Home / Berita

Kamis, 13 Februari 2025 - 15:28 WIB

Putusan Banding: Hukuman Harvey Moeis Jadi 20 Tahun Penjara

Viewer: 348
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

Jakarta, JejakNasional – Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memperberat vonis pengusaha Harvey Moeis menjadi 20 tahun penjara dalam kasus korupsi pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) di PT Timah Tbk 2015-2022.

Putusan banding dibacakan oleh ketua majelis hakim Teguh Harianto di Pengadilan Tinggi DKI, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Kamis (13/2/2025).

Majelis hakim juga akan membacakan putusan banding terdakwa Helena Lim, Direktur Utama PT Timah Tbk periode 2016-2021 Mochtar Riza Pahlevi Tabrani, Direktur Utama PT Refined Bangka Tin (RBT) sejak tahun 2018 Suparta dan Direktur Pengembangan Usaha PT RBT sejak tahun 2017 Reza Andriansyah.

Sebelumnya, Harvey Moeis yang mewakili PT RBT divonis dengan pidana 6,5 tahun penjara dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Baca Juga  Rehab Jaringan Irigasi Rp 2 ,2 Miliar Milik Dinas PSDA Simalungun Gunakan Material "Bekas"

Harvey juga dihukum membayar uang pengganti sebesar Rp210 miliar subsider 2 tahun penjara.

Seluruh aset Harvey yang terkait dengan perkara diputuskan hakim dirampas untuk negara sebagai bagian dari pembayaran uang pengganti.

Suami dari artis Sandra Dewi ini dinilai terbukti melakukan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan tata niaga komoditas timah di wilayah IUP di PT Timah Tbk tahun 2015-2022 dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

Hal itu sebagaimana diatur dan diancam dalam Pasal 2 ayat (1) jo Pasal 18 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan Pasal 3 Undang-undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Baca Juga  Kian Banyak Pejabat Pemprov Sumut 'Dibersihkan' Gubsu Bobby Nasution

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama 6 tahun dan 6 bulan dan denda sebesar Rp1 miliar subsider 6 bulan kurungan,” ujar ketua majelis hakim Eko Aryanto saat membacakan amar putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Senin, 23 Desember 2024.

Sementara itu, dalam tuntutannya, jaksa ingin Harvey dihukum dengan pidana penjara selama 12 tahun dan denda sebesar Rp1 miliar subsider satu tahun kurungan plus uang pengganti sejumlah Rp210 miliar subsider enam tahun penjara.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Pemko Pematangsiantar Bagikan BLT Kepada Pedagang Pasar Horas

Berita

Bupati Kapuas Hulu Membuka kegiatan Penyusunan Program Kerja Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD)
Foto ilustrasi gempa

Berita

BMKG: Gempa Aceh Singkil Berjenis Dangkal dan Tak Berpotensi Tsunami

Berita

Anggota DPR-RI Rahmat Muhajirin Lemahkan Pemberantasan Korupsi, Ketua BPIKPNPA-RI : Segera Tangkap

Berita

Bupati Dan Dewan Kapuas Hulu Salurkan Bantuan Banjir Di Suhaid

Berita

Warga Perbatasan Serahkan 1 (satu) Pucuk Senjata Api Rakitan jenis Bomen Kepada Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY

Berita

Kendaraan Yang Keluar Masuk Kabupaten Dilakukan Cek Point, Di Pos Antara Kab. Sintang dan Kab. Melawi (Kalbar)

Berita

TERJAJAH LAGI ATAU BANGKIT MELAWAN