Home / Arsip / Arsip 2016 / Olahraga

Jumat, 8 April 2016 - 10:27 WIB

Semua Tim F1 menolak sistem kualifikasi baru

Viewer: 458
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 0 Detik

KOMPASNASIONAL.COM

Semua tim Formula 1 sudah menyampaikan pendapat kepada para pimpinan balapan motor itu agar kembali ke sistem kualifikasi tahun 2015.

Seruan ke-11 tim itu disampaikan di tengah-tengah berlanjutnya kritik atas sistem kualifikasi yang baru untuk musim 2016, baik itu dari pembalap, tim, petugas, maupun para pendukung.

Presiden FIA, Jean Todt, dan bos komersial, Bernie Ecclestone, ingin menerapkan format yang mencakup kombinasi dua catatan waktu terbaik untuk satu putaran.

Baca Juga  Bakal Wagub Ahok Diperiksa KPK Terkait Kasus Reklamasi

Perubahan kualifikasi ini ditempuh karena Ecclestone ingin ‘meramaikan’ balapan, yang menurutnya menjadi amat mudah ditebak.

Bagaimanapun, sistem baru -yang sempat disepakati tim- tidak berjalan seperti yang diharapkan.

Setelah balapan pembuka musim ini di Australia, semua tim sepakat untuk kembali ke sistem kualifikasi 2015 namun Todt menutup kemungkinan itu.

Para tim F1 tidak menyerah dan kembali menyampaikan usulan itu dalam pertemuan saat Grand Prix Bahrain, Minggu 3 April lalu.

Baca Juga  Dituduh Mata-mata oleh Korut, Warga AS Dihukum 10 Tahun Kerja Paksa

Todt dan Ecclestone tidak setuju dan malah menawarkan sistem yang agak berbeda.

Tim tetap tidak senang dan menulis surat dengan mengajukan alasan bahwa F1 sebaiknya kembali ke sistem tahun 2015.

Dengan sistem lama, kualifikasi terdiri dari tiga tahapan dengan tahap pertama dan kedua akan menyingkirkan enam pembalap terlambat dengan 10 pembalap bertarung di tahap ketiga untuk mencatat waktu tercepat.(kn/tbns)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Arsip

Ini Bukti Ayu Ting Ting Kencan Mesra dengan Raffi Ahmad

Olahraga

Lionel Messi Akan Tinggalkan Barcelona Akhir Musim Depan

Arsip

Stok CPO Menipis, GAPKI Salahkan El Nino

Arsip

OJK: IHSG Ditutup Meroket 15,45 Persen, Jadi Ranking 5 Terbaik Dunia
Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta-kompasnasional

Arsip

Demi Pil Koplo, Ada 1000 Pelajar Rela Menukarnya dengan Bercinta

Arsip

Petani Tembakau Dinilai Paling Susah Sejahtera

Arsip

Gatot Brajamusti Ngaku Diancam sebelum Ditangkap Polisi

Arsip

Tapanuli Utara Tempat Wisata Yang Menyenangkan