Home / Arsip / Arsip 2016 / Berita / Reviews

Rabu, 14 September 2016 - 12:34 WIB

Pungli Marak di SMPN 2 Manduamas

Viewer: 696
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 28 Detik

kompasnasional.com | TAPTENG

Pungutan Liar (Pungli) di SMPN 2 Manduamas marak, hingga meresahkan masyarakat. Keresahan ini menjalar hingga ke Pusat Kabupaten, karena dipicu alasan oknum Kepala Sekolah (Kasek) yang mengait-kaitkan hal Pungli tersebut sebagai kebijakan Dinas Pendidikan.

Menurut salah seorang Wali Murid yang enggan disebutkan namanya mengatakan, uang Bantuan Siswa Miskin (BSM) disunat oknum Kasek Rp100 ribu per orang. Parahnya, hal pemotongan tersebut dengan membawa-bawa Dinas Pendidikan Kabupaten.

“Pemotongan tersebut kata Kepala Sekolah sebagai biaya administrasi ke Dinas Pendidikan,” lapor salah seorang Wali Murid kepada Awak Media.

Dana BSM yang diterima SMPN 2 Manduamas diberikan untuk 160 siswa, namun saat BSM tersebut cair, dipotong oleh Kasek Rp100 ribu per siswa dengan alasan sebagai biaya administrasi yang harus dibayarkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng).

Baca Juga  Parah,,, Diduga Anggaran Cair 100 Persen, Pekerjaan Belum Selesai di Sidimpuan

“Jadi, kalau dihitung, maka uang yang dipotong sebanyak Rp16 juta,” lapor salah seorang orang tua murid, Sabtu (10/9/2016) di Manduamas.

Selain itu, Kasek juga dituding arogan dan sewenang-wenang, bahkan sesuka hati menghentikan Guru Honorer, padahal Guru tersebut sudah 15 tahun mengabdi di SMPN 2 Manduamas.

Kemudian, Buku Lembar Kerja Siswa (LKS) di perjualbelikan kepada seluruh siswanya. Guru disuruh menjual buku LKS, tapi tak mendapatkan apa-apa, sehingga Guru enggan menjual Buku LKS tersebut kepada siswanya karena hanya menambah keuntungan bagi Kepala Sekolah saja.

Baca Juga  Jalin Keakraban Di Desa Binaan, Babinsa Sambas Pasang Atap Rumbia.

“Guru hanya disuruh menjual LKS sesuai harga yang ditetapkan oleh Kepala Sekolah. Padahal, di sekolah lain, jikalau misalnya Buku LKS dijual dengan harga tertentu, setelah disetor kepada Kepala Sekolah, maka per LKS akan diberikan sebagai vee kepada Guru,” sesal sumber terpercaya di SMPN 2 Manduamas.

Hingga berita ini dimuat, pihak sekolah belum dapat diklarifikasi. Namun, beberapa Guru Kelas yang berhasil ditemui Awak Media membenarkan informasi ini.

“Kayaknya seperti itu, pak. Tolong di cek aja langsung ke Penerima BSM,” tandasnya (Demakson Tampubolon)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemkab Simalungun Bangga Menjadi Tuan Rumah Kerjurnas Danau Toba Rally 2022

Berita

Ukur Pencapaian Kompetensi, Siswa Tata Rias Kecantikan Kelas XII SMK Negeri 1 Siantar Gelar UKK

Berita

Polri Ungkap 2 Kasus Penghimpunan Dana Ilegal yang Rugikan Warga Hingga Triliunan

Berita

Plt. Bupati Humbahas Buka FGD Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Tanah Kawasan Food Estate

Berita

Bupati Tapsel Buka Kajian Publik KLHS RPJMD 2021 – 2026

Berita

Gas PLTPB Bocor, Lima Warga Mandailing Natal Tewas

Berita

Direktur Rumah Sakit Umum Agoesdjam Ketapang, Feria Terkesan Plin Plan Ketika Dua Wartawan Media Online Ingin Konfirmasi

Berita

Polres Melawi melakukan Koordinasi dengan Kepala Pondok Pesantren Bustanul Qur’an