Viewer: 758
0 0

Home / Berita

Kamis, 1 Oktober 2020 - 15:57 WIB

Beras Bantuan PKH Bercampur Biji Plastik Kembali Ditemukan

Viewer: 759
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 58 Detik

Kompasnasional | Kejaksaan Negeri Purwakarta kembali menerima laporan adanya beras bantuan dari Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial yang diduga bercampur dengan biji plastik. Kejari Purwakarta pun memeriksa ke lapangan dan menemukan karung beras bantuan dari Kemensos dengan biji plastik di dalamnya.

Kepala Kejaksaan Negeri Purwakarta Andin Adyaksantoro mengatakan awalnya beras diduga bercampur biji plastik dilaporkan warga di Desa Parakanlima di Kecamatan Jatiluhur. Setelah melakukan penyelidikan lebih lanjut ternyata pihaknya menemukan kembali kondisi serupa di wilayah Kecamatan Sukatani.

“Sudah ada tiga karung (temuan). Ada di titik baru. Ada beberapa wilayah,” kata Andin kepada wartawan di Kantor Kejari Purwakarta, Kabupaten Purwakarta, Kamis (1/10).

Ia mengaku pihaknya masih menyelidiki dan melakukan penelusuruan perihal kasus ini. Kejari pun menggali keterangan dari saksi-saksi terkait untuk membuktikan kebenaran dibalik beras bantuan yang diberikan kepada masyarakat kurang mampu tersebut.

Baca Juga  China Klaim Puncak Wabah Virus Korona di Negaranya Telah Berakhir

“Barang (beras) dari Bulog. Tapi kita dalami lebih lanjut,” ujarnya.

Ia pun tidak ingin berspekulasi perihal kemungkinan bagaimana biji plastik bisa tercampur di dalam beras bantuan tersebut. Menurutnya petugas akan menyelidiki secara menyeluruh mulai dari penyediaan bantuan, penyaluran hingga beras bisa diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sementara itu dalam keterangan tertulisnya Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika juga angkat bicara terkait temuan dugaan campuran biji plastik di dalam beras bantuan untuk PKH yang ada di wilayah Desa Parakanlima, Kecamatan Jatiluhur, Purwakarta. Ia mengaku mendapatkan laporan dari Kepala Dinas Sosial Purwakarta namun hanya ditemukan di satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari total penerima sebanyak 34 ribuan KPM PKH.

“Saya dapat laporan adanya di Parakanlima tapi yang melapornya itu dari warga di Desa Sukamaju. Ketika kami kroscek di karung lain enggak ada. Jadi, informasi terakhir hanya ada satu titik temuan,” kata Anne.

Baca Juga  Gerindra, PKS, PAN Deklarasikan Prabowo-Sandi Capres-Cawapres 2019

Anne menegaskan penyalur beras bantuan untuk PKH ini ialah Bulog dan bukanlah Pemda Purwakarta melalui Dinas Sosial. Dirinya mengaku sangat prihatin atas kasus ini.

“Kalau betul kasusnya seperti itu, saya prihatin karena ini akan berdampak ke warga yang mengonsumsinya. Dan saya berharap jangan ada lagi kasus serupa,” ujarnya.

Berita Terkait
Sebelumnya dilaporkan keluhan dari masyarakat yang menerima bantuan beras dari Kemensos dalam program PKH. Beras dalam karung seberat 15 kilogram tersebut diduga bercampur dengan biji plastik.

Bulog saat dikonfirmasi juga akan melakukan penyelidikan lanjut perihal kondisi ini. Bulog menegaskan sudah menyediakan beras sesuai dengan kualitas yang ditentukan. Kemudian beras tersebut disalurkan kepada KPM dengan menunjuk pihak lain sebagai transporter yang dalam hal ini adalah PT BGR. (R/Red)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Babinsa Koramil 01 Sambas Monitoring Vaksin Covid 19

Berita

Presiden Palestina Bertemu Raja Yordania Bahas Kondisi Yerusalem

Berita

Dandim 0212/Tapsel Minta Kader FKPPI Tetap Solid, Kompak dan Militan

Berita

‍Beli Shabu dari Bandar Tebing Tinggi, Togat Diciduk Di Siantar dengan BB 32.35 Gram Shabu

Berita

Besok,,,! Masyarakat Tapteng Gelar Aksi Damai

Berita

ICM Minta Pemprov Malut Awasi Aktivitas Perusahan di Obi

Berita

Berkeliaran Sendirian,Anak 5 Tahun Diamankan Polsek Helvetia

Berita

Syarifah Adriana Raih Karya Bhakti Satpol PP Satu Dari Kota Se Indonesia