Home / Berita

Senin, 18 Maret 2024 - 19:01 WIB

Diduga Politik Uang Pilkada, Proyek Pariwisata Samosir Rp 5,2 Miliar Dibungkus Bunga Desa

Viewer: 433
0 0
Terakhir Dibaca:1 Menit, 39 Detik

JEJAK NASIONAL, SAMOSIR – Proyek pembangunan pariwisata senilai Rp 5,2 miliar di Kabupaten Samosir menjadi sorotan publik setelah diduga sebagai praktik politik uang menjelang pilkada yang semakin dekat. Alih-alih melalui proses lelang yang terbuka dan transparan, proyek ini diduga dipotong-potong menjadi puluhan paket kecil dan didistribusikan kepada desa-desa melalui program Bunga Desa.

Proyek senilai Rp 5,2 miliar tersebut seharusnya dilelang secara terbuka untuk mendapatkan kontraktor yang kompeten dan akuntabel. Namun, pemerintah kabupaten Samosir melalui dinas pariwisata memilih untuk memecah proyek menjadi 52 paket dengan nilai di bawah Rp 200 juta.

Paket-paket kecil tersebut kemudian didistribusikan kepada desa-desa yang dikunjungi oleh Bupati dalam program Bunga Desa. Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa proyek tersebut digunakan sebagai alat pendekatan kepada kepala desa untuk mendapatkan dukungan politik di pilkada yang akan datang.

Baca Juga  Silaturahmi Dengan Anggota Cabang L, Ini Pesan Ketua Persit KCK Daerah XII/Tpr

Praktik pemecahan proyek ini tidak hanya berpotensi merugikan negara karena peluang terjadinya praktik korupsi dan kolusi yang meningkat, tetapi juga mengancam kualitas pekerjaan karena proses seleksi kontraktor yang tidak transparan dan tidak kompetitif.

Aktivis dan organisasi masyarakat sipil di Samosir. Mengatakan, bahwa masyarakat berhak mengetahui bagaimana anggaran negara digunakan dan menuntut pemerintah kabupaten Samosir untuk memberikan klarifikasi terkait proyek Bunga Desa serta membuka seluruh informasi terkait proyek tersebut kepada publik ,”Urainya.

Kasus ini menunjukkan dampak negatif politik uang dan korupsi terhadap pembangunan daerah. Oleh karena itu, partisipasi aktif dari masyarakat dan semua pihak terkait diperlukan untuk mencegah praktik-praktik tersebut dan memastikan pembangunan di Samosir dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” Katanya.

Baca Juga  Yanieta Apresiasi Budidaya Manggot BSF UP2K Kreasi Sungai Putat

Sementara itu, Rinsan Situmorang, kades Hutaginjang kecamatan simanindo, mengatakan, bahwa kegiatan proyek gazebo di desa nya adalah hasil dari sosialisasi Bunga desa, “3 Unit Gazebo yang di kerjakan oleh Dinas pariwisata tahun 2023 lalu, ini adalah janji bupati samosir pada saat  di desa saya Bunga Desa digelar ,” Katanya.

Di sisi lain, Donator, Kepala Desa tanjungan Kecamatan simanindo, mengatakan, bahwa pekerjaan proyek yang dari dinas pariwisata adalah berupa rabat beton, itu proyek di kerjakan langsung oleh penyedia dinas pariwisata,” Singkatnya.

Reporter: Candro Situmorang

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

Kapolresta dan Ketua Cabang Bhayangkari Pontianak Kota Kunjungi Taman Bacaan Beting Permai

Berita

3 Pria dan 7 Wanita Digerebek Dalam Satu Kamar Kos saat Subuh, Ternyata Bukan Pasangan Sah

Berita

Kepala BPS Kota Psp Dan Rombongan Kunjungi Walikota

Berita

Pedagang Unjuk Rasa Tolak Pasar Pringgan Dikelola Swasta

Berita

Dua Hari Tak Kelihatan Seorang Kakek tewas Bersimbah Darah Di Ruko Berlantai Tiga Di Pontianak

Berita

Bupati Tapsel Resmikan Mesjid Agung Syahrun Nur Kantor MUI Dan Monumen Dana Rakca Serta Pena Emas

Berita

Jalan Poros Provinsi Kayan Hilir-Kayan Hulu Sangat Rusak Parah Warga Masyarakat Dambakan Perbaikan Jalan

Arsip

Judi Togel Menjamur Di Kepulauan Mentawai