Home / Berita

Sabtu, 19 April 2025 - 10:41 WIB

Kian Banyak Pejabat Pemprov Sumut ‘Dibersihkan’ Gubsu Bobby Nasution

Kantor Gubernur Sumatera Utara

Kantor Gubernur Sumatera Utara

Viewer: 241
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 33 Detik

Medan, JejakNasional – Belum genap dua bulan Bobby Nasution menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut). Namun, sudah ada banyak pejabat di lingkungan Pemprov Sumut yang diganti Bobby Nasution.

Beberapa hari setelah pelantikan, 12 jabatan di Pemprov Sumut dirombak. Wakil Gubernur Sumut, Surya, yang melantik 12 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sumut pada 25 Februari 2025.

Kemudian dalam satu pekan terakhir, Bobby menonaktifkan lima orang pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov Sumut). Empat orang di antaranya dinonaktifkan secara serentak.

“Iya (empat pejabat eselon II dinonaktifkan sementara), sejak 11 April,” kata Inspektur Sumut Sulaiman Harahap saat dihubungi, Senin (14/4/2025).

Baca Juga  Bukber Dengan Menteri Sandi, Wali Kota Edi Kamtono Paparkan Potensi Wisata

Empat orang pejabat eselon II itu yang diganti itu adalah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, Kepala BPSDM Sumut Abdul Haris Lubis, Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Sumut Juliadi Harahap, dan Kepala Biro Otonomi Daerah Setda Sumut Harianto Butarbutar.

Abdul Haris dinonaktifkan Bobby setelah tiga pekan sebelumnya dicopot dari jabatan Kepala Dinas Pendidikan Sumut. Posisi haris digantikan Alex Sinulingga yang sebelumnya merupakan Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkimcitaru) Kota Medan.

Sulaiman mengatakan, jika Inspektorat merekomendasikan ke Bobby untuk empat pejabat di atas dinonaktifkan sementara. Kemudian Bobby menonaktifkan sementara pada 11 April 2025.

“Pokoknya direkomendasikan kepada Gubernur oleh Inspektorat karena ada pemeriksaan,” ujarnya.

Baca Juga  Pramono Masih Tunggu Perpres soal Sekolah Swasta Gratis

Tidak sampai di situ, Bobby kemudian menonaktifkan Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral (Perindag ESDM) Mulyadi Simatupang.

“Iya benar Mulyadi Simatupang dinonaktifkan sementara mulai 17 April 2025,” kata Sulaiman Harahap, Jumat (18/4).

Sulaiman menjelaskan, ada beberapa penyebab Mulyadi dinonaktifkan, seperti pencemaran nama baik Gubsu. Bobby disebut tidak mau membawa hal itu ke ranah hukum dan meminta Mulyadi diperiksa inspektorat.

“Ada beberapa, yang pertama itu pencemaran nama baik pimpinan, sebenarnya ini sudah masuk ranah hukum pidana, tapi karena sifat kebijaksanaan daripada Pak Gubernur tidak mau bawa ke tanah hukum, tapi melalui penanganan internal,” jelasnya.

(YA/JJN)

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Asyik, Ada Pusat Kuliner dan Pasar Tani di Jalan Letkol Sugiyono

Berita

Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Aspek Pelaksanaan dan Pengendalian T.A. 2022 di Polres Sanggau

Berita

Bupati Kapuas Hulu Tinjau Vaksinasi di SDN 18 Miau Merah

Berita

Jelang Libur Panjang Idul Fitri,Masyarakat di Minta Untuk Segera Vaksinasi Covid-19

Berita

FSP NIBA KSPSI BESERTA KBSI KAMPAR LAKUKAN AKSI DAMAI

Berita

Akir Nasution Terpilih Secara Aklamasi Ketua Taekwondo Indonesia Padangsidimpuan Periode 2021-2025

Berita

Polresta Pontianak Kota Amankan Aksi Unras Mahasiswa di Hari Sumpah Pemuda

Berita

Tiga Pilar Desa Sebunga Melaksanakan Pengecekan Kesiapan Perayaan Natal 2021