Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Reviews

Rabu, 14 September 2016 - 12:34 WIB

Pungli Marak di SMPN 2 Manduamas

Viewer: 683
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

kompasnasional.com | TAPTENG

Pungutan Liar (Pungli) di SMPN 2 Manduamas marak, hingga meresahkan masyarakat. Keresahan ini menjalar hingga ke Pusat Kabupaten, karena dipicu alasan oknum Kepala Sekolah (Kasek) yang mengait-kaitkan hal Pungli tersebut sebagai kebijakan Dinas Pendidikan.

Menurut salah seorang Wali Murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, uang Bantuan Siswa Miskin (BSM) disunat oknum Kasek Rp100 ribu per orang. Parahnya, hal pemotongan tersebut dengan membawa-bawa Dinas Pendidikan Kabupaten.

“Pemotongan tersebut kata Kepala Sekolah sebagai biaya administrasi ke Dinas Pendidikan,” lapor salah seorang Wali Murid kepada Awak Media.

Dana BSM yang diterima SMPN 2 Manduamas diberikan untuk 160 siswa, namun saat BSM tersebut cair, dipotong oleh Kasek Rp100 ribu per siswa dengan alasan sebagai biaya administrasi yang harus dibayarkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Baca Juga  Lanal TBA Siap Kembangkan Olahraga Selam

“Jadi, kalau dihitung, maka uang yang dipotong sebanyak Rp16 juta,” lapor salah seorang orang tua murid, Sabtu (10/9/2016) di Manduamas.

Selain itu, Kasek juga dituding arogan dan sewenang-wenang, bahkan sesuka hati menghentikan Guru Honorer, padahal Guru tersebut sudah 15 tahun mengabdi di SMPN 2 Manduamas.

Kemudian, Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di perjualbelikan kepada seluruh siswanya. Guru disuruh menjual buku LKS, tapi tak mendapatkan apa-apa, sehingga Guru enggan menjual Buku LKS tersebut kepada siswanya karena hanya menambah keuntungan bagi Kepala Sekolah saja.

Baca Juga  Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/Gty Hadiri Rapat Dukungan Koordinasi Perdagangan Di Kawasan Lintas Batas

“Guru hanya disuruh menjual LKS sesuai harga yang ditetapkan oleh Kepala Sekolah. Padahal, di sekolah lain, jikalau misalnya Buku LKS dijual dengan harga tertentu, setelah disetor kepada Kepala Sekolah, maka per LKS akan diberikan sebagai vee kepada Guru,” sesal sumber terpercaya di SMPN 2 Manduamas.

Hingga berita ini dimuat, pihak sekolah belum dapat diklarifikasi. Namun, beberapa Guru Kelas yang berhasil ditemui Awak Media membenarkan informasi ini.

“Kayaknya seperti itu, pak. Tolong di cek aja langsung ke Penerima BSM,” tandasnya (Demakson Tampubolon)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Polres Siantar Dinilai Lamban Tangani Kasus Teror Rumah Salah Satu Pemilik Media

Berita

PM Jepang Kirim Delegasi Temui Jokowi Bahas Proyek Infrastruktur

Berita

Bansos COVID-19 Dipungli Usai Viral Di Medsos Warga Nagori Silakkidir Dibawah Ancaman!

Berita

Gebyar dan Sarasehan GP3M, Disdik Siantar Dorong Perempuan Lebih Mandiri

Berita

Bupati Tapsel Berharap Penerima Manfaat BSPS Bisa Bangun Rumah Sesegera Mungkin

Berita

Resmikan Tim Patroli Perintis Presisi, Kapolri: Beri Rasa Aman Masyarakat

Arsip

Harga Emas Antam Naik Rp 3.000 ke Posisi Rp 570.000 per Gram

Berita

Danramil 03/Tebas Laksanakan Sosialisasi peningkatan Tenaga Keamanan (Linmas) Kecamatan.