Home / Berita

Minggu, 21 Maret 2021 - 18:57 WIB

Ajaib! Telur Berdiri Tegak Tandai Kulminasi Matahari di Pontianak

Viewer: 504
0 0
Terakhir Dibaca:2 Menit, 27 Detik

Kulminasi Matahari Diusulkan Jadi Event Nasional

Pontianak Kalbar | KOMPAS Nasional- Detik-detik jelang matahari tepat berada di atas garis Khatulistiwa ditandai dengan mendirikan telur-telur secara tegak di kawasan Tugu Khatulistiwa oleh beberapa tamu undangan yang hadir pada Pesona Kulminasi Matahari.

Telur-telur berdiri tegak dan tanpa bayangan menjadi sebuah fenomena alam yang terjadi setiap dua kali dalam setahun.

Setiap tanggal 21-23 Maret dan 21-23 September di Pontianak dikenal juga dengan sebutan hari tanpa bayangan.

Momen Kulminasi Matahari tahun ini digelar secara terbatas.

Di tengah pandemi, event ini digelar di Tugu Khatulistiwa secara terbatas dan virtual yang dapat disaksikan masyarakat secara live streaming.

Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, tahun 2020 lalu pihaknya memang meniadakan peringatan kulminasi matahari lantaran kala itu pandemi Covid-19 tengah memuncak.

Tahun ini, momen langka ini digelar secara terbatas.

“Masyarakat bisa ikut menyaksikan fenomena alam ini secara virtual karena disiarkan secara langsung melalui streaming,” ujarnya usai menyaksikan detik-detik matahari berkulminasi di Tugu Khatulistiwa, Minggu (21/3/2021).

Uniknya, hanya Pontianak yang dilewati garis Khatulistiwa tepat di wilayah kota.

Baca Juga  POLRES TOBA IKUTI RAPIM ZOOM MEETING DENGAN KAPOLRI

Di daerah maupun belahan dunia lain, garis Khatulistiwa tidak ada yang melewati persis di wilayah perkotaan.

“Konon katanya apabila kita berada tepat di garis khatulistiwa saat fenomena kulminasi matahari maka akan awet muda,” kata Edi.

Tugu Khatulistiwa dahulu didirikan oleh astronom dari Belanda.

Namun pada tahun 2019 lalu, pihaknya mengundang ahli dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) untuk melakukan penelitian posisi tepat garis khatulistiwa.

“Hasilnya ternyata yang paling tepat berada pada bangunan bola dunia yang ada di kawasan Tugu khatulistiwa,” ungkapnya.

Edi berharap Tugu Khatulistiwa dengan fenomena alamnya ini tetap menjadi hal yang luar biasa, tidak hanya bagi Kota Pontianak saja tetapi juga Indonesia.

Dia yakin apabila kawasan ini dikelola dengan baik, maka Tugu Khatulistiwa menjadi daya pikat bagi wisatawan yang berkunjung.

“Sehingga Tugu Khatulistiwa menjadi bagian dari destinasi unggulan di Provinsi Kalimantan Barat,” tuturnya.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Kalbar, Windy Prihastari menuturkan, meskipun masih dihadapkan dengan kondisi pandemi Covid-19, namun bukan berarti semangat untuk mendongkrak sektor pariwisata mengendor.

Baca Juga  Mantap! Tiga Putra Daerah Wakili Tapsel Pada MTQ Korpri Tingkat Sumut

Pandemi Covid-19 mengajarkan banyak orang untuk memperbanyak inovasi dan kreativitas dalam menggelar event-event.

Termasuk salah satunya event pesona titik kulminasi dengan metode hybrid yakni penggabungan offline dan virtual.

“Sehingga kita tetap bisa melaksanakan event ini dengan sangat ketat menerapkan protokol kesehatan,” sebutnya.

Menurutnya, festival titik kulminasi sudah diusulkan untuk menjadi event nasional.

Saat ini tengah memasuki tahap penjurian kedua untuk masuk dalam event nasional.

Penjurian tersebut dilakukan oleh kurator dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Apabila kulminasi matahari di Pontianak ini bisa ditetapkan sebagai event nasional, maka akan menjadi nilai tambah bagi Kota Pontianak khususnya dan Provinsi Kalbar umumnya.

“Kita semua harus bangga menjadi warga Provinsi Kalbar khusus Kota Pontianak mempunyai event titik kulminasi yang tidak ada di provinsi lain.

Dengan demikian kita bisa memajukan Provinsi Kalbar dan Kota Pontianak,” pungkasnya.

Hasnan Sutanto

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Desa Sihusapi Serahkan Bantuan Pupuk Organik Kepada Masyarakat Petani

Berita

SAT LANTAS POLRES HUMBAHAS LAKUKAN PENYULUHAN DAN BAGIKAN MASKER KE SEKOLAH-SEKOLAH SAMBUT HUT LALU LINTAS KE-66

Berita

Wali Kota Pematangsiantar Hadiri Acara Pembukaan MTQ ke 54 Tahun 2022 Tingkat Kecamatan Siantar Martoba

Berita

Dicegah KPK, Fredrich Yunadi Batal Pergi ke Kanada

Berita

Tepung Tawari 83 Calhaj, Bupati Tapsel : Semoga Menjadi Haji Mabrur dan Mabruroh

Berita

Promo Nyalakan Kemerdekaan, PLN Beri Diskon Tambah Daya Hanya Rp 170.845 

Berita

Alasan Jokowi Hadiri Reuni Kehutanan UGM: Kalau Tak Datang Tambah Palsunya

Berita

Kapolresta Pontianak Laksanakan Apel Jam Pimpinan di Mapolsek Pontianak Timur