrol dengan baik atau sejumlah kecil peserta. Ada sedikit bukti bahwa obat itu pasti bekerja.

Baca Juga  Anti Gempa, Seorang Arsitek Beijing Ciptakan Gedung Cetak 3D

Melansir Forbes, Senin (28/6/2021) penelitian telah menunjukkan bahwa Ivermectin dapat membunuh virus corona SARS-CoV-2 dalam sel yang tumbuh di laboratorium dan pada tikus hidup (tetapi hanya pada dosis tinggi yang dapat menjadi racun bagi manusia), sementara studi observasional terhadap orang yang sudah menggunakan obat menunjukkan kemungkinan efektif untuk Covid, tetapi penelitian tersebut tidak mengontrol faktor pembaur seperti ketika orang sengaja memilih obat, yang mengarah ke masalah seperti efek plasebo.

Percobaan skala besar Oxford akan melibatkan pemberian Ivermectin kepada orang tua dan orang dewasa dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya. Dengan membandingkan peserta tersebut dengan pasien yang menerima perawatan standar dari National Health Service (NHS) Inggris, penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan apakah obat tersebut membantu orang keluar dari rumah sakit.

Baca Juga  Indonesia Bakal Produksi 14 Juta Kendaraan Listrik pada 2035

Seperti obat terkenal lainnya, termasuk hydroxychloroquine dan Remdesivir, orang saat ini menggunakan Ivermectin untuk tujuan yang tidak ditentukan pada label obat. Penggunaan di luar label seperti itu adalah pemborosan uang jika obatnya tidak efektif, dan berpotensi berbahaya jika seseorang menggunakan obat itu alih-alih obat yang telah terbukti bekerja. (BC/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Teknologi

Hotel’ Luar Angkasa Pertama Akan Mulai Dibangun Tahun 2025

Teknologi

Studi: Buka Jendela Tekan Penularan Covid-19 di Mobil

Arsip

[Video] Robot Ini Akhiri Tradisi ‘Camping’ Buat Beli iPhone Baru

Hiburan

Sejarah Sepeda Brompton: Gereja Tempat Mata-mata Rusia Kopdar

Arsip

Bulan Ini, Google Diklaim Diklaim Resmi Luncurkan Android Nougat
Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia-KompasNasioanal

Arsip

Zenfone 2 Laser 6 Inci Dijual Rp 3,6 Juta di Indonesia

Berita

Facebook Minta Maaf Terkait Animasi Perayaan Gempa Lombok

Arsip

Google dan YouTube Diminta Diblokir, Ini Tanggapan Ilham Habibie