Home / Berita

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 14:34 WIB

SUNGAI MELAWI MELUAP, WARGA SINTANG DAN MELAWI DI MINTA WASPADA BANJIR KIRIMAN

Viewer: 675
3 0
Terakhir Dibaca:52 Detik

Sintang Kompasnasional.com.- Tingginya Curah hujan dalam tiga hari belakangan ini mengakibatkan anak sungai di penghulu sungai melawi meluap, dampaknya beberapa daerah mulai terendam banjir, Salah satunya adalah Pasar kota Nanga serawai.

Eko Bambang Hartowo, S. Sos, M.A.P, Kasipemcam Serawai Ketika di hubungi via whatsapp sabtu (6/8/2022) membenarkan adanya banjir tersebut.

“Curah Hujan cukup tinggi,sehingga malam tadi sungai melawi meluap, sebagian pasar serawai yang berada di bantaran sungai Melawi dan Dermaga Desa Nanga serawai terendam banjir,dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa” ujar Eko.

Baca Juga  Tampung PMI Luar Daerah, Bupati Satono: Tanggung Jawab Pemerintah Dimasa Pandemi

Selanjunya Eko juga berpesan kepada masyarakat yang bermukim di daerah hilir terutama warga di nanga Pinoh dan kota sintang agar mewaspada banjir kiriman.

“Air di daerah hulu ini sudah bertahan dan berangsur surut, tapi untuk warga yg bermukim di wilayah hilir supaya waspada terhadap banjir kiriman,,terutama warga kota Nanga Pinoh dan kota sintang, persiapkan diri sedini untuk mengantisifasi kemungkinan terhadap ancaman banjir susulan , karena menurut hemat saya air akan menggenangi daerah tersebut dalam waktu satu sampai dua hari kedepan” ucap Eko.

Baca Juga  Mahathir Ajak Pengusaha RI Investasi di Malaysia

Yupinus Totom

Happy
Happy
%
Sad
Sad
%
Excited
Excited
%
Sleepy
Sleepy
%
Angry
Angry
%
Surprise
Surprise
%

Share :

Baca Juga

Berita

DPRD Apresiasi Inovasi Pelayanan Perizinan Pemkab Kubu Raya

Berita

Bupati Sintang Lantik 119 Pejabat Struktural di jajaran Pemerintah Daerah kabupaten Sintang

Berita

Polsek Sepauk Bersama IDI Sintang Lakukan Bhakti Sosial ke Warga Terdampak Banjir

Berita

“Di situ pak Situmorang dan bupati cerita sebelumnya yang ngerjakan proyek jembatan di batubara Johan namanya, tapi kerjanya nggak beres. Kebetulan pak Situmorang mengaku perusahaannya ahli dibidang konstruksi jembatan,” sebut Ayen. Hingga akhirnya, OK Arya menyerahkan draft proyek Dinas PUPR Batubara kepada Ayen untuk diberikan kepada Maringan Situmorang. “Di Desember bupati ada kasih draft proyek untuk diserahkan ke Situmorang. Disitu ada ditandai tulisan ‘situ’. Karena saat itu saya mau olahraga, saya foto saja, kalau nggak salah dua atau tiga lembar. Setelah itu saya print lalu dikasih ke Situmorang. Saya tak terlalu perhatikan proyek-proyek apa saja,” jelasnya. Disinggung, mengapa mau menjadi tempat penitipan uang dari rekanan Pemkab Batubara untuk diserahkan kepada OK Arya, Ayen mengaku khilaf. “Saya khilaf. Semua demi menjaga hubungan bisnis karena keduanya sering beli mobil sama saya. Apalagi sebelumnya mereka ada nitip uang Rp 1 miliar, tapi nggak ada masalah. Tapi yang terakhir ini saya justru jadi terlibat,” sebutnya. KPK menangkap dua orang kontraktor, Maringan Situmorang dan Syaiful Azhar beserta Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, Kepala Dinas PUPR Helman Herdadi dan pemilik Ada Jadi Mobil, Sujendi Tarsono alias Ayen pada 13 September 2017 dari sejumlah lokasi berbeda di Medan dan Batubara. Penangkapan kelimanya dilakukan terkait kasus penyuapan senilai Rp 4,1 miliar. Total uang suap tersebut diberikan Maringan dan Syaiful, diduga sebagai persenan untuk OK Arya setelah mendapatkan sejumlah proyek yang dananya tertampung pada APBD Batubara Tahun Anggaran (TA) 2017.(*)

Berita

Babinsa Jajaran Kodim Sambas Ikuti Simulasi Dan Pelatihan Pemadam Kebakaran Serta Evakuasi Korban.

Berita

Kamis, Novel Baswedan Kembali ke Indonesia

Berita

Pemerintahan Kecamatan Tapung Gelar Sosialisasi Harmonisasi Hubungan dengan Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat

Berita

Resmi Buka Musrenbang RKPD Kabupaten Tapanuli Utara Tahun 2023 Bupati Tapanuli Utara Prioritas Infrastruktur Jalan dan Jembatan